Ekonomi dan Pembangunan

Freeport Indonesia Serahkan 20.000 Paket Sembako Dukung Percepatan Vaksinasi Covid-19 di Jayapura

Manajemen PTFI yang diwakili Arief Nasuha menyerahkan bantuan sembako kepada Kapolda Papua Irjen Pol Mathius Fakhiri di Kantor Polda Papua, di Jayapura

MIMIKA, BM

Masih dalam rangka mendukung keberhasilan pelaksanaan PON XX Papua 2021 dan sebagai upaya pengendalian Covid-19 di Papua, PT Freeport Indonesia (PTFI) mendukung program akselerasi vaksinasi Covid-19 di Jayapura yang diinisiasi oleh Kepolisian Daerah (POLDA) Papua.

Sebagai bentuk dukungan tersebut, PTFI memberikan bantuan 20.000 paket sembako yang akan didistribusikan melalui Polres Kabupaten Jayapura (9000 paket), Polres Kota Jayapura (9000 paket) dan Polres Mimika (2000 paket).

Selasa (12/10) kemarin, Vice President Security Risk Management (SRM) PTFI Arief Nasuha menyerahkan secara simbolik bantuan paket sembako tersebut kepada Kapolda Papua, Irjen Pol Mathius Fakhiri di Kantor Polda Papua, di Jayapura.

Dalam kesempatan tersebut, Kapolda Papua Mathius menyampaikan apresiasinya atas dukungan dan kontribusi PTFI untuk program akselerasi vaksinasi Covid-19 di Papua ini.

"Kami sangat berterima kasih atas kepedulian Freeport melalui bantuan sembako ini dalam upaya mempercepat vaksinasi. Harapan kami cakupan vaksinasi bisa bertambah sebelum penutupan PON,” ujar Mathius.

Kapolda berujar paket sembako diberikan kepada mereka yang menjalani vaksinasi Covid-19.

Arief Nasuha, mewakili manajemen PTFI menyampaikan dukungan Freeport Indonesia untuk program ini adalah bagian dari komitmen perusahaan untuk ikut menyukseskan perhelatan PON XX Papua 2021 dan ikut mendukung program vaksinasi Covid-19 yang dilakukan oleh Pemerintah.

"PTFI percaya, salah satu faktor keberhasilan penyelenggaraan PON XX Papua adalah pengendalian Covid termasuk percepatan vaksinasi bagi masyarakat Papua. Dan PTFI punya komitmen tinggi untuk menyukseskan PON XX dan ikut terlibat aktif dalam program mitigasi dan pengendalian Covid-19, khususnya di Kabupaten Mimika,” ujar Arief. (Ronald Renwarin)

Mimika Gelar Timika Expo PON XX Papua di Eks Pasar Swadaya

Koordinator Bidang Pemasaran PB PON Sub Cluster Mimika, Ida Wahyuni

MIMIKA, BM

Bidang Pemasaran Sub PB PON XX Papua Klaster Mimika, Pemda Mimika, PT Freeport Indonesia (PTFI) dan Yayasan Pengembangan Masyarakat Amungme-Kamoro (YPMAK) berkolaborasi melakukan kegiatan Timika Expo PON XX.

Rencananya, Bupati Mimika Eltinus Omaleng secara resmi akan membuka Timika Expo PON XX Papua pada Jumat (8/10) yang kemudian dilanjutkan dengan Festifal Amungme Kamoro dan kegiatan hiburan lainnya.

Timika Expo PON Papua berlangsung mulai 6-15 Oktober 2021 di Lapangan eks Pasar Swadaya, Jalan Yos Sudarso.

Pada pembukaan besok akan ada mini barapen, mini show pangkur sagu persembahan dari YPMAK, dan penampilan dari Mitha Talahatu dan beberapa band penghibur lainnya.

Koordinator Bidang Pemasaran, Ida Wahyuni saat ditemui di pameran Timika Expo PON XX menjelaskan hal tersebut.

Ida mengatakan, kegiatan ini bertujuan sebagai media pemasaran produk UMKM Timika khususnya kerajinan tangan mama-mama Papua pengrajin noken maupun ukiran.

"Jadi kolaborasinya ini memang benar-benar memperkenalkan dua suku besar yakni Amungme dan Kamoro kepada para tamu yang datang dari luar Timika termasuk luar Papua," kata Ida.

Menurutnya, moment event PON XX Papua 2021 ini dimaksimalkan lewat Timika eXpo PON XX tahun 2021.

Pada giat ini 60 stand yang disiapkan dan semuanya sudah terisi. Namun, jika masih ada permintaan maka akan dibukan stand tambahan. 60 stand yang dilibatkan merupakan UMKM binaan Pemda Mimika, PTFI dan YPMAK.

"Berapa jumlah UMKM ini masih akan berubah karena tadi pagi masih ada penambahan. Yang jelas kita ada 60 stand dari bidang sosial ekonomi. Sisa di belakang yang masih kita sediakan jika masih ada yang ingin bergabung," ujarnya.

Katanya, untuk mama-mama pengrajin noken yang awalnya berada di pinggir jalan sudah disiapkan tempat bagi mereka untuk bergabung.

"Diskop sendiri ada 20 binaan UMKM. Kita bukan 60 UMKM tapi standnya yang ada 60, karena 1 stand ada 3-4 UMKM. Yang sanggar Kamoro saja 1 stand ada 3 UMKM. Yang paling jauh dari Muare ada, SP 6 juga ada. Selain noken ada kerajinan-kerajinan lain seperti gelang, hiasan kepala dan lainnya," jelasnya.

