Ekonomi dan Pembangunan

Tarif Ojek Hanya Boleh Ditentukan oleh Pemerintah Melalui Perbup

Wakil Bupati Mimika, Johannes Rettob

MIMIKA, BM

Wacana tukang ojek di Mimika untuk menaikan tarif bukan hanya mendapat kontra dari kalangan masyarakat saja, tetapi juga Pemerintah Daerah (Pemda) Mimika.

Wakil Bupati Mimika, Johannes Rettob angkat bicara terkait informasi kenaikan tarif ojek yang mana seharusnya tarif semua kendaraan diatur oleh pemerintah melalui Peraturan Bupati (Perbup).

"Jadi bukan organisasi atau forum yang mereka bentuk untuk naikkan tarifnya. Tapi dari kami pemerintah," tutur Wakil Bupati Mimika, John Rettob saat ditemui, Selasa (18/1).

Wabup John mengatakan bahwa ojek memang tidak tergolong dalam kendaraan umum dan tidak diatur dalam undang-undang, namun ojek telah menjadi transportasi primadona masyarakat.

Namun, kata John, penentuan tarifnya pun tetap harus melalui pemerintah. Bukan dari organisasi ojek yang menentukan.

"Mereka (organisasi ojek) boleh mengusulkan kepada pemerintah tapi yang mengeluarkan Peraturan Bupati (Perbup) untuk tarif ojek itu pemerintah,"kata Wabup John.

Orang nomor dua di Mimika ini mengatakan penentuan tarif yang kini beredar di masyarakat ternyata bukan dikeluarkan oleh forum ojek yang ada tetapi hanya oknum-oknum atau sepihak. Bahkan beredarnya draf tersebut tanpa sepengetahuan mereka.

"Kita juga belum tahu forum ini benar atau tidak. Saya sudah cek ke mereka ternyata mereka juga tidak tahu,” katanya.

Ia menilai tarif baru yang beredar tersebut sangat tinggi. Namun ia berpesan kepada masyarakat untuk tidak menanggapinya.

"Jadi tidak usah tanggapi, saya himbau kepada masyarakat agar tidak terpengaruh dengan hal itu, itu pasti individu dan itu bukan resmi. Kalau misalnya mereka mau kasih harga begitu maka jangan naik ojek,” pesannya.

Dengan adanya kabar ini, ia berharap agar Dinas Perhubungan bisa kembali mengaktifkan angkutan kota yang kini sudah mulai redup. Pengaktifan kembali angkutan kota agar tukang ojek tidak seenaknya mempermainkan tarif.

"Alternatif lainnya maka Dinas Perhubungan harus aktifkan angkutan umum. Dishub harus bekerja cepat, karena ini satu-satunya kabupaten yang tidak punya kendaraan umum yang baik di Mimika,” ungkapnya. (Shanty)

Wabup John dan IKPPM Kunjungi Kampung Atuka dan Berikan Bantuan



Wabup Mimika bersama keluarga besar IKPPM meninjau rumah yang hilang akibat terbawa gelombang banjir Rob

MIMIKA, BM

Pascah musibah alam yang melanda Kampung Atuka, Distrik Mimika Tengah akibat banjir Rob pada tanggal 5 Januari lalu, Wakil Bupati Mimika,Johannes Rettob bersama Ikatan Keluarga Perintis Peduli Mimika (IKPPM) menyempatkan diri secara langsung mengunjungi serta memberikan bantuan kepada masyarakat.

Bantuan yang diberikan oleh Wakil Bupati Mimika,Johannes Rettob didampingi Ketua IKPPM, Petrus Yanwarin serta masing-masing perwakilan komunitas disambut baik oleh Kepala Distrik Mimika Tengah, Samuel Yogi beserta perangkat desa dan masyarakat di balai Kampung Atuka, Jumat (21/1).

Selain meninjau langsung Wakil Bupati Mimika bersama rombongan IKPPM membangun jembatan baru bagi warga kampung Atuka.

