Bupati Mimika Tanggapi Aksi Demo ASN Terkait Rolling Jabatan

Bupati Mimika, Eltinus Omaleng
MIMIKA, BM
Bupati Mimika, Eltinus Omaleng, memberikan tanggapan atas aksi demo yang belakangan terjadi akibat rolling jabatan yang dilakukannya pada 5 Desember 2023 lalu.
"Persoalan ASN itu kewenangan penuh ada di Bupati. Bukan ada di siapa-siapa. Yang terjadi demo itu, semua mereka buat itu salah semua. Mereka laporkan bahwa (pejabat) eselon II dinonjobkan. Eselon II mana yang saya nonjobkan? Tidak ada," ujarnya usai mengikuti pertemuan bersama Pj Gubernur Papua Tengah, Ribka Haluk, di Hotel Horison Diana, Timika, Selasa (16/1/2024).
Meski demikian, Eltinus mengakui bahwa ada beberapa pejabat eselon II yang diberhentikan dengan tujuan persiapan masa pensiun.
"Ibu Eti itu saya kasih berhenti dia untuk persiapan pensiun. Itu sesuai aturan. Kemudian Ibu Maria Rettob itu pun persiapan pensiun," jelas Eltinus.
Sementara terkait mantan Kepala Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM), Ananias Faot, kata Eltinus, yang bersangkutan digantikan lantaran tidak memiliki loyalitas kepada pimpinan.
"Ananias Faot itu dia tidak loyal kepada pimpinan. (Ada) beberapa hal yang dia langgar. (Pergantian) itu pun bukan saya yang punya mau, itu arahan dari KASN. Beliau itu memang waktu shelter itu dia di Sekwan, bukan di ASN sehingga dia semua salah-salah sehingga Pak Bupati mau bikin apa terserah. Itu yang membuat saya emosi," terang Eltinus.
"Kita beberapa kali mengajukan surat ke KASN, tidak pernah (selesaikan). Pertama, kami minta supaya seleksi Sekda itu segera harus selesaikan. Kemudian shelter untuk eselon II harus selesaikan. Tapi ternyata beliau bermain di sana. Sampai kita cek ke KASN surat itu tidak masuk melalui pintu yang sebenarnya. Kita cari tahu, ternyata surat itu tidak sampai ke KASN. Oh dia punya permainannya seperti ini sehingga saya kasih berhenti," imbuhnya.
Eltinus menegaskan bahwa kebijakan mengenai rolling jabatan eselon III dan IV merupakan kewenangannya sebagai Bupati Mimika.
"Kecuali saya kasih berhenti atau nonjobkan eselon II baru anak-anak bisa ribut-ribut. Eselon III dan IV itu kewenangan penuh di saya, dan saya punya tanda tangan itu emas. Bukan main-main. Siapa pun dia mau bikin jungkir balik pun tidak ada. Tidak ada cerita untuk kembali-kembali, silakan saja kalau mau ribut-ribut," tegas Eltinus.
Selain itu, menurut dia, pihaknya pun telah menyampaikan klarifikasi melalui surat yang ditujukan ke KASN.
"Kami sudah klarifikasi, sudah naikan surat itu ke KASN. Sudah selesai baru dibilang yang mana tidak sesuai. Justru aktor yang ada di belakang mereka itu yang provokasi mereka ini," tuturnya.
Seperti diketahui, dalam aksi demo kemarin, Senin (15/1/2024), di depan Kantor Pusat Pemerintahan Kabupaten Mimika, para ASN tersebut juga menuntut agar Eltinus Omaleng dicopot dari jabatannya.
Menanggapi itu, Eltinus menanyakan kembali atas dasar apa dirinya harus dicopot.
"Itu dasanya apa? salahnya dimana? Dorang (kamu) harus jelaskan. Salahnya dimana? Jadi, saya mempertanyakan itu, salah saya dimana sekarang? Apa yang saya langgar? Dia harus jelasakan. Saya sudah lakukan sesuai dengan undang undang yang berlaku," tandasnya.
"Yang kedua mereka yang kemarin demo dan lain lain itu kami akan bikin tegas dan nama-nama yang betul-betul aktor itu saya akan kasih pecat dari pegawai negeri," pungkasnya. (Endy Langobelen)
























