Budaya

Pabrik Sagu YPMAK Dinilai Mubazir, Lemasko Minta Diselidiki Pembangunannya

Ketua Lemasko Gerry Okoare

MIMIKA, BM

Lembaga Masyarakat Adat Suku Kamoro (Lemasko) mempertanyakan perkembangan dan keberadaan pembangunan pabrik sagu di Kampumg Keakwa, Distrik Mimika Tengah.

Lemasko menilai, pembangunannya mubazir karena hingga saat ini pabrik tidak beroperasi dan kondisinya kini seperti bangunan tua. Lemasko juga meminta pihak berwajib dalam hal ini Polda Papua agar menyelidiki pembangunannya.

Melalui jumpa pers, Selasa (8/9) Ketua Lemasko, Gerry Okoare mengatakan keberadaan pabrik sagu ini awalnya seperti angin segar bagi masyarakat namun ternyata kini seperti pepesan kosong.

Padahal menurut Gerry, pembangunan pabrik sagu ini telah menelan anggaran yang sangat besar namun setelah dibangun kini dibiarkan begitu saja.

“Itu namanya proyek mubazir. Pabrik sagu ini awalnya jadi kebanggaan bagi masyarakat Kamoro. Semua berharap pemanfaatanya bisa berdampak ekonomi bagi masyarakat tapi kini apa yang ada? Hanya ada bangunan tua yang kosong. Ini sangat memprihatinkan," sesalnya.

Ia meminta kepolisian agar mengusut tuntas proyek ini karena disinyalir sarat penyelewengan. Lemasko bahkan berencana akan menyurati Polda Papua dan Mabes Polri terkait pembangunan pabrik sagu ini.

"Harus ditinjau kembali supaya kita tahu siapa pejabat atau oknum YPMAK maupun PTFI yang terlibat dalam pengerjaan ini. Ini seperti proyek siluman karena sampai saat ini tidak ada bukti apa-apa. Kami dalam waktu dekat akan surati Polda dan Mabes Polri agar mengusut tuntas persoalan ini. Jika semua berjalan dengan baik, seharusnya saat ini masyarakat kami sudah mendapatkan pemanfaatannya, namun kenyataanya tidak seperti harapan semua orang di awal pembangunan," terangnya.

Sementara itu, menyikapi keadaan ini, Wakil Ketua I DPRD Mimika, Aleks Tsenawatme kepada BeritaMimika pernah mengatakan pabrik ini tidak bisa ditinggalkan begitu saja.

"Saya kira sudah ada komunikasi antara Yayasan Somatua dan LPMAK. Tinggal bagaimana dikembangkan supaya dapat membantu mensejaterahkan masyarakat," ungkapnya.

Menurut Tsenawatme, selain untuk ekonomi masyarakat, keberadaan pabrik sagu jika pengoperasiannya dilakukan berkesinambungan maka juga berdampak pada PAD Mimika.

"Pemerintah daerah harus bergerak melihat ini. Saya sudah lihat dan menurut saya ini harus diberdayakan apalagi Keakwa juga memiliki potensi pariwisata yang menjanjikan. Kita akan melihat bagaimana pemda, Yayasan Somatua dan YPMAK mensingkronkan hal ini. Kami DPRD akan mendorong dan mendukungnya untuk dioperasikan," tandasnya. (Shanty)

TP-PKK Mimika Kunjungi TK Nangmora Di Mile 23


Anak-anak TK Nangmora

MIMIKA, BM

Sebagai bentuk kepedulian Tim Penggerak Pemberdayaan dan Kesejahteraan Keluarga (TP-PKK) Mimika akan pendidikan generasi penerus putra asli Tanah Amungsa Bumi Kamoro ini, TP-PKK Mimika terjun langsung meninjau Taman Kanak-kanak (TK) Nangmora.

Sekolah yang berlokasi di Mile 23 ini didirikan oleh Ariminus Omaleng, seorang putra asli kebanggan Suku Amungme yang merupakan lulusan University of South Australia pada 29 Agustus 2020 lalu.

Ia menunjuk langsung Marlan Bisay sebagai Direktur Yayasan Gerbang Timur yang menaungi TK Nangmora.

Disekolah tersebut terdapat 58 anak didik dengan 4 guru dan 6 pengurus. Anak-anak didik merupakan pengungsi dari Tembagapura yang belum sempat mengenyam pendidikan karena keadaan saat ini.

Kondisi tempat mereka belajar tidaklah seperti TK kebanyakan, dengan beralaskan lantai dan atap gedung mereka belajar. Kondisi jalan pun cukup terjal.