"Saya datang bersama keluarga besar IKPPM membawa sumbangan berupa sembako dan barang lainnya untuk dapat dipergunakan dengan baik. Dan untuk saat ini intinya masyarakat butuhkan hal-hal yang sangat penting berupa bangunan fisik,"katanya kepada masyarakat.

Disampaikan Wabup bahwa sumbangan yang diberikan merupakan sumbangan
dari masyarakat Kabupaten Mimika yang dengan tulus hati telah membantu dan memberikan perhatian kepada masyarakat di Atuka.

"Nanti dari Atuka kita juga akan memberikan bantuan ke Amar. Bantuan yang kita berikan hari ini adalah sumbangan dari komunitas ikatan motor, keluarga besar IKPPM, group Eme Neme, Persemi Allstars serta dari laskar Bugis," ungkapnya.

"Jadi atas nama pemerintah Kabupaten Mimika saya ucapkan terimakasih banyak kepada seluruh warga Mimika yang memberikan perhatian kepada masyarakat di Atuka dan Amar. Kita tidak bisa balas apa-apa sebagai orang Mimikawe, namun kita berharap masyarakat paham dan konsisten dalam hidup bersama di Kabupaten Mimika,"ungkap Jhon.

Dengan musibah yang dialami Kampung Atuka, kata Wabup bahwa Kabupaten Mimika melalui Dinas PU akan memasang beronjong.

"Dalam tahun ini akan dikerjakan dan mudah-mudahan bisa bertahan. Jadi saya berharap pembangunan secara pelan-pelan berdasarkan aspirasi masyarakat, berdasarkan musrembang dan berdasarkan apa yang kita lihat. Memang sekarang tidak bisa maksimal sekali, tapi kita coba pelan-pelan sesuai dengan apa yang diharapkan oleh masyarakat,"kata Jhon.

Dalam kesempatan tersebut, kata Wabup bahwa sebagai anak cucu perintis Timika, kedatangan bersama keluarga besar IKPPM ini merupakan kerelaan dan suka cita untuk membantu korban bencana.

"Ini peduli rasa kami sebagai anak-anak perintis dari orang-orang tua kami dulu,"kata Jhon.

Hal yang sama juga disampaikan Ketua IKPPM, Petrus Yanwarin. Ia mengatakan bahwa bantuan yang diberikan merupakan bentuk kepedulian IKPPM terhadap warga Atuka.

"Atas nama anak cucu perintis selain berikan bantuan, kami juga buatkan jembatan. Intinya kami anak cucu perintis datang kesini mau berbagi susah senang dengan masyarakat disini bahwa kami masih ada. Kami tidak bisa bantu satu persatu tapi kami akan berupaya semampu kami," ungkapnya.

Dijelaskan juga bahwa dibentuknya IKPPM karena ada ilham dari orang-orangtua dan orang-orang Mimikawe.

"Kami bentuk IKPPM ini karena kami mau melanjutkan pekerjaan orang-orangtua kami yang dulu datang disini. Kami tidak boleh berhenti dan selalu mengenang kembali serta meneruskan pekerjaan mereka,"jelas Ketua IKPPM.

Menerima kedatangan Wakil Bupati Mimika bersama keluarga besar IKPPM, kepala Distrik Mimika Tengah, Samuel Yogi beserta perangkat desa dan masyarakat memberikan apresiasi.

"Terimakasih buat bapak Wakil Bupati Mimika dan keluarga besar IKPPM yang sudah mau datang langsung untuk melihat kondisi kampung serta memberikan bantuan, dan bantuan ini akan dipergunakan dengan sebaik mungkin,"ucap Samuel.

Ditambahkan Kepala Kampung Atuka, Arnoldus Natikapereyau bahwa musibah yang menimpa mereka membuat warganya pasrah karena ini adalah musibah alam.

