Politik & Pemerintahan

Besok Johannes Rettob Kembali Menjabat Wakil Bupati Mimika

Wakil Bupati Mimika non aktif, Johannes Rettob.

MIMIKA, BM

Johannes Rettob dikabarkan akan diaktifkan kembali menjabat sebagai Wakil Bupati Mimika pada Selasa (21/11/2023) besok.

Berdasarkan surat undangan Gubernur Papua Tengah nomor 100.2.2/1693 /PPT, pengaktifan kembali Johannes Rettob akan dilangsungkan di Nabire, tepatnya di Aula Kantor Gubernur Papua Tengah.

Undangan Gubernur Papua Tengah yang bersifat penting itu menindaklanjuti Keputusan Menteri Dalam Negeri Nomor 100.2.1.3-6153 Tahun 2023 Tentang Pengaktifan Kembali Wakil Bupati Mimika Provinsi Papua Tengah.

Diketahui sebelumnya, Johannes Rettob dinonaktifkan lantaran harus bergelut dengan proses hukum atas dugaan korupsi pengadaan pesawat Cessna Grand Caravan C 208 B EX dan helikopter Airbus H 125 milik Pemerintah Kabupaten Mimika.

Setelah menjalani proses hukumnya, Johannes Rettob, akhirnya divonis bebas murni oleh Pengadilan Kelas IA Jayapura, Kota Jayapura, Papua pada tanggal 17 Oktober 2023 lalu. (Endy Langobelen)

Tersisa Dua Bulan, Bapenda Mimika Optimis Capai Target Ini

Kepala Bidang Pajak Joel D. Luhukay 

MIMIKA, BM

Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) Kabupaten Mimika menargetkan pajak hotel untuk tahun 2023 sebesar Rp.14.300.000.000 dan hingga bulan Oktober telah terrealisasi sebesar Rp9.702.440.133 (67,85 persen).

Kepala Bapenda Mimika Dwi Cholifah melalui Kepala Bidang Pajak Joel D. Luhukay kepada BeritaMimika di ruang kerjanya pada Selasa (31/10/2023) mengatakan dalam sisa waktu dua bulan ini Bapenda optimis akan over target.

“Kalau yang menunggak kita sudah pendekatan dan upayakan untuk hotel tunggakan tidak banyak. Kita akan selesaikan tahun ini. Kita sudah punya tim Satgas, sudah turun kelapangan dan action. Kalau tidak mau bayar bisa kena sanksi. Untuk hotel saya pikir bisa diselesaikan,” tuturnya.

Sementara itu, untuk pajak restoran tahun 2023 ditargetkan sebesar Rp92.000.000.000 dimana hingga Selasa per sudah mencapai Rp.66.223.857.470 atau 71,98 persen.

“Untuk restoran tahun ini agak naik. Jadi untuk bidang pajak ada tiga sub bidang yakni pendaftaran verifikasi data, pemeriksaan dan keberatan, juga perhitungan dan penetapan pajak. Setiap hari dalam satu minggu sub bidang pendaftaran jalan untuk melihat objek baru. Ada yang kita data, panggil dan bicara sesuai aturan yang berlaku,” imbuhnya.

Saat ini, Bapenda Mimika telah memasang alat Mobile Payment Online Sistem (MPOS) dan Transaction monitoring device (TMD) untuk mengawasi pajak.

“Kita pasang di beberapa objek seperti hotel, restoran, hiburan. Setiap tahun ada penambahan, kita kerjasama dengan Bank Papua. Kita data objek mana yang bisa kita pasang di tempat yang betul strategi. Setiap tahun kita minta sesuai kebutuhan,” terangnya.

Guna jemput bola tahun depan Bapenda Mimika merencanakan untuk menggunakan mobil keliling.

“Tahun ini kita sudah ajukan pengadaan. Tahun depan sudah bisa pakai mobil keliling untuk di titik-titik yang akan kita bagi. Karena masyarakat tingkat kesibukan banyak maka kita jemput bola. Nanti kita buat spanduk untuk sosialisasi,” ucapnya.

Selain itu, masyarakat kini dimudahkan dengan hadirnya aplikasi pembayaran online i-Tax. Dengan menggunakan hp android, wajib pajak dapat membayar pajak tanpa perlu antri di kantor Bapenda maupun Bank Papua.

“Harapannya dengan kita menyampaikan melalui sosialisasi, pendekatan aplikasi online i-Tax mempermudah masyarakat membayar pajak. Kita sudah jalan mulai dari bulan kemarin,” katanya.

“Kami menghimbau masyarakat untuk taat membayar pajak. Pajak adalah sumber kita untuk membangun daerah. Pajak dari masyarakat, untuk masyarakat melalui pembangunan infrastruktur dan akhirnya masyarakat sendiri yang  menikmatinya,” tandasnya. (Elfrida Sijabat)

Bawaslu Tingkatkan Kapasitas SDM Panwas 18 Distrik Jelang Kampanye Pemilu Serentak Tahun 2024

Suasana berlangsungnya kegiatan

MIMIKA,BM

Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Kabupaten Mimika menggelar bimbingan teknis (Bimtek) peningkatan kapasitas sumber daya manusia (SDM), untuk Anggota Panwas dan Sekretariat Panwas 18 distrik se-Kabupaten Mimika menjelang kegiatan pemilihan umum (Pemilu) serentak Tahun 2024.

Ketua Bawaslu Mimika, Frans Wetipo, dalam sambutannya menjelaskan dalam Bimtek kali ini akan disampaikan terkait pengelolaan keuangan, penanganan pelanggaran, pencegahan pelanggaran dan penanganan sengketa di setiap distrik.

Dalam kegiatan Pemilu kali ini, Mimika adalah barometer DOB Papua Tengah, dengan 236.996 daftar pemilih tetap dan tersebar di 954 TPS.

Sehingga, kata Frans untuk mengawasi rangkaian pesta demokrasi, Pandis wajib dibekali dengan pengetahuan terkait pengawasan Pemilu.

“Kami berharap kegiatan pengawasan bisa dilakukan dengan baik agar Pemilu bisa berjalan aman dan damai di Kabupaten yang kita cintai ini,”ungkapnya.

Sementara itu, Koordinator Sekretariat Bawaslu Mimika dan juga ketua panitia kegiatan, Faisal Tura dalam sambutannya mengatakan dalam Bimtek ini, masing-masing divisi akan mempresentasikan metode pengawasan mulai dari tahapan pemutahiran data Pemilu, pengawasan DPT, imbauan, saran dan perbaikan.

Bimtek ini menghadirkan juga pemateri dari Polres Mimika dan Kejaksaan Negeri Mimika. Hasil dari kegiatan ini akan menjadi catatan evaluasi bagi 18 Pandis dan sekretariat.

“Saya harap output kegiatan hari ini akan menjadi evaluasi bagi Pandis dan Sekretariat," pungkasnya. (Shanty Sang)

Top