Ekonomi dan Pembangunan

Gery Okoare Tambah 8 Dump Truck untuk Mobilitas Perusahannya


Pastor Yosep Ikititaro melakukan pemberkatan 8 kendaraan didampingi pimpinan PT Putra Otomona, Gery Okoare

MIMIKA, BM

Guna mendukung kelancaran mobilitas perusahaan, PT Putra Otomona Jaya (POJ) Mimika melakukan penambahan 8 unit kendaraan dump truck untuk operasional perusahaan.

Sebelum dioperasikan, Pimpinan PT Putra Otoma Jaya Gery Okoare menggelar syukuran dan pemberkatan 8 unit dump truck tersebut.

Pemberkatan dipimpin langsung oleh, Pastor Yosep Ikititaro bertempat di mile 28, Rabu (27/10).

Pimpinan PT Putra Otomona Jaya, Gerry Okoare dalam sambutannya berterima kasih kepada PT Freeport atas dukungannya hingga saat ini. Dukungan dari PTFI selama ini menurutnya sangat luar biasa.

"Freeport memberikan suatu pemanfaatan untuk bisa bekerjasama diatas tanah ini supaya kita memacu, berinovasi dan bisa berpeluang dimana saja semuanya sudah ada," kata Gery.

Menurut Gery, PTFI telah memberikan peluang dan langkah-langkah yang diambil untuk masyarakat Papua terutama Amungme maupun Kamoro. Namun bagaimana cara mengelolahnya, itulah yang harus diamati secara baik karena tidak semudah yang diharapkan.

"Peluangnya sudah ada sebenarnya bagi masyarakat asli Papua, tinggal bagaimana kita memanfaatkan peluang itu dengan baik saja. Kita harus mengelolanya dengan baik dan mampu berkembang," ujarnya.

Gery mengajak kepada pengusaha lokal binaan Freeport melalui departemen SLD agar terus mengembangkan diri sehingga menjadi contoh bagi generasi lainnya.

"Sekolahnya sudah ada. Saya pun berkembang dari program ini. Saya berpesan agar yang lainnya bisa memanfaatkan ini. Saya bersyukur karena ini dari PTFI, kalau pemerintah biasanya saya malas kalau bermitra dengan pemerintah. Lebih baik saya yang lurus-lurus saja. Jadi Freeport itu bayar yang lurus-lurus saja. Kalau pemerintah tidak," katanya.

Ia mengatakan, selain mendapat dukungan dari PTFI, ia juga mendapatkan dukungan dari Bank BRI. Awal merintis usaha ini, Gery juga didukung dana oleh Bank BRI.

"Kalau saya kesana mereka langsung layani saya. Jadi saya senang bermitra dengan bank. Saya selalu memberikan pertimbangan saat mengambil yang di bank karena mengingat kadang pekerjaan ini berjalan mulus dan kadang juga tidak," tuturnya.

Gery mengatakan, semua ini juga berkat dukungan dan kontribusi dari seluruh karyawan, sebab karyawan adalah aset perusahaan. Dengan dukungan dari seluruh karyawan maka PT Putra Otomona Jaya tetap maju terus setahap demi setahap dan dapat berkembang menjadi lebih besar lagi.

"Modal utama adalah keberanian. Bahwa memulai segala sesuatu itu juga nekat. Tentu, pasti ada pertimbangan, tetapi kalau selalu ada dalam pertimbangan terus pasti tidak akan maju. Jadi jujur kami berangkat dari modal kepercayaan," ungkapnya.

Tambahnya, kendaraan yang ada ini harus di rawat dan harus ada rasa saling memiliki.

