Ekonomi dan Pembangunan

Disnak Jamin Stok Daging dan Telur Aman Selama Pesparawi dan Konferensi Kingmi Digelar

Plt Kadisnak Mimika, drh Sabelina Fitriani

MIMIKA, BM

Kabupaten Mimika saat ini menjadi tuan rumah dua kegiatan rohani kristiani yakni Pesta Paduan Suara Gerejawi (Pesparawi) XIII dan Konferensi Sinode Gereja Kemah Injili (KINGMI) XI.

Pelaksanaan Pesparawi XIII Se-tanah Papua akan mulai dibuka pada Sabtu (30/10) sementara Konferensi Kingmi akan dilaksanakan pada Minggu (01/11).

Kelancaran pelaksanaan Pesparawi dan Konferensi Kingmi sudah disiapkan panitia dan Pemerintah Daerah (Pemda) Mimika mulai dari sarana infrastruktur hingga ketersediaan pangan.

Kebutuhan daging dan telur merupakan kebutuhan pangan yang telah diantisipasi keberadaannya agar produksi dan distribusinya aman serta lancar, selama dua kegiatan ini dilangsungkan. Pasalnya, ribuan orang dari berbagai daerah di Mimika saat ini sedang berada di Timika.

Kepala Dinas Peternakan dan Kesehatan Hewan Mimika, drh Sabelina Fitriani saat dihubungi BeritaMimika, Jumat (29/10), mengungkapkan stok daging khususnya daging ayam dan sapi cukup tersedia. Tidak hanya itu, stok telur pun sangat cukup.

"Stok daging ayam sekarang sebanyak 356.193 ton, daging sapi 5.000 ton dan telur 93.800 ton, jadi semua aman," kata Sabelina.

Bahkan, kata Sabelina, stok daging ayam sebanyak 217.700 ton akan didatangkan lagi.
Sementara untuk telur ayam, produksi lokal sanggup memenuhi kebutuhan selama Pesparawi dan Konferensi Kingmi digelar.

"Tidak ada tambahan pasokan dari luar lantaran Mimika sudah mengalami swasembada telur ayam bahkan surplus. Dalam sehari peternak di Mimika bisa menghasilkan 13,4 ton telur ayam per hari," ungkapnya.

Tingginya produksi telur ayam lokal dapat menutupi kebutuhan konsumsi peserta Pesparawi dan konferensi Kingmi termasuk untuk kebutuhan masyarakat umum di Mimika.

"Untuk harganya juga masih normal dan aman. Untuk daging ayam di harga Rp35-40 ribu per kg, daging sapi Rp90 ribu per kg dan telur harganya bervariasi mulai dari harga Rp40 - 60 ribu per rak," ungkapnya. (Shanty)

Gery Okoare Tambah 8 Dump Truck untuk Mobilitas Perusahannya


Pastor Yosep Ikititaro melakukan pemberkatan 8 kendaraan didampingi pimpinan PT Putra Otomona, Gery Okoare

MIMIKA, BM

Guna mendukung kelancaran mobilitas perusahaan, PT Putra Otomona Jaya (POJ) Mimika melakukan penambahan 8 unit kendaraan dump truck untuk operasional perusahaan.

Sebelum dioperasikan, Pimpinan PT Putra Otoma Jaya Gery Okoare menggelar syukuran dan pemberkatan 8 unit dump truck tersebut.

Pemberkatan dipimpin langsung oleh, Pastor Yosep Ikititaro bertempat di mile 28, Rabu (27/10).

Pimpinan PT Putra Otomona Jaya, Gerry Okoare dalam sambutannya berterima kasih kepada PT Freeport atas dukungannya hingga saat ini. Dukungan dari PTFI selama ini menurutnya sangat luar biasa.

"Freeport memberikan suatu pemanfaatan untuk bisa bekerjasama diatas tanah ini supaya kita memacu, berinovasi dan bisa berpeluang dimana saja semuanya sudah ada," kata Gery.

Menurut Gery, PTFI telah memberikan peluang dan langkah-langkah yang diambil untuk masyarakat Papua terutama Amungme maupun Kamoro. Namun bagaimana cara mengelolahnya, itulah yang harus diamati secara baik karena tidak semudah yang diharapkan.

"Peluangnya sudah ada sebenarnya bagi masyarakat asli Papua, tinggal bagaimana kita memanfaatkan peluang itu dengan baik saja. Kita harus mengelolanya dengan baik dan mampu berkembang," ujarnya.

Gery mengajak kepada pengusaha lokal binaan Freeport melalui departemen SLD agar terus mengembangkan diri sehingga menjadi contoh bagi generasi lainnya.

"Sekolahnya sudah ada. Saya pun berkembang dari program ini. Saya berpesan agar yang lainnya bisa memanfaatkan ini. Saya bersyukur karena ini dari PTFI, kalau pemerintah biasanya saya malas kalau bermitra dengan pemerintah. Lebih baik saya yang lurus-lurus saja. Jadi Freeport itu bayar yang lurus-lurus saja. Kalau pemerintah tidak," katanya.

Ia mengatakan, selain mendapat dukungan dari PTFI, ia juga mendapatkan dukungan dari Bank BRI. Awal merintis usaha ini, Gery juga didukung dana oleh Bank BRI.

