Politik & Pemerintahan

Bappeda Mimika: Mulai Tahun 2023, Leges Tidak Perlu Dilakukan Lagi


Kepala Badan Perencanaan dan Pembangunan Daerah Kabupaten Mimika, Yohana Paliling

MIMIKA, BM

Kepala Badan Perencanaan dan Pembangunan Daerah (Bappeda) Kabupaten Mimika, Yohana Paling, mengatakan bahwa mulai tahun 2023, kontrak perjanjian kerja antara Organisasi Perangkat Daerah (OPD) dan pihak ketiga tidak perlu lagi dilakukan Leges di Bappeda.

"Berdasarkan hasil rapat koordinasi yang dilakukan kemarin dengan Pak Sekda, kami telah sepakat dengan bagian pengadaan barang dan jasa, kemudian inspektur, Kabag Keuangan dan Bappeda, bahwa untuk tahun 2023, tidak perlu lagi Leges di sini," ujarnya saat ditemui di ruang kerjanya, Kamis (9/3/2023).

Yohana menjelaskan, sebelumnya Leges dilakukan di Bappeda karena dokumen masih manual untuk diverifikasi dan dibuktikan bahwa dokumen tersebut benar adanya dan sesuai dengan ketentuan yang ada guna menjadi syarat dalam pencairan anggaran.

"Jadi sekarang sudah tidak perlu dicap Leges karena dokumen semua sudah ada di sistem. Kan semua sudah online. Saya berharap ini menjadi informasi kepada masyarakat agar tidak Leges lagi," jelasnya.

Dikatakan lebih lanjut bahwa perubahan tersebut juga untuk mempercepat proses pencarian anggaran pembayaran, yang mana bisa langsung ke bagian keuangan dan tidak lagi menunggu Leges.

"Kami juga akan pasang pengumuman tertulis di sini agar masyarakat bisa tahu. Ini tidak jadi masalah terkait keabsahannya karena namanya menang tender itu dokumennya sudah lengkap dan diupload ke sistem pengadaan barang dan jasa," pungkasnya. (Endy Langobelen)

Berbatasan Dengan Laut Australia, Pulau Yapero Mimika Masuk Dalam Pos Lintas Batas Negara

Kepala Distrik Mimika Timur Jauh, Yulius Katagame

MIMIKA, BM

Pulau Yapero yang terletak di Kampung Otakwa di Distrik Mimika Timur Jauh merupakan salah satu pulau yang masuk dalam pos lintas batas negara. Pasalnya perairan lautnya berbatasan dengan laut Australia.

Hal ini disampaikan oleh Kepala Distrik Mimika Timur Jauh, Yulius Katagame, kepada BM, Jumat (10/03/2023).

"Ini sesuai dengan ketika saya ikut diklat Intelijen badan nasional pengelola perbatasan negara di Bandung yang diselenggarakan oleh kementerian dalam negeri dengan kepolisian RI dan mabes TNI AD untuk bagaiamana pengawasan wilayah-wilayah perbatasan negara," terang Yulius.

Menurutnya, bahwa pada saat mengikuti kegiatan tersebut setiap Kepala Distrik yang wilayahnya berbatasan dengan negara lain juga sudah mengusulkan agar dibangun pos lintas batas negara.

"Bangun pos itu penting karena laut kita itu luas supaya bisa memantau dan mengawasi jangan sampai ada barang-barang terlarang yang memanfaatkan jalur perairan," ujarnya.

Kata mantan Kadistrik Agimuga juga bahwa dalam kegiatan tersebut,  ia sudah mengusulkan beberapa pembangunan.


"Karena tahun depan kami dapat APBN," katanya. (Ignasius Istanto)

Penuh Keyakinan, DPC Parta Gerindra Mimika Siapkan 50 Caleg, Target Minimal 8 Kursi

Foto bersama DPC Partai Gerindra usai melaksanakan rapat persiapan caleg 2024

MIMIKA, BM

Dalam rangka persiapan menuju pemilihan legislatif (Pileg) tahun 2024, Dewan Pimpinan Cabang (DPC) Partai Gerindra Kabupaten Mimika menyiapkan sebanyak 50 nama calon legislatif (Caleg).

Hal itu diungkapkan Ketua DPC Partai Gerindra Mimika, Elminus Mom, kepada wartawan usai memimpin rapat bersama dengan para bakal calon dan seluruh jajaran di Sekretariat DPC Partai Gerindra Mimika, Jalan Cenderawasih, Timika, Papua Tengah, Kamis (9/3/2023).

"Hari ini, kita lihat memang kita sudah punya kekuatan besar. Gerindra mulai dari dapil I sampai dapil V itu sudah 50 orang yang Caleg di Kabupaten. 1 perempuan dan 49 laki-laki," ujar Elminus.

"Kemudian yang kami dorong untuk ke provinsi itu 5 orang caleg perwakilan Mimika, perempuan 1 dan laki laki 4," imbuhnya.

Dengan jumlah kekuatan yang ada saat ini, Elminus menyebutkan bahwa pihaknya menargetkan mendapatkan kursi sebanyak-banyaknya.

"Harapan kita bisa dapat kursi yang banyak. Tapi itu semua kan tergantung dari perburuan. Kalau kita berburu banyak, pasti hasil akan banyak. Begitu pun kalau berjuang banyak pasti dapat hasil banyak. Minimal 7 sampai 8 kursi," jelasnya.

Lebih lanjut Elminus menegaskan bahwa sebagai partai besar, DPC Partai Gerindra bakal maju satu fraksi di pemilihan legislatif 2024,

"Kami tetap satu fraksi, siap maju satu fraksi. Kita calonkan sendiri tanpa harus koalisi," tegasnya.

Di samping itu, dia juga meminta kepada setiap caleg untuk segera menyelesaikan segala berkas dan persyaratan agar tidak menjadi hambatan ke depannya.

"Jadi ini yang akan kami cek itu perihal pendaftaran verifikasi dan pendaftaran untuk administrasi yang sedang dilakukan. Kami meminta untuk segera diselesaikan," tuturnya.

"Kami juga sampaikan dari partai lain yang masuk ke sini juga, kami minta untuk segera ajukan pengunduran diri. Jangan sampai ada permasalahan di kemudian ke depan," pungkasnya. (Endy Langobelen)

Top