Politik & Pemerintahan

Tingkatkan Pelayanan Prima, Dishub Gelar Bimtek Operasional Pelabuhan dan Keselamatan

Foto bersama peserta kegiatan

MIMIKA, BM

Dinas perhubungan (Dishub) kabupaten Mimika bekerja sama dengan Lembaga Pelatihan Pembangunan dan Manajemen (LPPM) menggelar Bimbingan Teknis (Bimtek) manajemen operasional pelabuhan dan keselamatan pelayaran di hotel Grand Tembaga, Selasa (14/3).

Kegiatan tersebut dibuka secara resmi oleh, Asisten I Bidang Pemerintahan dan Kesra Setda Mimika Paulus Dumais didampingi Kepala Dinas Perhubungan Nela Manggara.

Paulus Dumais dalam sambutannya mengatakan, bimtek manajemen operasional kepelabuhanan dan keselamatan pelayaran ini diharapkan dapat memberikan manfaat bagi peserta bimtek dalam meningkatkan kompetensi dan membangun tim kerja efektif.

Selain itu juga meningkatkan teknik komunikasi dalam konteks pelayanan prima, survey indeks kepuasan masyarakat dan penanganan keluhan masyarakat serta tata pemerintahan yang baik.

Paulus mengatakan, bahwa sebagai salah satu negara kepulauan terbesar di dunia, mewujudkan transportasi laut yang berkeselamatan tentunya bukanlah hal sederhana.

Ha ini hanya dapat diwujudkan dengan upaya yang kuat, komitmen tinggi dari seluruh stakeholder serta semangat gotong royong yang tulus.

"Saya harap dapat berimplikasi pada terwujudnya ketaatan dan kepatuhan dalam beroperasi di pelabuhan maupun berlalu lintas di perairan sehingga tidak saja meningkatkan keselamatan, keamanan, keteraturan dan kelancaran pelayaran, namun juga meningkatkan perlindungan terhadap lingkungan maritim serta berbagai aktifitas maritim lainnya secara luas,"ungkapnya.

Sementara, Kepala Dinas Perhubungan Mimika Nela Manggara mengatakan, bimtek operasional dan keselamatan yang digelar tersebut khusus untuk bidang laut.

Diakuinya, memang pelayanan selama ini terus berjalan, namun seiring dengan perkembangan jaman yang terus berubah, maka harus ada bimtek seperti ini.

Tujuannya agar lebih meningkatkan pengetahuan akan operasional pelabuhan serta keselamatan pelayaran.

Lebih lanjut dikatakan, ilmu yang didapatkan nantinya langsung diterapkan di lapangan untuk melayani masyarakat yang aktifitasnya menggunakan kapal dan lainnya.

Selain itu juga untuk memberikan pemahaman kepada masyarakat tentang keselamatan dalam pelayaran.

"Dalam perjalanan pelayaran mereka jug harus selalu hati-hati dan waspada melihat cuaca agar tidak menimbulkan kecelakaan di laut," harapnya. (Shanty Sang)

Terkendala SK, Gaji Triwulan Pertama Honorer Mimika Belum Dibayarkan

Kepala Badan Pengelolaan Keuangan dan Aset Daerah Kabupaten Mimika, Marthen Malisa

MIMIKA, BM

Gaji tenaga kontrak (honorer) di lingkup Pemerintahan Kabupaten Mimika pada triwulan pertama tahun 2023 hingga kini belum.

Kepala Badan Pengelolaan Keuangan dan Aset Daerah Kabupaten Mimika, Marthen Malisa, mengatakan mandeknya pembayaran honorer tersebut karena belum ada penetapan Surat Keputusan kontrak kerja tahun 2023.

“Tentunya kendalanya SK, penetapan SK untuk kontrak tahun 2023. Ya karena baru keluar, jadi kita baru proses,” ujarnya saat diwawancarai di pelataran Kantor Pusat Pemerintahan, Jalan Poros SP3, Timika, Papua Tengah, Senin (13/3/2023). .

Dikatakan bahwa penetapan SK itu berlaku untuk semua honorer di masing-masing Organisasi Perangkat Daerah (OPD).

“Kecuali kalau untuk guru-guru kontrak itu kan ditanggung dari dana Otsus Dinas Pendidikan,” sebut Marthen.

Lebih jelasnya, total gaji tersebut terdiri dari beberapa unsur yang disatukan, diantaranya gaji besar, TPP, dan juga uang makan harian.

"Jadi totalnya untuk satu orang itu sekitar Rp4 juta jadi kurang lebih. Tapi bervariasi itu, ada yang ijazah SMA, S1, dan S2. Besarannya tentu berbeda," jelasnya.

"Jadi sementara kita lagi proses. Kemungkinan satu dua hari ke depan sudah bisa ditutup," pungkasnya. (Endy Langobelen)

Dua Kampung Di Miktim Jauh Akan Dibangun Dua Tower Merah Putih

Kepala Distrik Mimika Timur Jauh, Yulius Katagame

MIMIKA, BM

Jaringan komunikasi masih sangat dibutuhkan oleh masyarakat di pedalaman maupun pesisir yang ada di Kabupaten Mimika, Papua Tengah.

Oleh karena itu pemerintah setempat yakni pihak distrik telah mengusulkan agar dibangunkan menara atau tower Telkomsel.

Seperti di Distrik Mimika Timur (Miktim) Jauh, telah direncanakan akan dibangunkan dua tower Telkomsel dengan nama tower merah putih di dua kampung, yakni kampung Omawita dan Fanamo.

Kepada BM, Kepala Distrik Mimika Timur Jauh, Yulius Katagame, menyampaikan hal tersebut Jumat (10/03/2023) kemarin.

"Ada rencana pembangunan tower Telkomsel, yang sudah diusulkan di tahun 2021. Ini sudah dilakukan survei lokasi oleh Telkom Kominfo pusat melalui PT Bakti yang merupakan pihak ketiga yang diberikan kepercayaan," jelasnya.

Yulius juga mengaku akses komunikasi saat ini di wilayah Miktim Jauh sudah sangat terbantu dengan fasilitas jaringan VSAT yang merupakan pengadaan dari Diskominfo Kabupaten Mimika.

"Hadirnya jaringan VSAT itu sudah mempelancar komunikasi para petugas disana serta masyarakat," ungkapnya. (Ignasius Istanto)

Top