Budaya

Ny Pere Omaleng Terpilih Sebagai Ketua GOW Periode 2020-2025

Pengurus organisasi wanita di Mimika yang hadir pada acara pemilihan ketua GOW

MIMIKA, BM

Sebagai wadah bagi upaya peningkatan peran serta kaum perempuan, Gabungan Oganisasi Wanita (GOW) memiliki kapasitas dan segmen keanggotaan yang sangat penting.

Oleh sebab itu, Dinas Pemberdayaan Perempuan, Perlindungan Anak, Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (DP3AP2KB) Mimika menggelar kegiatan revitalisasi Gabungan Organisasi Wanita (GOW), kegiatan pemberdayaan lembaga yang berbasis gender.

Yang mana kegiatan tersebut juga dirangkaikan dengan pemilihan Ketua GOW Mimika periode 2020-2025.

Pemilihan dilakukan dengan cara masing-masing organisasi yang ada menuliskan nama kandidat di kertas dan berdasarkan hasil perolehan suara dari masing-masing organisasi, terpilihlah Ny Pere Omaleng dari PKK Mimika sebagai Ketua GOW Mimika.

Seperti diketahui bersama bahwa GOW Kabupaten Mimika telah vakum selama kurang lebih 5 tahun sehingga dilaksanakanlah pemilihan ulang guna untuk mengaktifkan kembali wadah ini yang menghimpun semua potensi wanita yang ada di Kabupaten Mimika.

Wakil Bupati Mimika, Johanes Rettob dalam sambutannya mengatakan, Pemberdayaan perempuan adalah suatu proses kesadaran dan pembentukan kapasitas terhadap partisipasi yang lebih besar.

Dikatakan, pemberdayaan perempuan merupakan transformasi hubungan antara laki-laki dan perempuan pada 4 level berbeda yakni keluarga, masyarakat, pasar dan negara.

Posisi perempuan akan membaik hanya ketika perempuan mampu menguasai atas keputusan-keputusan yang berkaitan dengan kehidupannya.

"Organisasi wanita merupakan representasi bagi upaya peningkatan peran serta perempuan dalam pembangunan sementara di sisi lain perempuan memiliki peran strategis bagi pembangunan kesejahteraan keluarga dan masyarakat pada umumnya,"tutur Wabup John.

Wabup mengatakan, sejalan dengan kesetaraan gender dalam pembangunan nasional, organisasi perempuan penting sebagai mitra kerja pemerintah.

Partisipasi dan dukungan dari organisasi perempuan dalam memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat berada pada lini terdepan dalam mensosialisasikan dan mensinergikan program pemerintah dalam bidang peningkatan kualitas pendidikan, peningkatan kesehatan masyarakat, percepatan penurunan tingkat pengangguran dan kemiskinan.

Beberapa langkah dan kebijakan yang dilakukan dalam perlindungan kelembagaan dan jaringan pengarusutamaan gender mengatur data serta partisipasi masyarakat antara lain meningkatkan kualitas hidup perempuan melalui bidang kesehatan, hukum, Ketenagakerjaan, sosial, politik, lingkungan hidup dan ekonomi.

"Gabungan organisasi wanita merupakan wadah berhimpunnya semua organisasi wanita tingkat kabupaten baik sosial provinsi dan fungsional yang bertanggung jawab meningkatkan kualitas sumber daya manusia khususnya sumber daya wanita. Gow mempunyai konsistensi dalam memperjuangkan peningkatan peran kualitas dan wawasan kaum perempuan khususnya di Kabupaten Mimika,"tutur Wabup.

Berdasarkan hal tersebut Pemerintah Daerah Kabupaten Mimika memandang penting keikutsertaan GOW sebagai organisasi dalam membangun daerah, penting bagi GOW untuk berperan secara aktif dalam kehidupan bermasyarakat dan kegiatan pembangunan pada umumnya. Hal tersebut menunjukkan bahwa GOW memiliki kepedulian dan tanggung jawab sosial terhadap lingkungannya.

Katanya, di Kabupaten Mimika GOW dibentuk dengan tujuan untuk meningkatkan harkat dan martabat kaum wanita guna berperan dalam pembangunan nasional untuk mencapai masyarakat adil dan makmur melalui peningkatan pendidikan dan keterampilan.

"Seperti kita ketahui bersama bahwa GOW Kabupaten Mimika telah vakum selama kurang lebih 5 tahun untuk itu pada kesempatan yang baik ini marilah kita aktifkan kembali fungsinya GOW di Kabupaten Mimika sebagai wadah yang menghimpun semua potensi wanita yang ada di Kabupaten Mimika dalam pembangunan daerah ini dan bagi kepentingan masyarakat,"ujarnya.

Wabup berharap orang yang nanti dipilih untuk duduk dalam kepengurusan organisasi ini harus benar-benar sanggup mengembangkan diri untuk menjalankan kegiatan organisasinya.

Hal ini itu tentu akan berdampak positif terhadap peningkatan kualitas dan kuantitas kemandirian organisasi sehingga nantinya akan mampu melaksanakan program pemberdayaan perempuan lebih terintegratif berkesinambungan di seluruh aspek.

Ketua GOW Mimika terpilih, Ny Pere Omaleng dalam sambutannya mengucapkan terima kasih atas kepercayaan yang diberikan. Ia berharap dukungan dari semua irganisasi wanita di Mimika.

"Kita harus percepat urus ini supaya kalau pak bupati datang langsung kita di lantik. Dan untuk ke depan kita GOW akan bekerjasama dengan dinas pemberdayaan perempuan dan PKK. Nanti PKK juga tidak jalan sendiri tapi kita bergandengan tangan bersama-sama untuk membangun Kabupaten Mimika," ujarnya.

