Ekonomi dan Pembangunan

Sambut Lebaran, Telkomsel Pastikan Jaringan Dan Semua Layanan Aman

Salah satu posko Telkomsel Siaga lokasinya di Bandara Moses Kilangin

MIMIKA, BM

Umat muslim di Indonesia bersiap menyambut datangnya Hari Raya Idul Fitri 1443 Hijriah yang diperkirakan jatuh di awal bulan Mei nanti.

Guna memastikan kenyamanan pelanggan khususnya di wilayah Regional Maluku & Papua yang mencakup Provinsi Papua, Papua Barat, dan Maluku, Telkomsel memastikan kesiapan jaringan dan layanan aman.

General Manager Network Service Assurance Telkomsel Maluku & Papua Agus Sugiarto melalui rilisnya yang diterima BeritaMimika.com, Senin (25/4) meyakinkan warga Mimika akan hal tersebut.

Ia mengatakan melalui rangkaian kegiatan Telkomsel Siaga dengan semangat #SambungkanSenyuman, Telkomsel melakukan sejumlah aktivitas pengamanan operasional jaringan selama periode Ramadan Idul Fitri (RAFI) yang diperkirakan mencapai puncaknya pada H minus satu lebaran.

Di wilayah Regional Maluku & Papua, trafik layanan broadband diprediksi mengalami pertumbuhan sebesar 8.45 persen jika dibandingkan dengan hari normal di 2022.

Sementara itu trafik layanan panggilan suara diperkirakan mengalami peningkatan sebesar 1.05 persen dan layanan SMS turun 1.66 persen.

"Jika dibandingkan dengan periode RAFI di tahun sebelumnya, layanan broadband diproyeksi tumbuh signifikan di angka 68.04 persen seiring dengan semakin meningkatnya gaya hidup digital masyarakat,”tutur Agus.

Agus mengatakan, untuk mengantisipasi hal tersebut, Telkomsel telah melakukan upaya penguatan kualitas dan kapasitas jaringan di 655 BTS dan mengoperasikan tambahan dua unit Compact Mobile BTS (COMBAT) yang difokuskan pada lokasi residensial dan tempat umum.

“Kami melakukan penambahan kapasitas di 3 site dan penambahan perangkat di 11 site yang telah didukung teknologi broadband 4G/LTE terdepan serta layanan Voice Over LTE (VOLTE) di seluruh kota dan kabupaten untuk kualitas suara yang lebih jernih dan stabil," ungkapnya.

"Selain itu, kami senantiasa melakukan monitoring 24/7 terhadap performansi BTS dan kondisi jaringan dengan menempatkan Posko Telkomsel Siaga secara baik virtual maupun offline dengan tetap menjalankan protokol kesehatan bagi karyawan yang bertugas,” jelas Agus.

Sementara itu, General Manager Consumer Sales Telkomsel Maluku & Papua Dedfriady Masta lebih lanjut menambahkan Periode RAFI tahun ini cukup berbeda dengan dua tahun sebelumnya.

Dimana sejalan dengan kebijakan pemerintah yang memperbolehkan masyarakat untuk melakukan aktivitas mudik dan pelonggaran pembatasan kegiatan.

Telkomsel menjamin ketersediaan produk dan layanan melalui sinergi dengan mitra Telkomsel Authorized Partner, outlet/reseller, dan sejumlah modern channel yang melakukan kerja sama.

Tidak hanya itu, Telkomsel juga menghadirkan Posko Telkomsel Siaga dan menggandeng Outlet Siaga di 23 Point of Interest (POI) yang siap melayani kebutuhan komunikasi bagi pelanggan. Mulai dari pengisian pulsa, pembelian paket internet, paket digital, dan kartu perdana.

Lainnya, sejumlah loyalty program pun ditawarkan khusus selama periode RAFI ini seperti undian berhadiah bagi pembelian paket Telkomsel, penukaran Telkomsel Poin dengan merchandise, program diskon paket Telkomsel Orbit, nomor cantik khusus Telkomsel Halo, serta parsel kuota internet Ramadan yang terdiri dari voucher fisik dan kartu perdana dengan harga promo.

“Pelanggan juga dapat menikmati fun games yang dihadirkan untuk memberikan pengalaman digital yang disediakan di Posko Telkomsel Siaga. Bagi pelanggan yang ingin merasakan pengalaman menggunakan Telkomsel Orbit, solusi internet rumah serba digital dapat langsung datang kemari,"ujarnya.

