Ekonomi dan Pembangunan

Lonjakan Penumpang Diperkirahkan Pertengahan Bulan, Garuda Belum Tambah Frekuensi Penerbangan


General Manajer Garuda Indonesia Cabang Timika I Nyoman Teguh

MIMIKA, BM

Maskapai penerbangan Garuda Indonesia hingga kini belum berencana menambah frekuensi penerbangan dari dan ke Timika untuk mengangkut para penumpang yang hendak liburan Natal dan Tahun Baru di kampung halamannya.

General Manajer Garuda Indonesia Cabang Timika I Nyoman Teguh di Timika, Jumat, mengatakan saat ini Garuda Indonesia mengoperasikan satu armada pesawat Boeing 737 seri 800 dengan kapasitas 150 penumpang kelas ekonomi dan 12 penumpang kelas bisnis untuk melayani rute Jakarta-Makassar-Timika-Jayapura pergi pulang setiap hari, kecuali hari Minggu.

"Belum ada penambahan penerbangan dari dan ke Timika untuk rute Makassar, rute Jakarta maupun rute Jayapura. Jadwalnya masih tetap sama, setiap hari ada penerbangan, kecuali hari Minggu," kata Nyoman.

Menurut dia, saat ini tingkat isian kursi pesawat Garuda Indonesia dari Timika ke Makassar, Jakarta dan Jayapura baru berkisar 60-70 persen.

Lonjakan penumpang yang akan melakukan perjalanan liburan sekolah maupun liburan Natal dan Tahun Baru diperkirakan baru akan terjadi mulai 16 Desember hingga akhir tahun.

Sesuai kebijakan pemerintah, katanya, penumpang yang akan melakukan perjalanan hanya disyaratkan melakukan pemeriksaan cepat antigen negatif dengan masa waktu 1x24 jam, sudah dua kali vaksin. Sementara penumpang yang baru satu kali vaksin maka wajib pemeriksaan PCR negatif.

"Sekarang sudah tidak ada lagi jaga jarak dalam pesawat karena penumpang harus sudah divaksin dua kali dan antigen, kalau baru satu kali vaksin maka wajib PCR. Dalam kabin pesawat kami juga sudah dilengkapi dengan peralatan sirkulasi udara sehingga penumpang lebih aman," ujarnya.

Nyoman memastikan pesawat Garuda Indonesia akan terus melayani penerbangan ke Timika maupun Papua, termasuk kawasan timur Indonesia lainnya, sekalipun saat ini ada banyak rute penerbangan yang terpaksa ditutup.

"Target kita memang terus melayani ke kawasan timur Indonesia karena dari sisi kargo barang maupun penumpang tetap stabil, sekalipun ada penurunan drastis selama pandemi COVID-19," ujar Nyoman. (Red)

Gelar Aksi Peduli Erupsi Gunung Sumeru di Lumajang, KKM Berhasil Kumpulkan 90 Juta



Warga KKM di Timika usai melakukan penggalangan dana 

MIMIKA, BM

Kerukunan Keluarga Madura (KKM) Kabupaten Mimika menunjukan rasa persaudaraan dan kasih mereka terhadap masyarakat yang mengalami dampak erupsi Gunung Semeru di Jawa Timur.

Aksi kepedulian dilakukan warga KKM dengan menggelar penggalangan dana selama 3 hari (6-8/12) di perempatan lampu merah Kantor Pemadam Kebakaran.

"Alhamdulillah, keperdulian masyarakat Timika untuk korban erupsi yang dialami oleh saudara kita di Lumajang Jawa Timur terkumpul Rp90 juta," ujar Ketua Kerukunan KKM, Cak Nur Andrik.

Cak Nur mengatakan perwakilan KKM akan langsung mengantar bantuan tersebut ke masyarakat Lumajang dalam beberapa hari ke depan.

Pasalnya, aksi penggalangan dana juga dilakukan oleh Scopi Mimika dan hasilnya nanti akan ditambahkan ke KKM untuk disalurkan ke mereka yang membutuhkan di Lumajang.

"Rencananya tiga orang dari KKM yang akan langsung ke sana. Kita masih tunggu dari komunitas Scopi Mimika karena hari ini mereka turun penggalangan dana. Dana ini di sana nanti akan kami belanjakan sembako dan keperluan dasar lainnya dan langsung diantar ke posko bantuan di Lumajang," ungkapnya.

Pada kesempatan ini, Ketua KKM Cak Nur Andrik menyampaikan ucapan terimakasih kepada seluruh warga Mimika yang sudah berpartisipasi memberikan bantuan kepada saudara-saudara di Lumajang.