Kepala DP3AP2KB, Maria Rettob dalam sambutannya berharap GOW dapat berjalan dengan baik, dapat membantu Pemda Mimika dalam melaksanakan kegiatan pembangunan di Mimika.

"Kita sama-sama bergandengan tangan dalam membangun Kabupaten Mimika. Kita sama-sama saling berkoordinasi,"kata Maria.

Maria mengatakan, tujuan GOW ini untuk mengkoordinir organisasi wanita di Mimika. Kepengurusan organisasi ini lama vakum sehingga kini dihidupkan kembali.

"Kami hanya memfasilitasi saja supaya organisasi ini bisa hidup kembali,"ungkapnya.

Sementara itu, Ketua Panitia Maria Katagame dalam laporann mengatakan, dasar hukum kegiatan ini berdasarkan DPA Dinas Pemberdayaan Perempuan, Perlindungan Anak, Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana tahun anggaran 2020 dan SK panitia kegiatan nomor 435 tahun 2020.

Sedangkan, maksud dari kegiatan ini adalah untuk meningkatkan peran serta organisasi perempuan dalam pembangunan di Mimika dan tujuan dari kegiatan ini adalah mewujudkan peran serta pemerintah daerah dalam pemberdayaan perempuan di Mimika.

"Peserta kegiatan adalah perwakilan dari organisasi wanita yang ada di Mimika. Narasumber kegiatan ini adalah Ibu Lince Siwabeessy dari PKK,"ujarnya. (Shanty)

ATM Serahkan Bantuan dan Uang Tunai Kepada Korban Bencana Alam di Alama

Pengurus ATM saat menyerahkan bantuan ke OKIA Mimika

MIMIKA, BM

Anak Timika Milenial (ATM) Kabupaten Mimika, Senin (14/9) memberikan bantuan bahan makanan dan uang senilai Rp20 juta kepada korban bencana alam di Distrik Alama.

Penyerahan bantuan tersebut berlangsung di posko penanggulangan bencana untuk Distrik Alama di jalan Cendrawasih.

Bantuan yang diserahkan ATM berupa 20 karung beras berukuran 25 kg, 20 karton mie sedap rasa coto, 5 karton kopi, 3 karton minyak goreng, 50 kg gula, 10 karton pakaian layak pakai.

Ketua ATM Kabupaten Mimika, Ricardo Magal Logo usai penyerahan bantuan mengatakan, pihaknya menyerahkan bantuan setelah menggalang bantuan beberapa hari kemarin, bantuan tersebut telah diserahkan kepada perwakilan Organisasi Kaum Intelektual Amungsa, Yohanes Kemong di posko penanggulan bencana alam untuk Alama.

Penyerahan bantuan tersebut kata Ricardo sekaligus silaturahmi dengan pengurus OKIA. Ini merupakan silaturahmi pertama sebagai jalan untuk ATM dan OKIA bergandeng tangan membangun kerjasama dalam bidang sosial.

Sementara itu, sekjen ATM Kabupaten Mimika Erik Welafubun mengucapkan terima kasih kepada warga Mimika yang telah memberikan bantuan kepada warga Alama. Ini merupakan bentuk kepedulian sesama masyarakat Mimika.

"Kami ucapkan terima kasih kepada masyarakat Mimika untuk bantuannya, selanjutnya kami serahkan kepada OKIA, inilah bentuk kepedulian kami anak Milenial untuk Mimika," kata Erik

Pihak OKIA juga berterima kasih kepada ATM Timika atas upaya menggalang dana. Organisasi yang baru terbentuk tersebut menurut OKIA cepat merespon permasalahan yang terjadi di Mimika.

Mewakili OKIA, Yohanes Kemong mengatakan, selaku anak Bela, ia mengucapkan terima kasih kepada ATM yang peduli dengan warga yang terkena bencana di Bela dan Alama. Ia juga mengajak ATM untuk bergandengan tangan dan sama-sama membangun Mimika.(Rafael)

Pesparawi XIII Dilaksanakan Tahun 2021, Ini Alasannya

Wakil Bupati Mimika, Johannes Rettob

MIMIKA,BM

Penyelenggaraan Pesta Paduan Suara Gerejawi (Pesparawi) XIII se-Tanah Papua diputuskan akan dilaksanakan pada tahun 2021 karena situasi pandemi covid-19 yang masih terus terjadi.

Jika tidak adanya pandemi covid-19 kegiatan Pesparawi XIII yang akan dilaksanakan di Kabupaten Mimika ini berlangsung pada Juni atau Juli tahun ini. Namun, karena kondisi pandemi maka terpaksa harus di undur kegiatannya.

Keputusan tersebut setelah Wakil Bupati Mimika, Johanes Rettob mengikuti rapat Pesparawi se-Tanah Papua yang melibatkan LKPD Provinsi Papua dan Papua Barat di Jayapura pada 8 September 2020 lalu.

"Keputusan kita Pesparawi akan dilakukan di tahun 2021 dan soal tanggal dan lain-lain akan disampaikan sesudah kita rapat bersama dengan panitia penyelenggara,"tutur Wakil Bupati Mimika, Johanes Rettob saat diwawancarai di Kantor UPBU Mozes Kilangin, Kamis (10/9).

Wabup John mengatakan, Pesparawi akan dilakukan sesudah PON dan untuk pelaksanaan nanti, pada Maret 2021 akan ditinjau dan dievaluasi secara bersama-sama.

"Prinsipnya kalau pemerintah ingin PON dilaksanakan berarti Pesparawi juga bisa. Kalau PON tidak berarti Pesparawi juga tidak bisa dilaksanakan,"ungkapnya. (Shanty)

Top