"Saya harap semua karyawan tetap semangat, ini kendaraan baru yang harus kita gunakan secara baik untuk dapat menghasilkan uang bagi kita semua. Baik untuk keluarga karyawan dan keluarga saya serta semuanya," harapnya. (Shanty)

Presiden Joko Widodo Meresmikan Groundbreaking Pembangunan Smelter Single Line Terbesar di Dunia

Presiden Jokowi usai meresmikan groundbreaking pembangunan smelter PTFI di Gresik, Selasa (12/10) Foto : istimewa

GRESIK, BM

Presiden RI Joko Widodo (Jokowi) meresmikan groundbreaking pembangunan smelter PT Freeport Indonesia (PTFI) di Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) Gresik, pada hari ini (12/10).

Smelter dengan nilai investasi mencapai 42 triliun rupiah dibangun di atas lahan seluas 100 hektar. Smelter ini akan menjadi smelter single line terbesar di dunia dengan kapasitas desain 1,7 juta ton konsentrat per tahun.

Peresmian ini menandai dimulainya tahap konstruksi smelter, setelah sejumlah tahapan dilakukan termasuk Front-End Engineering Design, reklamasi dan penguatan lahan, serta rekayasa detail yang sudah dimulai sejak akhir 2018. Hingga saat ini, kemajuan pembangunan smelter telah mencapai 8%.

Presiden Joko Widodo dalam sambutannya menyatakan pembangunan smelter di dalam negeri akan memperkuat hilirsasi industri.

"Saya berharap kehadiran PT Freeport Indonesia di Kawasan Ekonomi Khusus Gresik akan mejadi daya tarik bagi industri lain, khususnya industri turunan tembaga untuk ikut berinvestasi” ujarnya.

Jokowi menambahkan pemerintah akan terus memberikan dukungan penuh agar iklim investasi kita lebih baik.

Konsentrat tembaga yang dipasok ke Smelter ini berasal dari tambang bawah tanah terbesar di dunia yang dikelola PTFI, dimana 98% karyawannya adalah putra putri terbaik bangsa yang berasal dari berbagai suku dan daerah, baik di Papua dan daerah lainnya di Indonesia.

Peresmian groundbreaking ini menegaskan komitmen PTFI untuk membangun smelter, sesuai dengan kesepakatan divestasi tahun 2018.

"Kewajiban pembangunan smelter tertuang dalam Izin Usaha Pertambangan Khusus (IUPK) PTFI yang menjadi bagian tak terpisahkan dari izin keberlanjutan operasi PTFI hingga 2041,” ujar Tony Wenas, Presiden Direktur PTFI.

Tony mengungkapkan bahwa di tengah berbagai tantangan pandemi COVID-19, PTFI terus melakukan penyesuaian dan memastikan pembangunan tetap berjalan dengan tetap mengedepankan kesehatan dan keselamatan seluruh tenaga kerja serta masyarakat di sekitar area kerja.

PTFI menggandeng PT Chiyoda International Indonesia untuk melakukan pekerjaan Engineering, Procurement, dan Construction (EPC) di tahap konstruksi.

Tahap ini akan membuka lapangan pekerjaan bagi setidaknya 40.000 tenaga kerja (secara kumulatif) yang direkrut melalui perusahaan kontraktor.

PTFI akan mendorong perusahaan kontraktor agar memaksimalkan perekrutan masyarakat lokal untuk mengisi bidang-bidang pekerjaan tertentu.

Acara groundbreaking ini juga dihadiri oleh sejumlah Menteri dan pejabat daerah diantaranya Menteri Koordinator Perekonomian Airlangga Hartarto, Menteri BUMN Erick Thohir dan Menteri ESDM Arifin Tasrif.

Selain itu hadir pula Menteri Perindustrian Agus Gumiwang Kartasasmita, Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa, dan Bupati Gresik H. Fandi Akhmad Yani.

Tony juga menambahkan bahwa industri hilir tembaga dan turunannya di Indonesia perlu ditingkatkan, sehingga produk katoda tembaga dapat semakin banyak diserap di dalam negeri dan memberikan manfaat ekonomi yang lebih luas.

