Budaya

Idul Adha Tahun Ini, LDII Mimika Kurbankan 19 Sapi dan 2 Ekor Kambing

 

Pemotongan hewan kurban disaksikan ketua MUI dan Kepala Dinas Peternakan

MIMIKA, BM

Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Lembaga Dakwah Islam Indonesia (LDII) Kabupaten Mimika, pada perayaan Idul Adha tahun ini memotong 19 hewan kurban yang terdiri atas 19 ekor sapi dan 2 ekor kambing.

Pemotongan hewan kurban disentralkan di Mesjid Miftahul Huda, Jalan Hasanuddin Gang Ketapang, Jumat (31/7) sebanyak 14 ekor sapi dan 2 kambing. Sementara 3 ekor dilakukan di Mesjid Anilyakin Gorong-gorong, Mushollah A Nurjanah 1 ekor dan 1 ekor lainnya di SP 13.

Ketua DPD LDII Mimika, Haji Edi W Suwiryono, MPd, M.Si kepada BeritaMimika di Mesjid Miftahul Huda sore ini, mengatakan hewan kurban ini dibagikan kepada 1500 warga yang telah diberikan kupon.

750-an merupakan umat LDII sementara sisanya diberikan kepada masyarakat lainnya, termasuk yang berbeda agama.

"Tujuannya agar kita semua tetap mempunyai hubungan yang baik dengan siapapun terutama dengan masyarakat yang berada di lingkungan sekitar kita," ungkapnya.

Ia mengatakan, makna yang mendasar dari perayaan kurban tahun ini walau di tengah pandemi Covid-19 adalah menumbuhkan kesabaran dalam diri dan tawaqal kepada Allah SWT.

"Di Mesjid Miftahul Huda tadi pagi kami awali dengan Shalat Ied pukul 07.00 Wit dan dihadiri sekitar 200 umat. Shalat Ied dilakukan dengan tetap mengutamakan dan memperhatikan protokol kesehatan, baik di dalam mesjid maupun pada saat memotong hewan kurban," jelasnya.

Ia mengatakan penerapan protokol kesehatan menjadi begitu penting karena merupakan himbauan dari Satgas Gugus Tugas Covid-19, Dinas Peternakan dan Kesehatan Hewan serta Majelis Ulama Indonesia (MUI) Kabupaten Mimika.

Perlu diketahui, Mesjid Miftahul Huda merupakan salah satu mesjid di Mimika yang memiliki kelengkapan pemotongan hewan kurban yang komplet dan sesuai standar (SOP).

Mesjid ini memiliki beberapa areal terpisah untuk dilakukan pemotongan hewan kurban. Mulai dari tempat pemotongan, pengulitan, hingga pemisahan tulang dan daging.

"Pemotongan dilakukan oleh umat. 19 sapi dan 2 ekor kambing tahun ini kita beli dari tempat pemotongan hewan di Pak Limin dan Pak Sawin termasuk beli di warga di SP. Ada perbedaan tahun ini dan tahun lalu. Tahun lalu 18 ekor sapi dan 15 ekor kambing," ungkapnya. (Ronald)

PARADE FOTO Sosialisasi Cara Memilih Daging Sehat Oleh TP-PKK Mimika

MIMIKA, BM

Tim Penggerak Pemberdayaan dan Kesejahteraan Keluarga (TP-PKK) Mimika menggelar sosialisasi cara memilih daging yang sehat bagi pengurus PKK dan organisasi wanita di Mimika.

Kegiatan yang dilaksanakan di Hotel Horison Ultima Timika, Sabtu (25/7) bertujuan agar peserta kegiatan dapat memilih produk hewani yang aman, sehat dan utuh serta tidak tercampur dengan daging yang lain.