Dikatakan, pengrajin tidak hanya berasal dari Timika, tetapi ada juga pedagang musiman dari Kabupaten tetangga seperi Asmat dan pegunungan.

"Kami kasih tempat tapi kami tentu utamakan kita Amungme dan Kamoro. Tentunya kita dengan semangat kebersamaan, kekeluargaan saling bantu membantu untuk bersama-sama memperkenalkan dan memasarkan produk Timika," ujarnya.

Ida berharap, dengan memanfaatkan event PON XX ini produk dari Timika lebih dikenal masyarakat luas sehingga ke depan dapat dijual secara online.

"Tapi memang ini merupakan tahapan proses untuk menuju pasar digital," ungkapnya. (Shanty)

Imbas PON, Pedagang Es Krim Sagu di Mimika Raup Untung Sehari Rp1 Juta


Para pedagang es cream sagu saat menunjukan produk mereka di Venue Biliar, Selasa (5/10)

MIMIKA, BM

Perhelatan Pekan Olahraga Nasional (PON) XX Papua telah memberikan imbas positif bagi warga sekitar. Terutama para pedagang yang berjualan mencari rezeki di tengah event nasional ini.

Banyaknya peserta yang datang dari berbagai provinsi lain dijadikan kesempatan bagi masyarakat Mimika untuk meraup rezeki dengan berjualan es krim sagu.

Salah satu pedagang es krim sagu dari Kelompok Embun Pagi binaan Dinas Ketahanan Pangan bernama Dorsila mengaku sejak berjualan es krim selama 3 hari di Venue Biliar, dia bisa meraup untung hingga Rp1 juta per hari.

"Untuk penjualan kadang ramai dan sepi, tapi sejauh ini tiap hari pasti ada yang beli dan habis jualannya. Sehari bisa mendapat 1 juta dan sudah tiga hari saya jualan di sini,”katanya saat ditemui media di stand jualan di Venue Biliar, Selasa (5/10/2021).

Dorsila sendiri mengaku senang dengan adanya perhetalan PON XX di Mimika. Karena menurutnya, acara olahraga seperti ini bisa memberikan dampak positif bagi masyarakat Mimika terkhusus untuk kelompok binaan seperti mereka.

"Tiap hari kami buat 100 cup dan setiap hari selalu habis. Kemarin kami juga buka di Venue Futsal dan selalu habis juga," kata Dorsila.

Ia menceritakan, waktu berjualan di Venue Futsal banyak sekali pembeli. Maksimal 100 cup yang dibuatnya bahkan terpaksa harus ditambah karena banyaknya permintaan.

Tidak hanya Dorsila yang kecipratan untung dengan adanya perhelatan PON XX ini, pedagang lainnya yaitu Ibu Siwandi yang berjualan keripik tempe, tepung sagu, kue kering dan lainnya juga merasakan dampaknya.

Sama seperti Dorsila, Ibu Siwandi dari Kelompok Suka Maju binaan juga memanfaatkan penyelenggaraan PON untuk menciptakan peluang dan mendapatkan berkah.

"Selama PON ini kami membuat sebanyak 3 kilo keripik tempe dari tepung sagu. Sebelumnya hanya 1 kilo saja dan penghasilannya lebih," Kata Ibu Siswandi.

Sitha Raup Untung Dari Jual Maskot PON XX Papua

Selain di Venue Biliard, di halaman Graha Eme Neme Yauware beberapa waktu lalu, saat pertandingan Cabor Judo di gelar, salah satu pelaku Usaha Mikro, Kecil dan Menegah (UMKM) kepada media ini juga mengaku mendapatkan berkah selama perhelatan PON. 

Dijumpai di standnya, Sabtu (2/10), Sitha, pengelola Stand Blessing yang merupakan UMKM binaan Dinas Koperasi dan UMKM Mimika ini mengisahkan bahwa usaha yang dijalaninya dikelola bersama sang kakak.

Pada momen ini keduanya melihat peluang tentang euforia PON XX, sehingga mereka memutuskan menjual boneka maskot PON Kangpho dan Drawa.

“Kakak yang buat design maskot ini lalu dikirim. Kami pakai dari luar. Maskot PON sudah terjual sekitar 40 buah, ada juga dari perusahaan yang pesan. Kalau pesanan saya antar. Selain maskot saya juga jual baju jersey PON. Ini juga laku,” katanya.

Lanjutnya, untuk disekitaran venue kebanyakan peminat maskot PON merupakan para kontingen seperti Kalimantan Timur dan Jawa.

“PON ini memberi kenikmatan sendiri, banyak untungnya banyak senangnya. Terimakasih pemerintah” ucapnya singkat. (Shanty Shang/Elfrida Sijabat).

 

BERITA EKONOMI & PEMBANGUNAN

Jamin Keandalan Listrik Nataru, PLN UP3 Timika Siagakan Personel 24

Ekonomi dan Pembangunan 2025-12-23 12:06:31

Jelang Nataru Disnakkeswan Sidak Pedagang Daging di Pasar Sentral

Ekonomi dan Pembangunan 2025-12-19 13:15:56

Dukung Swasembada Pangan, Polres Mimika Panen 2 Ton Jagung

Ekonomi dan Pembangunan 2025-12-19 05:09:09

80 Peserta UMKM Diberi Pelatihan Sistem E-Katalog

Ekonomi dan Pembangunan 2025-12-12 04:04:51

BPS Mimika Catat Inflasi Mimika 1,77 Persen Pada November 2025

Ekonomi dan Pembangunan 2025-12-02 13:03:39

Top