Politik & Pemerintahan

Musrenbang Distrik Tembagapura Hasilkan 102 Usulan Program Kegiatan

Salah satu kepala kampung menandatangani berita acara hasil usulan program dan kegiatan pada Musrenbang Distrik Tembagapura

MIMIKA, BM

Distrik Tembagapura menghasilkan 102 usulan kegiatan pada Musyawarah Rencana Pembanguann (Musrenbang) di Hotel Grand Tembaga pada Selasa (5/3/2024).

Program usulan yang jadi prioritas ialah di tiga bidang, yaitu bidang Fispra, Ekonomi dan Sosbud.

Musrenbang Distrik Tembagapura ini mengusung tema "Mewujudkan Pemerataan Pembangunan Pelayanan Dasar, Ekonomi dan Infrastruktur di Wilayah Pedalaman dan Pesisir".

Kepala Bidang Pemerintahan pembangunan manusia di Bappeda, Regina Wenda mengatakan hasil dari Musrenbang ini nantinya akan menjadi masukan dan usulan program kegiatan dari tingkat distrik kepada pemerintah.

Usulan ini diharapkan masuk dalam penyusunan Rencana Kerja Pemerintah Daerah (RKPD) di Tahun Anggaran 2025.

“Ada 102 usulan program kegiatan yang nanti diharapkan menjadi masukan dan usulan kegiatan dari distrik kepada pemerintah. Dan dari jumlah usulan tersebut kebanyakan usulan pada bidang Fispra,” kata Regina.

Sementara itu, Kepala Distrik Tembagapura Thobias Yawame mengajak 13 kampung di wilayah Distrik Tembagapura untuk bersama-sama mengusulkan program dan kegiatan untuk kampung masing-masing.

"Kami dari distrik hanya mendorong usulan program-program masyarakat. Mari kita sama-sama saling kerja sama dan mendukung untuk pembangunan kita di kampung. Tanpa kita sama-sama saling berkolaborasi maka pembangunan tidak akan berjalan,"ungkapnya. (Shanty Sang)

Kelurahan Koperapoka Tampung 97 Usulan Program Pada Musrenbang Kelurahan

Foto bersama usai kegiatan

MIMIKA, BM

Kelurahan Koperapoka menggelar Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang) tahun 2024 untuk dijadikan program kerja Pemerintah Kabupaten Mimika pada tahun 2025 mendatang.

Kegiatan dilangsungkan di Hotel Serayu, Kamis (7/3/2024) dan dibuka secara resmi oleh Sekretaris Distrik Mimika Baru, Alan Tassa.

Pada Musrenbang ini terdapat 97 usulan program kegiatan yang didalamnya ada bidang fisik prasarana, ekonomi, sosbud, pendidikan dan kesehatan.

Sekretaris Distrik Mimika Baru, Alan Tassa dalam sambutannya mengatakan, bahwa para RT-RT dapat mengusulkan program-program sesuai kebutuhan masyarakat. Yang terpenting pengusulan kegiatan harus sesuai atau diperuntukkan masyarakat banyak.

"Jangan mengusulkan kegiatan sesuai dengan keinginan pribadi atau kelompok,"ungkapnya.

Sementara itu Kepala Kelurahan Koperapoka Frengky Max Dolwala mengatakan, Program prioritas yang diusulkan itu karena wilayah Koperapoka rawan banjir jadi warga mengusulkan perbaikan drainase dan normalisasi sungai.

"Kalau untuk insfratruktur rata-rata setiap tahun sama yakni pengaspalan jalan. Beberapa jalan di lorong-lorong sudah terealisasi di tahun ini. Jadi, kalau ada yang belum terealisasi kita usulkan kembali lagi tahun ini untuk diprogramkan di tahun depan (2025),"kata Frengky.

Selain itu, kata Frengky ada juga usulan lampu jalan karena hampir semua RT belum memiliki lampu jalan.

Ia menambahkan, bahwa ada juga program mendesak karena sempat ditemukan kasus polio di SP3 sehingga antisipasi di wilayah Koperapoka dari Dinas Kesehatan ada mendata warga untuk dibuatkan jamban.

"Penyampaian dari Puskesmas Timika sudah ada 15 KK terdata untuk dibuatkan jamban karena mereka belum mempunyai MCK,"ungkapnya. (Shanty Sang)

Rapat Pleno KPU, Bupati Mimika Minta Peserta Ikuti Tahapan yang Ditetapkan

Bupati Mimika, Eltinus Omaleng, saat membawakan sambutan dalam rapat pleno terbuka KPU Mimika di Hotel Cartenz, Timika, Papua Tengah, Selasa (27/2/2023).

MIMIKA, BM

Rapat pleno terbuka Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Mimika resmi berlangsung di Hotel Cartenz, Jalan Budi Utomo, Timika, Papua Tengah, Selasa (27/2/2024).

Dalam rapat tersebut, hadir langsung Bupati Mimika, Eltinus Omaleng, beserta jajaran Forkopimda di Kabupaten Mimika.

Bupati Eltinus Omaleng melalui sambutannya mengamanatkan kepada seluruh peserta rapat agar dapat mengikuti seluruh tahapan yang telah ditetapkan dengan baik.

"Kami hadir di sini, kami mau sampaikan bahwa ikuti sesuai dengan tahapan yang sudah ada. Tidak usah lagi mengulur-ngulur waktu," tuturnya.

Dia berharap, dengan tidak adanya perpanjangan waktu, maka keputusan serta penetapan dapat dilakukan dengan segera.

"Saya harap supaya PPD juga tidak usah lagi perpanjangan waktu sehingga semua ini dipercepat sedikit, sehingga apa yang ditetapkan hari ini tu kami ikuti dan secepatnya bisa terselesaikan," pungkasnya. (Endy Langobelen)

Top