Foto : Shanty Sang


Wakil Ketua II TP PKK Mimika, Ny Pere Omaleng saat memberikan sambutan

Ketua Panitia kegiatan, Ny Sabelina Fitriani saat menyampaikan laporan

Peserta saat menyanyikan lagu Indonesia Raya

Wakil Ketua I, II dan III TP PKK Mimika memukul tifa tanda dibukanya kegiatan

Ketua TP PKK Ny Kalina Omaleng, Wakil Ketua I Ny Susi Rettob dan Wakil Ketua II Ny Pere Omaleng

Ketua Pokja 4 TP PKK Mimika, Alice Wanma saat memberikan materi tentang makanan bergizi

Penjurian lomba menentukan daging dan telur yang sehat

Para Wakil TP PKK Mimika juara 3 lomba menentukan daging dan telur yang sehat saat menerima hadiah

Foto bersama para wakil ketua TP PKK dan panitia dari Pokja 4

Foto bersama dengan peserta kegiatan

PKK Mimika Gelar Sosialisasi Cara Memilih Daging dan Telur Yang Sehat

Pemilihan daging sehat oleh salah satu kelompok peserta

MIMIKA, BM

Tim Penggerak Pemberdayaan dan Kesejahteraan Keluarga (TP-PKK) Mimika menggelar sosialisasi cara memilih daging yang sehat bagi pengurus PKK dan organisasi wanita di Mimika.

Kegiatan tersebut dilaksanakan di Hotel Horison Ultima Timika, Sabtu (25/7) kemarin.

Salah satu tujuan kegiatan ini agar peserta bisa memilih produk hewani yang aman, sehat dan utuh serta tidak tercampur dengan daging yang lain.

Dalam sosialisasi ini peserta juga diberikan pengetahuan bagaimana membedakan daging kambing, sapi dan ayam. Selain itu bagaimana membedakan daging segar dan daging yang mati kemarin (tiren).

Kegiatan tersebut juga dirangkaikan dengan lomba bagi pengurus PKK dan organisasi wanita yakni lomba menentukan telur dan daging yang sehat.

Ketua TP-PKK Mimika, Ny. Kalina Omaleng melalui Wakil Ketua II, Ny. Pere Omaleng dalam sambutannya mengatakan, kegiatan sosialisasi ini bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan dan pemahaman ibu-ibu mengenai pemilihan daging dan telur yang sehat, termasuk bagaimana cara mengolahnya dengan baik dan benar di rumah.

"Dalam kegiatan ini, ibu-ibu akan belajar cara pemilihan daging dan telur yang sehat karena sangatlah penting untuk memenuhi gizi keluarga, serta mengenali ciri-ciri daging dan telur yang sudah rusak juga penting agar keluarga terhindar dari penyakit," ujarnya.

Ny. Pere Omaeng berharap, dari kegiatan ini ibu-ibu dapat memanfaatkan ilmu yang didapat dalam keseharian dan menyebarkannya ke masyarakat luas sehingga memberikan dampak positif terhadap kesadaran kesehatan pangan dan pemenuhan gizi keluarga.

Sementara itu, Ketua Panitia Sabelina Fitriani dalam laporannya mengatakan, daging dan telur adalah sumber protein hewani tinggi gizi dan nutrisi yang baik untuk manusia.

Daging dan telur memiliki kandungan gizi. Kadar airnya yang tinggi banyak mengandung vitamin dan mineral.

"Tujuan kegiatan dari kami Pokja 4 TP-PKK Mimika adalah meningkatkan pengetahuan pengurus PKK dan organisasi wanita lainnya di Mimika dalam pemilihan daging dan telur yang sehat dan memberikan edukasi bagaimana cara memperlakukan daging dengan sehat di rumah," ungkapnya.

Diketahui, pemenang lomba menentukan daging dan telur yang sehat adalah Dharma Yukti, Juara II dari sekretariat PKK Mimika dan Juara III dari para wakil.

Sementara juara harapan I dari Distrik Mimika Timur dan Kelurahan Wania, juara harapan II dari Distrik Mimika Baru dan Kelurahan Kwamki Baru. (Shanty)

Top