"Kalau saya kesana mereka langsung layani saya. Jadi saya senang bermitra dengan bank. Saya selalu memberikan pertimbangan saat mengambil yang di bank karena mengingat kadang pekerjaan ini berjalan mulus dan kadang juga tidak," tuturnya.

Gery mengatakan, semua ini juga berkat dukungan dan kontribusi dari seluruh karyawan, sebab karyawan adalah aset perusahaan. Dengan dukungan dari seluruh karyawan maka PT Putra Otomona Jaya tetap maju terus setahap demi setahap dan dapat berkembang menjadi lebih besar lagi.

"Modal utama adalah keberanian. Bahwa memulai segala sesuatu itu juga nekat. Tentu, pasti ada pertimbangan, tetapi kalau selalu ada dalam pertimbangan terus pasti tidak akan maju. Jadi jujur kami berangkat dari modal kepercayaan," ungkapnya.

Tambahnya, kendaraan yang ada ini harus di rawat dan harus ada rasa saling memiliki.

"Saya harap semua karyawan tetap semangat, ini kendaraan baru yang harus kita gunakan secara baik untuk dapat menghasilkan uang bagi kita semua. Baik untuk keluarga karyawan dan keluarga saya serta semuanya," harapnya. (Shanty)

Presiden Joko Widodo Meresmikan Groundbreaking Pembangunan Smelter Single Line Terbesar di Dunia

Presiden Jokowi usai meresmikan groundbreaking pembangunan smelter PTFI di Gresik, Selasa (12/10) Foto : istimewa

GRESIK, BM

Presiden RI Joko Widodo (Jokowi) meresmikan groundbreaking pembangunan smelter PT Freeport Indonesia (PTFI) di Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) Gresik, pada hari ini (12/10).

Smelter dengan nilai investasi mencapai 42 triliun rupiah dibangun di atas lahan seluas 100 hektar. Smelter ini akan menjadi smelter single line terbesar di dunia dengan kapasitas desain 1,7 juta ton konsentrat per tahun.

Peresmian ini menandai dimulainya tahap konstruksi smelter, setelah sejumlah tahapan dilakukan termasuk Front-End Engineering Design, reklamasi dan penguatan lahan, serta rekayasa detail yang sudah dimulai sejak akhir 2018. Hingga saat ini, kemajuan pembangunan smelter telah mencapai 8%.

Presiden Joko Widodo dalam sambutannya menyatakan pembangunan smelter di dalam negeri akan memperkuat hilirsasi industri.

"Saya berharap kehadiran PT Freeport Indonesia di Kawasan Ekonomi Khusus Gresik akan mejadi daya tarik bagi industri lain, khususnya industri turunan tembaga untuk ikut berinvestasi” ujarnya.

Jokowi menambahkan pemerintah akan terus memberikan dukungan penuh agar iklim investasi kita lebih baik.

Konsentrat tembaga yang dipasok ke Smelter ini berasal dari tambang bawah tanah terbesar di dunia yang dikelola PTFI, dimana 98% karyawannya adalah putra putri terbaik bangsa yang berasal dari berbagai suku dan daerah, baik di Papua dan daerah lainnya di Indonesia.

Peresmian groundbreaking ini menegaskan komitmen PTFI untuk membangun smelter, sesuai dengan kesepakatan divestasi tahun 2018.

"Kewajiban pembangunan smelter tertuang dalam Izin Usaha Pertambangan Khusus (IUPK) PTFI yang menjadi bagian tak terpisahkan dari izin keberlanjutan operasi PTFI hingga 2041,” ujar Tony Wenas, Presiden Direktur PTFI.

Tony mengungkapkan bahwa di tengah berbagai tantangan pandemi COVID-19, PTFI terus melakukan penyesuaian dan memastikan pembangunan tetap berjalan dengan tetap mengedepankan kesehatan dan keselamatan seluruh tenaga kerja serta masyarakat di sekitar area kerja.

PTFI menggandeng PT Chiyoda International Indonesia untuk melakukan pekerjaan Engineering, Procurement, dan Construction (EPC) di tahap konstruksi.

Tahap ini akan membuka lapangan pekerjaan bagi setidaknya 40.000 tenaga kerja (secara kumulatif) yang direkrut melalui perusahaan kontraktor.

PTFI akan mendorong perusahaan kontraktor agar memaksimalkan perekrutan masyarakat lokal untuk mengisi bidang-bidang pekerjaan tertentu.

Acara groundbreaking ini juga dihadiri oleh sejumlah Menteri dan pejabat daerah diantaranya Menteri Koordinator Perekonomian Airlangga Hartarto, Menteri BUMN Erick Thohir dan Menteri ESDM Arifin Tasrif.

Selain itu hadir pula Menteri Perindustrian Agus Gumiwang Kartasasmita, Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa, dan Bupati Gresik H. Fandi Akhmad Yani.

Tony juga menambahkan bahwa industri hilir tembaga dan turunannya di Indonesia perlu ditingkatkan, sehingga produk katoda tembaga dapat semakin banyak diserap di dalam negeri dan memberikan manfaat ekonomi yang lebih luas.

PTFI, anggota Holding BUMN Industri Pertambangan MIND ID, menambang dan memproses bijih menghasilkan konsentrat yang mengandung tembaga, emas dan perak. (Ronald Renwarin)

BERITA EKONOMI & PEMBANGUNAN

Top