Khusus untuk wilayah Provinsi Papua, pelanggan dapat mendatangi Posko Telkomsel Siaga di lokasi berikut ini yakni Bandara Sentani, Depan Terminal Baru Entrop Jayapura (PT Narindo Solusi Telekomunikasi), Bandara Baru Mozes Kilangin Timika, Pertokoan Budi Utomo Timika dan Ruko Raya Mandala Merauke. (Shanty)

Penerimaan Negara di Kabupaten Mimika dan Sekitarnya Hingga Maret Capai Rp1,9 T

Kepala KPPN, Kepala KPP Pratama dan perwakilan Bea Cukai Amamapare Timika saat menyampaikan rilis APBN 2022 triwulan pertama

MIMIKA, BM

Terhitung sejak Januari hingga akhir Maret 2022 untuk penerimaan Negara di Kabupaten Mimika dan sekitarnya terealisasi sebesar Rp1,9 triliun atau mencapai 44 persen dari target sebesar Rp4,3 triliun.

Kepala KPP Pratama, Ambar Ari Mulyo bersama Kepala Kantor Pelayanan Perbendaharaan Negara(KPPN) Timika serta Kepala Kantor Pengawasan dan Pelayanan Bea dan Cukai Amamapare menyampaikan rilis triwulan pertama APBN 2022 ini di aula KPPN, Kamis (21/4).

Kepala KPP Pratama, Ambar Ari Mulyo mengatakan rilis ini disampaikan sebagai informasi kepada publik mengenai pelaksanaan APBN di Wilayah Kabupaten Mimika, dan sekitarnya.

"Jika dibandingkan dengan realisasi penerimaan tahun 2021 pada masa yang sama yaitu sebesar Rp634,03 Milyar, maka penerimaan pajak bulan Januari sampai Maret 2022 mengalami pertumbuhan negatif sebesar -0,77 persen," jelasnya.

Penerimaan Negara ini terdiri dari penerimaan Pajak Dalam Negeri sebesar Rp630 miliar (18persen), Pajak Perdagangan internasional Sebesar Rp1,3 triliun (148persen) dan Penerimaan Negara Bukan Pajak sebesar Rp12,3 miliar (51persen).

Selain itu, berdasarkan data kinerja penerimaan pajak yang terdiri dari PPh, PPN, dan PPnBM, PBB (P3L) dan Pajak Lainnya pada Januari hingga Maret 2022, berhasil mencapai realisasi sebesar Rp629,14 milyar atau sekitar 18,43 persen dari target tahun 2022.

"Berdasarkan jenis pajaknya, penerimaan Pajak Kantor Pelayanan Pajak Pratama Timika bulan Januari sampai dengan Maret 2022 dengan kontribusi terbesar adalah PPh Non Migas dengan realisasi penerimaan pajak sebesar Rp561,97 milyar, " kata Ambar.

Lanjutnya," Untuk urutan kedua adalah PPN Dalam Negeri dengan realisasi penerimaan sebesar Rp65,68 milyar. Kemudian di urutan terakhir adalah Pajak Lainnya dengan realisasi penerimaan pajak sebesar Rp1,49 milyar,"ujarnya.

Selain itu capaian kinerja penerimaan pajak Kantor Pelayanan Pajak Pratama Timika per Januari hingga Maret 2022 ditunjang oleh sektor Pertambangan dan Penggalian dengan kontribusi sebesar 54,1persen.

Selanjutnya dari sektor konstruksi dengan kontribusi sebesar 18,3 persen, dan disusul sektor Administrasi Pemerintahan dengan kontribusi sebesar 5,85 persen.

Sementara Kepala Sub Bagian Umum Bea Cukai Amamapare Timika, Eko Sagi Parwono, menjelaskan, untuk penerimaan Bea masuk terealisasi sebesar Rp39,28 milyar atau mencapai 36 persen dari target yang ditetapkan.

"Penerimaan Bea keluar terealisasi sebesar Rp1,2 triliun atau mencapai 160 persen dari target yang ditetapkan, dan Penerimaan Pabean lainnya sebesar Rp3,03 milyar,"jelasnya.

Kepala KPPN Timika, Iwan Megawan menjelaskan terkait PNPB dari Pengelolaan Barang Milik Negara (BMN) telah terealisasi Rp12,3 miliar atau mencapai 51 persen dari target tahun 2022.

Sedangkan Belanja Negara dari APBN yang disalurkan melalui Kantor Pelayanan Perbendaharaan Timika telah terealisai sebesar Rp170,42 miliar atau 10,5persen dari alokasi belanja sebesar Rp1,6 triliun.

Belanja negara tersebut terdiri dari Belanja Pemerintah Pusat yang terealisasi sebesar Rp149,9 miliar (17,8 persen) dan Belanja TKDD yang terealisasi sebesar Rp20,5 miliar (2,6 persen).

Belanja Pemerintah Pusat terdiri dari Belanja Pegawai terealisasi sebesar Rp64,1 miliar (23,6 persen), Belanja Barang Rp81,1 miliar (19,8 persen), Belanja Modal 81,1 miliar (2,7 persen).

