Politik & Pemerintahan

Pengurus TP PKK 8 Kelurahan Dan 1 Kampung Distrik Mimika Baru Resmi Dilantik


Prosesi pelantikan TP PKK kelurahan dan kampung Distrik Mimika Baru, Selasa (19/7/2022

MIMIKA, BM

Pengurus Tim Penggerak (TP) PKK di 8 kelurahan dan Kampung Hangaitji wilayah Distrik Mimika Baru, resmi dilantik oleh Ny Tey Meyti Paokuma.

Pengurus 8 kelurahan dan kampung ini diantaranya Kelurahan Koperapoka, Kwamki, Otomona, Wanagon, Perintis, Timika Jaya, Timika Indah, Sempan dan Kampung Hangaitji.

Pelantikan disaksikan Kepala Distrik Mimika Baru Dedi Damhudi Paokuma, dan Kepala Dinas Pemberdayaan Perempuan, Perlindungan Anak, Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (DP3AP2KB) Herlina Imbiri di Hotel Grand Tembaga, Selasa (19/7/2022).

Asisten 3 Bidang Admistrasi Umum Setda Mimika, Hendritte Tandiyono dalam sambutannya mengatakan, Pemberdayaan Kesejahteraan Keluarga(PKK) adalah suatu gerakan untuk mensejahterakan keluarga, dimana ibu-ibu memegang peran utama dalam meningkatkan kesejahteraan keluarga.

PKK merupakan wadah bersama yang menjadi ujung tombak dari gerakan pembangunan masyarakat dari bawah, dikembangkan, yang harus dipelihara dan pelatihan peningkatan efektivitas bagi kader PKK di Distrik Mimika Baru merupakan ajang berbagi pengalaman, dan menjadi wadah untuk mensinergikan gerakan PKK.

"Tentunya dengan adanya kegiatan ini, maka akan meningkatkan motivasi para kader PKK di Distrik Mimika Baru dalam melaksanakan program pokok PKK, termasuk untuk meningkatkan pengetahuan dan keterampilan para kader dalam memberdayakan masyarakat di desa dan kelurahan," kata Hendritte.

Hendritte berharap agar kader-kader PKK akan memberikan kontribusi yang bermanfaat positif bagi masyarakat di Kabupaten Mimika, khususnya di Distrik Mimika Baru. Semoga sinergi antara Pemerintah Kabupaten Mimika dan TP PKK Kabupaten Mimika akan tetap terjalin dengan baik, saling bekerjasama dan saling mendukung untuk kebaikan bersama.

"Saya berharap semoga melalui kegiatan ini, dapat memberikan manfaat yang nyata khususnya bagi ibu-ibu untuk menjadi lebih baik dalam kehidupan berumahtangga dan di lingkungan masyarakat," harapnya.

"Mari kita ciptakan kebahagiaan di setiap keluarga yang ada di Mimika, karena kebahagiaan keluarga merupakan awal baik dalam menciptakan generasi penerus bangsa yang taat, berkepribadian mulia serta cerdas di kemudian hari," tutupnya.

Usai pelantikan oleh Ketua TP PKK Distrik Mimika Baru Ny Tey Meyti Paokuma yang ditandai dengan penandatanganan berita acara, kegiatan dilanjutkan dengan sosialisasi peningkatan efektivitas. (Shanty)

Distrik Mimika Baru Datangkan 3 Alat ADM Untuk Perekaman e-KTP

Kepala Distrik Mimika Baru, Dedy Paokuma

MIMIKA, BM

Kepala Distrik Mimika Baru, Dedy Paokuma mengatakan dalam tahun ini, pihaknya akan mendatangkan tiga alat anjungan dukcapil mandiri (ADM) untuk mewujudkan kemandirian distrik dalam proses perekaman e-KTP.

"Tiga alat dukcapil itu nanti kami kordinasi dengan dukcapil kira-kira di kelurahan mana yang akan kami tempatkan alat itu," ujarnya saat ditemui di Hotel Grand Tembaga, Selasa (19/7/2022).

"Jadi saya berusaha agar semua kelurahan dan kampung di Distrik Mimika Baru dapat melakukan perekaman E-KTP sendiri secara mandiri. Jadi kami pelan-pelan ini," imbuhnya.

Sebelumnya pada tahun kemarin 2021, kata Dedy, Distrik Mimika Baru juga telah melakukan peluncuran alat ADM di Kelurahan Kwamki Narama.

"Jadi untuk tahun ini tidak perlu dilaunching lagi. Kami tinggal memperbanyak saja. Dan kebetulan kemarin alat kami sudah dalam proses pembelian," jelasnya.

Untuk mengoperasikan alat tersebut, lanjut Dedy, tentu membutuhkan sumber daya manusia yang mumpuni.

"Makanya kami kemarin di Distrik Mimika baru juga sudah menggelar pelatihan pengoperasian alat Dukcapil. Pastinya tujuannya untuk mempersiapkan SDM kami. Kami selalu berkordinasi dengan Dukcapil untuk mengembangkan ini," pungkasnya. (Ade)

Mengapa Proyek Air Bersih Dinas PUPR Mimika Belum Bisa Dioperasikan?


Ilustrasi pipanisasi (Foto Google)

MIMIKA, BM

Proyek air bersih Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang Kabupaten Mimika yang dikerjakan sejak delapan tahun lalu hingga kini belum dapat dioperasikan.

Kepala Dinas PUPR Mimika, Robert Mayaut saat ditemui di halaman Kantor Pusat Pemerintahan SP3 membenarkan hal itu.

Menurutnya, mereka belum bisa mengoperasikan proyek tersebut lantaran keterbatasan anggaran.

"Realisasinya instalasi baru sekitar 20 persen dari engineering estimasi sebesar 375 miliar di posisi 2014 waktu review design. Sekarang sudah hampir 8 tahun. Tentunya harga barang sudah naik, yang dulu kita hitung 375 miliar, sekarang bisa tembus 400-an lebih," jelasnya.

Dengan demikian, apabila mau dijalankan maka harus ada subsidi terkait anggaran operasional.

"Kan untuk menjalankan genset dan membayar listrik itu hampir dua miliar perbulan pengeluarannya. Baru pemasukannya nanti berapa? Makanya itu harus ada pelanggan minimal dulu sebanyak 17.000 dari 50.000 sambungan," tuturnya.

Sejauh ini, kata Robert, jaringan air bersih yang telah terpasang sebanyak 1600. Namun, dia mengakui bahwa jumlah itu pun belum dapat menutupi.

Menurutnya jika Pemerintah Kabupaten mau menggelontorkan dana sebesar Rp 150 miliar lagi, maka sambungan air bersih tersebut sudah bisa berjalan.

"Itu juga sudah bisa menutupi anggaran operasional. Sayangnya PUPR tidak memiliki anggaran sebesar itu. Kalau kita operasikan, itu bukan kita menambah PAD tetapi malah menguras," pungkasnya. (Ade)

Top