Melihat kondisi, TP-PKK Mimika yang peduli pada pendidikan genersi penerus daerah ini, mengunjungi langsung TK Nangmora.

Ketua TP-PKK Mimika Ny. Kalina Omaleng berhalangan hadir sehingga kunjungan diwakilkan oleh Wakil Ketua II Ny. Pere Omaleng dan Wakil Ketua III Ny. Enjelina Paiding pada Senin (7/9) di Mile 23.

“Saya dengar tentang sekolah ini, saya merasa sangat bangga dan terharu karena ada yang mengajar anak-anak di Mile 23 dan 32 serta banyak anak-anak yang ikut. Terimakasih untuk kepeduliannya,” tutur Ny. Pere Omaleng.

Rombongan TP-PKK Mimika saat mengunjungi TK Nangmora

Ia mengatakan selama ini TP-PKK Mimika memiliki satu binaan Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD) yakni PAUD Noken di Timika Indah. Paud ini sudah enam tahun berjalan.

Ny. Pere Omaleng merasa bahwa keadaan di TK Nangmora harus diberi sentuhan dan perhatian. Sama seperti yang mereka tunjukan kepada Paud Noken.

“Kita sudah punya satu PAUD binaan alangkah baiknya jika mereka juga kita jadikan binaan namun tentu saja jika Yayasan menyetujui. Kenapa kita tidak bantu anak-anak kita ini, pendidikan mereka sangat penting.” ungkapnya.

Sementara itu Direktur Yayasan Gerbang Timur, Marlan Bisay menyambut baik kunjungan TP-PKK Mimika.

“Sangat luar biasa kami ucapkan terimakasih dan bersyukur dapat kunjungan istimewa tanpa disangka akhirnya dikunjungi juga,” ujarnya.

Bisay mengatakan, sebelumnya ia merasa terharu karena antusias orang tua sehingga mereka mau menyekolahkan anak-anak di TK Nangmora.

“Orang tua disini ternyata peduli dengan anak-anaknya. Mereka adalah generasi emas berkarakter Kristus. Ini yang kami pegang. Terimakasih atas kunjungannya,” tutupnya singkat.

Setelah kunjungan tersebut, ketertarikan TP-PKK Mimika untuk menjadikan TK Nangmora sebagai sekolah binaan masih akan dibahas lebih lanjut setelah ada pertemuan dari kedua belah pihak baik TP-PKK Mimika maupun Yayasan Gerbang Timur. (Elfrida)

Bro and Sis, ATM Mimika Lahir Untuk Perubahan, Pilihan dan Prinsip

Foto bersama badan pegurus dengan Wakil Bupati Johannes Rettob

MIMIKA, BM

Satu lagi Organisasi Kepemudaan lahir dan dibentuk di Mimika, namanya Komunitas Anak Timika Milineal (ATM).

Organisasi ini bergerak di bidang kepemudaan, sosial dan kemasyarakatan serta pengembangan SDM terutama generasi muda Timika.

Badan Pengurus ATM Kabupaten Mimika dilantik dan dikukuhkan dengan Surat Keputusan Nomor 001/SK.BTK-ATM/ MMK/ VII/ 2020 yang dilaksanakan di Gedung Tongkonan, Sabtu (5/9).

Komunitas ATM Periode 2020-2023 diketuai Rikardo Logo Magal dan Fredik Joseph Welafubun sebagai Sekretaris Jenderal. Ketua Dewan Pembina ATM adalah dr. Leonardus Tumuka dan Petrus Yanwarin sebagai Dewan Penasehat.

Rangkaian pelantikan ini diawali dengan pengucapan sumpah janji, pembacaan ikrar janji, penandatanganan berita acara pelantikan dan prosesi penerimaan secara adat.

Rikardo Logo Magal, Ketua Komunitas ATM Periode 2020-2023 mengatakan, tidak mudah memilih keanggoataan dalam organisasi ini karena mereka harus mencari orang kuat dan tangguh yang memiliki spirit organisasi.

Apalagi ini organisasi nirlaba. Pengurus tidak digaji namun dituntut memiliki loyalitas, waktu, tenaga dan pikiran bahkan siap dicemooh dan menerima kritikan.

"Namun untuk hal baik, Tuhan selalu berkenan. Kami memilih anak-anak muda yang memenuhi syarat dan teruji dalam kehidupan berorganisasi," ujarnya.

ATM dibetuk pada 27 Juni 2020 dengan tujuan menyatukan anak muda mimika yang kreatif dalam membangun generasi muda Mimika. ATM hadir untuk memberikan prioritas kepada semua anak bangsa, terutama bagi anak muda Amunge dan Kamoro.