"Terimakasih atas bantuan ini, sebab bantuan ini adalah berkat dari Tuhan. Dan kami berharap kepada bapak Wabup yang lahir di pesisir untuk selalu tolong memperhatikan kami disini," harapnya. (Ignas

 

Hanya Coba-Coba Tukar Poin, Hillarius Raih Sepeda Motor

Hilarius saat menerima hadiah motor ditemani anaknya

MIMIKA, BM

Hillarius Hutahaean, seorang warga Mimika, berhasil memenangkan hadiah berupa sepeda motor Honda ADV dari Telkomsel.

Pemuda berusia 21 tahun ini merupakan salah satu pelanggan setia Telkomsel yang beruntung mendapatkan hadiah dari Program Undi-Undi Hepi.

Peyerahan hadiah dilakukan secara simbolis oleh Supervisor DLS Operations and Partnership Telkomsel Timika, Rezka A. Kurniawan.

Hillarius Hutahean merasa begitu bahagia setelah mengetahui bahwa ia mendapatkan satu unit sepeda motor dari Telkomsel.

Dia merupakan salah satu pemenang dari Program Undi-Undi Hepi Periode 45, dengan periode penukaran Telkomsel POIN pada periode 24 – 30 November 2021.

"Saya redeem sekitar 10 Telkomsel POIN yang saya miliki dan hanya coba-coba saja. Awalnya saya tidak menyangka mendapatkan hadiah sepeda motor. Ini merupakan suatu hal yang luar biasa bagi saya,” kata Hillarius.

Ia mengatakan, bahwa selama menggunakan layanan Telkomsel ini kualitas jaringan di tempatnya cukup bagus dan dirinya pun puas terhadap layanan Telkomsel.

"Semoga Telkomsel makin maju dan makin banyak pelanggannya. Terima kasih Telkomsel atas hadiah yang telah diberikan kepada saya,” ungkapnya.

Sementara, Manager Telkomsel Branch Timika Makmur Lumban Tobing melalui rilisnya yang diterima Berita Mimika, Selasa (18/1) mengucapkan Selamat kepada Hillarius.

Katanya, Program tersebut merupakan salah satu bentuk apresiasi terhadap pelanggan Telkomsel di seluruh Indonesia.

"Kami juga mengucapkan terima kasih atas kepercayaan dan kesetiaan Bapak Hillarius untuk senantiasa menggunakan produk dan layanan dari Telkomsel," ujarnya.

Program Undi-Undi Hepi merupakan salah satu program bersifat nasional bagi pelanggan Telkomsel yang telah digelar selama tahun 2021 lalu sebagai bentuk loyalty. Pelanggan dapat menukarkan 1 Telkomsel POIN dengan 1 kupon undian melalui aplikasi My Telkomsel.

Pengundian hadiah dibagi menjadi beberapa periode, dimana setiap periodenya terdapat hadiah berupa sepeda motor, smartphone, serta pulsa Telkomsel senilai Rp 1.000.000,-. Pelanggan juga bisa berkesempatan memenangkan 1 unit mobil yang diundi setiap bulannya selama tahun 2021.

"Semakin besar menukarkan Telkomsel POIN, maka akan semakin besar pula kesempatan untuk memenangkan hadiah undian," ujarnya.

Telkomsel juga menghimbau kepada seluruh pelanggan agar senantiasa berhati-hati dan waspada terhadap penipuan yang mengatasnamakan Telkomsel.

Jika pelanggan menerima informasi mengenai pemenang program yang diselenggarakan oleh Telkomsel, dapat melakukan konfirmasi langsung ke layanan Call Center 188 atau dapat mengunjungi kantor layanan GraPARI terdekat untuk mencegah terjadinya penipuan.

"Jangan pernah mau untuk memberikan uang atau transfer uang kepada pihak yang mengatasnamakan Telkomsel dengan alasan apapun. Karena Telkomsel tidak pernah mengenakan biaya apapun kepada pelanggan yang menjadi pemenang hadiah dari program-program yang diselenggarakan secara resmi,” pungkas Makmur. (Shanty)

BERITA EKONOMI & PEMBANGUNAN

Top