PTFI, anggota Holding BUMN Industri Pertambangan MIND ID, menambang dan memproses bijih menghasilkan konsentrat yang mengandung tembaga, emas dan perak. (Ronald Renwarin)

PON XX : Penjual Ornamen Papua Akui Walau Tidak Banyak Namun Selalu Ada yang Terjual



Mama-Mama Papua yang berjualan Noken di Venue Tarung Derajat Timika, pada perhelatan PON XX Papua. Foto : Humas PPM/Elfrida Sijabat

MIMIKA, BM

Sebagai budaya yang diturunkan dari generasi ke generasi, noken atau tas tradisional Papua menjadi daya tarik tersendiri bagi mereka yang baru menginjakan kaki di Papua, khususnya pada perhelatan Pekan Olahraga Nasional (PON) XX di Cluster Mimika.

Banyak ornamen Papua dipamerkan dan dijual di stand -stand yang berada di halaman Eme Neme Yauware yang menjadi Venue Cabor Tarung Derajat.

Ornamen yang dipajang sebagai oleh-oleh dari Mimika diantaranya tas noken poli cherry, tas noken kulit kayu, mahkota Cenderawasih dan gantungan kunci.

Dibawah naungan Dinas Koperasi dan UMKM Mimika, 36 mama-mama Papua dibagi tiga kelompok untuk ditempatkan di tiga venue pertandingan seperti futsal, biliar dan tarung derajat.

Kepada media Senin (11/10), Mama Damiana Koga mengatakan untuk di venue tarung derajat yakni Graha Eme Neme Yauware mereka dibagi 12 orang.

“Kami sudah dua minggu disini, lumayan hasilnya walaupun tidak tentu. Kadang sehari dua sampai tiga noken laku. Tapi masing-masing mama disini ada yang terjual. Itu semua tergantung nasib juga,” katanya.

Untuk harga noken, dijual mama-mama Papua dengan kisaran harga Rp.100.000-an.

“Mereka suka yang kulit kayu. Hari ini sudah laku, kami masing-masing satu. Kami senang walaupun tidak dapat banyak tapi sehari ada saja yang terjual,” akunya.

Sementara Bella yang juga menjaga salah satu stand mengatakan, mahkota Cenderawasih banyak diminati pembeli dari luar Papua. Sejauh ini, sudah 6 noken yang terjual. Masing-masing Rp 200.000.

“Tadi dari NTB ada yang beli hiasan gantungan kunci. Dari tanggal 2 Oktober saya disini, ada yang beli noken pon poli cherry, dua dari DKI Jakarta itu saya jual Rp100.000, kalau noken kulit sudah laku empat saya jual Rp300.000 keatas. Ini noken dari Paniai,” ungkapnya.

Ia mengucapkan terima kasih kepada Dinas Koperasi dan UMKM Mimika yang sudah memberikan tempat di Eme Neme Yauware.

“Menguntungkan selama jualan walau tidak setiap hari tapi kami bersyukur. Senang sudah ada tempat untuk kita bisa jualan semoga PON di Mimika bisa sukses,” tutupnya. (Humas/PPM/Elfrida Sijabat dan Ronald Renwarin)

 

BERITA EKONOMI & PEMBANGUNAN

Jamin Keandalan Listrik Nataru, PLN UP3 Timika Siagakan Personel 24

Ekonomi dan Pembangunan 2025-12-23 12:06:31

Jelang Nataru Disnakkeswan Sidak Pedagang Daging di Pasar Sentral

Ekonomi dan Pembangunan 2025-12-19 13:15:56

Dukung Swasembada Pangan, Polres Mimika Panen 2 Ton Jagung

Ekonomi dan Pembangunan 2025-12-19 05:09:09

80 Peserta UMKM Diberi Pelatihan Sistem E-Katalog

Ekonomi dan Pembangunan 2025-12-12 04:04:51

BPS Mimika Catat Inflasi Mimika 1,77 Persen Pada November 2025

Ekonomi dan Pembangunan 2025-12-02 13:03:39

Top