Kesbangpol Tingkatkan Kapasitas Perempuan Dalam Bidang Politik Menuju 2024
Foto bersama Pimpinan OPD, KPU, Kejaksaan dan Pengadilan
MIMIKA,BM
Guna meningkatkan kapasitas perempuan di bidang politik dalam menghadapi pemilu serentak tahun 2024, Pemerintah Daerah (Pemda) Mimika melalui Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol) menggelar sosialisasi.
Sosialisasi tersebut dikemas dalam kegiatan perumusan kebijakan teknis dan pemantapan pelaksanaan bidang pendidikan politik, etika budaya politik, penegakan demokrasi, fasilitasi kelembagaan pemerintahan, perwakilan dan partai politik, pemilihan umum atau pemilihan umum kepala daerah serta pemantauan.
Kegiatan yang berlangsung di Hotel Grand Tembaga, Rabu (11/10/2023) dibuka secara resmi oleh Asisten Bidang Pemerintahan dan Kesra Setda Mimika, Paulus Dumais.
Adapun tema yang di usung "Peningkatan Kapasitas Perempuan Di Bidang Politik Dalam Menghadapi Pemilu Serentak Tahun 2024"
Asisten Bidang Pemerintahan dan Kesra Setda Mimika, Paulus Dumais dalam sambutannya mengatakan, Pendidikan politik adalah kewajiban partai politik untuk membangun kemajuan politik dan meningkatkan kesadaran politik masyarakat. Sebagai partai politik mempunyai tujuan khusus yaitu tujuan meraih kekuasaan secara konstitusional melalui pemilu yang ada namun tujuan khusus tersebut harus menjadi tujuan umum yaitu mensejahterakan masyarakat.
"Partai politik harus memberikan bantuan dan pendidikan politik agar masyarakat merasakan manfaatnya dan agar masyarakat merasakan keberadaan partai politik,"kata Paulus.
Hal tersebut, kata Paulus, dapat mensukseskan pemilu serentak tahun 2024 mendatang.
"Saya yakin dengan adanya sinergi antara partai politik, pemerintah daerah, organisasi masyarakat dan tentu saja komisi pemilihan umum dan badan pengawas pemilu sebagai penyelenggara pemilu dapat menjadikan kesadaran politik masyarakat di Kabupaten Mimika terkhusus perempuan agar semakin baik dari waktu ke waktu,"ujarnya.
Oleh karena itu, mari semuanya untuk bersama-sama saling berkolaborasi dan berinovasi.
"Saya berharap sosialisasi yang dilaksanakan ini dapat memberikan wawasan dan pemahaman tentang pendidikan politik bagi kaum perempuan dalam menghadapi pesta demokrasi tahun 2024,"ungkapnya.
Laporan Ketua Panitia, Lukas Luli Lasan dalam laporannya memyampaikan, maksud kegiatan ini adalah untuk meningkatkan partai politik dan pendidikan politik melalui pendidikan politk dan pengembangan etika serta budaya politik.
Memperoleh pembelajaran dan pemahaman tentang hak, kewajiban dan tanggungjawab setiap warga negara dalam kehidupan berbangsa dan bernegara supaya dalam pengambilan keputusan politik yang lebih demokratif dan substantial terhadap keterwakilan perempuan.
"Tujuan kegiatan ini adalah partai politik memberikan pendidikan politik kepada masyarakat dalam membangun perkembangan politik serta meningkatkan kesadaran politik masyarakat,"pungkasnya. (Shanty Sang)























Kepala Dinas Tenaga Kerja, Transmigrasi dan Energi Sumber Daya Mineral (ESDM) Provinsi Papua Tengah, Frets James Boray