"Terimakasih banyak kepada masyarakat Mimika. Bantuan ini akan kami gunakan dengan sebaiknya sesuai dengan harapan dan doa masyarakat Mimika untuk basudara kita semua di Lumajang," ujarnya. (Edy, Warga Mimika)

 

 

 

PTFI Buka Kembali Program Christmas Flight Setelah Sempat Tertunda Akibat Pandemi Covid

Foto bersama usai dilakukan running Program Christmas Flight PT Freeport Indonesia

MIMIKA, BM

PT Freeport Indonesia (PTFI) kembali membuka program Christmas Flight khusus Orang Asli Papua (OAP) setelah dua tahun lamanya tertunda akibat pandemi Covid-19.

Pembukaan kembali program ini dilaksanakan pada Kamis (9/12) di Bandara Perintis Mozes Kilangin oleh Vice President Industrial Relation PTFI, Demi Magai.

Vice President Industrial Relation PTFI, Demi Magai mengatakan program tahunan Christmas Flight kembali dapat dilakukan tahun ini semua karena kehadirat Tuhan dan hal ini patut untuk disyukuri. Walau demikian, tidak semua rute seperti dua tahun sebelumnya dibuka karena faktor keamanan.

“Sesuai memo yang kita keluarkan, beberapa daerah tidak bisa karena situasi dan kondisi. Senior Management selalu memprioritaskan safety (keamanan-red) karena karyawan PTFI maupun kontraktor adalah aset perusahaan,” ujarnya.

Lanjutnya, Senior Management dalam mengambil langkah terkait keselamatan tersebut selalu berkoordinasi dengan tiga pihak yakni TNI, Polri dan Pemerintah Daerah Kabupaten Mimika.

“Mohon ikuti aturan karena pandemi Covid-19 belum selesai, sekarang mau masuk ke PPKM Level III sehingga prioritaskan kesehatan keluarga dan kembali tidak ada yang terpapar Covid-19,” harapnya.

Sejak pendaftaran dibuka pada 11 Oktober hingga 31 November 2021 tercatat calon penumpang sebanyak 2.508 orang.

Adapun jadwal keberangkatan karyawan dan tanggungannya dimulai dari tanggal 8 hingga 23 Desember. Sementara penjemputan dilakukan pada 6 Februari hingga 18 Februari 2022.

Penumpang pada program Christmas Flight ada 10 kontraktor selain karyawan dan tanggungan dari PTFI sebanyak 1.732 orang.

PT KPI (230), PT PSU (377), PT AVCO (59), PT PJP (9), RS ISOS (12), Sekolah YPJ (12), PT Mahaka (6), Rimba Papua Hotel (56) dan Istitute Pertambangan Nemangkawi 2 orang.

Maskapai yang akan melayani program ini yakni Sriwijaya, Garuda, Air Fast Twin Otter, Reven air dan Cooper.

Maskapai Sriwijaya Air melayani rute Manokwari, Sorong dan Merauke menggunakan sistem block group dengan mengikuti flight reguler serta chartter flight untuk tujuan Wamena.

Garuda Indonesia akan melayani rute Timika-Nabire dengan sistem block group mengikuti flight reguler.

Air Fast Twin Otter melayani daerah Enarotali, Waghete dan Moanemani, Kaimana, Fak-fak, Serui serta Teluk Wondama.

Bagi karyawan Suku Kamoro yang tinggal di wilayah pesisir, PTFI juga menyediakan bahan bakar sebanyak 800 liter untuk 17 daerah.

17 daerah dimaksud adalah Kokonao, Agimuga, Aika Wapuka, Ipaya, Potowayburu, Pronggo, Timika Pantai, Agats, Atuka, Omawita, Sumapo, Ararao, Kekwa, Manasari, Umar, Yaraya, dan Amar. (Elfrida)

BERITA EKONOMI & PEMBANGUNAN

Jamin Keandalan Listrik Nataru, PLN UP3 Timika Siagakan Personel 24

Ekonomi dan Pembangunan 2025-12-23 12:06:31

Jelang Nataru Disnakkeswan Sidak Pedagang Daging di Pasar Sentral

Ekonomi dan Pembangunan 2025-12-19 13:15:56

Dukung Swasembada Pangan, Polres Mimika Panen 2 Ton Jagung

Ekonomi dan Pembangunan 2025-12-19 05:09:09

80 Peserta UMKM Diberi Pelatihan Sistem E-Katalog

Ekonomi dan Pembangunan 2025-12-12 04:04:51

BPS Mimika Catat Inflasi Mimika 1,77 Persen Pada November 2025

Ekonomi dan Pembangunan 2025-12-02 13:03:39

Top