Belanja TKDD terdiri dari Dana Alokasi Khusus (DAK) Fisik, DAK Non Fisik, dan Dana Desa. DAK Fisik belum ada realisasi dengan total pagu sebesar Rp391,1 miliar, Dana Desa belum ada realisasi dengan total pagu di tahun 2022 sebesar Rp312,2 miliar.

Untuk Dana BOS telah direalisasikan melalui 2 gelombang. Gelombang pertama untuk 152 sekolah dengan jumlah Rp14,17 miliar dan gelombang kedua untuk 30 sekolah dengan jumlah Rp3,28 miliar.

"Sedangkan BOP Paud telah direalisasikan kepada 69 sekolah dengan jumlah Rp1,41 miliar. BOP Kesetaraan telah direalisasikan kepada 17 sekolah dengan jumlah Rp1,63 milliar,"ungkapnya.

Ditambahkan juga bahwa untuk penyaluran Kredit Ultra Mikro untuk periode Triwulan I 2022 telah disalurkan ke 31 Debitur melalui PT Pegadaian dengan nilai penyaluran Rp147,87 juta. Sedangkan Penyaluran Kredit Usaha Rakyat telah disalurkan sejumlah Rp51,41 miliar kepada 878 Debitur. (Ignas)

Ini Daftar Kebutuhan Yang Tersedia Untuk Pasar Murah Besok

Kepala Dinas Ketanganan Pangan Mimika, Yulius Koga

MIMIKA, BM

Dalam rangka menyambut hari raya Idul Fitri, Pemerintah Daerah (Pemda) Mimika melalui Dinas Ketahanan Pangan akan mengadakan pasar murah pada besok, Sabtu (23/4) di halaman Gedung Eme Neme Yauware pukul 09.00 sampai selesai.

Dalam pelaksanannya Dinas Ketahanan Pangan melakukannya bersama Dinas Perindustrian dan Perdangan (Disperindag), Bulog dan Lanud untuk menyediakan beberapa komoditi.

Kepala Dinas Ketanganan Pangan Mimika, Yulius Koga saat ditemui di ruang kerjanya, Jumat (22/4) mengatakan ini merupakan kegiatan rutin tahunan.

Pasar murah diadakan untuk membantu umat muslim yang akan mengadakan lebaran dengan mendapatkan harga sembako yang sedikit murah dibandingkan harga pasaran.

“Karena selama inikan kita tahu bahwa ada komoditi yang harganya tinggi dan untuk mengimbangi itu kami melakukan pagelaran pasar murah,” kata Yulius.

Yulius mengatakan penawaran harga yang diberikan adalah harga subsidi. Berikut daftar komoditi dan harga yang ada di pasar murah Pemda Mimika.

1. Terigu 1 kg Rp10.000,
2. Blue Band sachet Rp7.000,
3. Beras 5 kg Rp98.000,
4. Gulaku 1 kg Rp14.000,
5. Coca-Cola 1 karton Rp90.000,
6. Fanta Rp90.000,
7. Sprite Rp90.000,
8. Teh kotak Rp66.000,
9. Sirup ABC Rp13.500,
10. Ayam Rp47.500,
11. Telur Rp48.000,
12. Bawang Merah Rp35.000,
13. Bawang Putih Rp28.000,
14. Kentang Rp28.000,
15. Wortel Rp28.000,
16. Cabai Rp40.000,
17. Tomat Rp35.000,
18. Kol Rp30.000,
19. Minyak goreng curah 1 liter Rp14.000,

Khusus untuk minyak goreng disiapkan langsung oleh Disperindag yang telah bekerjasama bersama distributor.

Sementara Kabid Pedagangan Disperindag, Selfina Pappang mengatakan selain minyak goreng curah, Disperindag juga akan menyiapkan minyak goreng kemasan.

Namun sayang untuk harganya mereka belum bisa memastikannya, tapi yang pasti tidak akan jauh diatas Rp25 ribu per liter.

“Mungkin sekitar Rp23-25 ribu. Saya belum bisa pastikan berapa. Sementara kami bersyukur kami dapat barang dari distributor jadi harganya kurang. Ditambah kami dapat subsidi sedikit jadi lumayan,” ujarnya.

Dikatakan, bahwa Minyak goreng curah yang disiapkan sebanyak 3 ton, dan minyak goreng kemasan 2 hingg 3 ton.

Meski terbilang banyak, namun Disperindag akan membatasi pembeliannya yakni hanya 2 liter untuk satu orang.

“Supaya semua kebagian karena ini sangat dibutuhkan masyarakat dan juga sudah lama sekali semua mengharapkan harga yang murah,” ungkapnya. (Shanty)

BERITA EKONOMI & PEMBANGUNAN

Top