Visi organisasi ini adalah mewujudkan sumber daya Anak Timika Milenial (ATM) yang berkarakter dan berpola pikir positif, adanya rasan aman, peluang berusaha dan merajut kebhinekaan dengan berpedoman pada semboyan Perubahan, Pilihan dan Prinsip.

Perubahan mengandung arti, hidup harus berkembang dan menjadi lebih baik. Bukan hanya keadaan namun juga pola pikir dan perilaku.

Pilhan memiliki arti, keputusan yang diambil adalah untuk kebaikan dan tepat guna.

Sementara Prinsip merupakan fundamental yang dijadikan sebagai norma berpikir dan bertindak dengan tidak meningalkan kearifan lokal.

Penandatangan berita acara pelantikan oleh Ketua ATM Mimika, Rikardo Magal

"ATM Ini kandang besar, di dalamnya ada singa, harimau, gaja, domba, dan lain-lain namun semua hidup berdampingan dan tidak saling menggigit ataupun membunuh. Kandang ini dibangun bebas dari aroma tak sedap, yang buas adalah saling menghormati, merangkul menghargai dan menyatu," ungkapnya.

Sekretaris DPD KNPI Mimika, Suraya Madubun sangat mengapresiasi kehadiran Komunitas Anak Timika Milineal.

Sebagai organisasi kepemudaan, diharapkan ATM dapat memberikan kontribusi dan kerja keras sesuai visi misi organisasi agar dapat menjawab segala tantangan terutama dalam membangun generasi muda saat ini.

"Membangun organisasi tidak mudah tapi kami berharap semangat muda yang ada bisa memberikan bukti nyata bahwa ATM dapat menjadi lumbung pemuda dan siap menjawab segala tantangan zaman yang ada," harapnya.

Wakil Bupati Mimika, Johannes Rettob dalam sambutannya mengatakan anak muda adalah pemimpin masa depan. Hal utama yang harus diperhatikan adalah sikap dan perilaku.

"Ini tugas kalian untuk memberikan dukungan dan bimbingan, ide, motivasi dan kreatifitas kepada generasi muda negeri ini dalam kebersamaan untuk membangun Mimika," ujarnya.

Ia mengatakan, di Mimika banyak berkembang organisasi kepemudaan namun lebih banyak sebagai organisasi kesukuan.

"ATM wujud nyata satu OKP yang baru dan luar bisa karena mengumpulkan semua anak muda yang berperoman pada Bhineka Tunggal Ika. Gunakan wadah organisasi ini untuk kebersamaan dan kepentingan pembangunan daerah. ATM harus menjadi mitra pemerintah," ungkapnya.

Wabup John mengatakan, banyak anak Mimika saat ini mulai menunjukan bakat, hobi dan kreatifitas mereka dalam berbagai hal. Sayangnya mereka berkembang secara personal dan kadang tidak mendapatkan dukungan.

"ATM bersama pemerintah mari kita rangkul mereka terutama anak-anak Amunge dan Kamoro. Mereka tidak punya tempat dan wadah. Lakukan kegiatan-kegiatan positif untuk mendukung bakat dan minta mereka, kami dan DPRD akan beri dukungan," harapnya.

Pada momen ini, Wabup John menggaris bawahi satu hal yang harus diperhatikan oleh semua badan pengurus ATM.

"Organisasi ini jangan dibawah untuk kepentingan politik. Dibentuk bukan untuk pro dan kontrak. Pilihan politik adalah pilihan masing-masing. Jangan gunakan organisasi untuk kepentingan politik. Kalian harus menjadi mitra pemerintah daerah berikan masukan dan kritikan yang konstruktif," tegasnya.

Ia juga mengingatkan agar setiap keputusan yang diambil dalam organisasi ATM, dilakukan secara musyawarah dan demokrasi.

"Selamat buat semua badan pengurus ATM. Mari bersama kita berkarya untuk Mimika, Papua dan Indonesia. Saya mau kasih tantangan buat kalian, ke depan saya ingin melihat ATM jadi organisasi besar dan menjadi wadah representasi bagi kemajuan anak muda di Mimika," harapnya.

Hadir pada pelantikan ini, Staf Ahli Paskalis Kirwelakubun, Wakil Ketua I TP-PKK Mimika Ny. Susi Rettob, anggota DPRD Mimika Nurman Karupukaro, Tanzil Azhari dan Redy Wijaya, perwakilan TNI Polri, tokoh masyarakat, tokoh agama dan perwakilan KNPI serta organisasi kategorial lainnya. (Ronald)

Top