Ekonomi dan Pembangunan

Jika Ada Lonjakan Penumpang, Maskapai Ajukan Penambahan Extra Penerbangan

Kepala Bandara Mozes Kilangin, Subagio

MIMIKA, BM

Memasuki minggu kedua Bulan Desember 2020 atau dua minggu lagi bertepatan dengan perayaan Natal dan Tahun Baru 2021, belum ada lonjakan penumpang di Bandara Moses Kilangin.

Kepala Bandara Mozes Kilangin, Subagio saat di wawancarai di Bandara Perintis Mozes Kilangin, mengatakan kemungkinan lonjakan biasa terjadi beberapa hari sebelum Natal.

"Sampai hari ini (Kamis-red) kelihatannya normal sama seperti tahun kemarin karena tidak ada penambahan penerbangan. Jika ada lonjakan, maskapai pasti mengajukan surat penambahan extra penerbangan," tutur Subagio.

Menurutnya, kondisi lonjakan penumpang saat ini sebenarnya tidak berbeda dengan situasi Desember tahun lalu.

"Yang membedakan hanya karena situasi covid sehingga kapasitas penumpang dibatasi. Ini disesuaikan dengan regulasi yang diajukan oleh pemerintah terhadap airline. Misalnya Garuda Indonesia hingga saat ini masih membatasi penumpang hanya sampai 75 persen," jelasnya.

Ia juga mengatakan dalam situasi pandemi ini pihaknya terus berupaya agar maskapai maupun penumpang tidak sampai lalai mematuhi protokol kesehatan.

"Ketentuan bagi calon penumpang tetap sama yakni mematuhi protokol kesehatan 3M dan wajib membawa surat rapid tes non reaktif. Kita masih berada dalam situasi pandemi sehingga semua ini harus tetap menjadi perhatian kita bersama," ujarnya. (Shanty)

The Karakas PTFI Bantu Tiga Ton Sembako untuk Warga Empat Kampung Terdampak Bencana

Penyerahan bantuan secara simbolis dilakukan perwakilan The Karakas di Bandara Perintis Moses Kilangin

MIMIKA, BM

The Karakas PT Freeport Indonesia (PTFI) memberikan bantuam sembako dan pakaian layak pakai sebanyak 3,2 ton kepada masyarakat Kampung Tsinga, Aroanop, Aikawapuka dan Miyoko sebagai bentuk kepedulian terhadap bencana alam yang terjadi beberapa waktu lalu.

Penyerahan secara simbolis dilaksanakan di Bandara Perintis Mozes Kilangin, Kamis (10/12) oleh Koordinator The Karaka's Low Land, Biets Waromy.

Biets mengatakan, The Karaka's baik Low Land dan Highland yang tergabung dengan dengan QoL (Quality of Life) dibawah Divisi Papua Affair Departemen (PAD) pengumpulan bantuan ini sudah dilaksanakan sejak bulan Agustus.

"Kami yang berada di low land sudah kumpul sekitar 2 ton dan sudah dikirim ke Aikawapuka dan Miyoko pada tanggal 15 Agustus 2020 lalu," ujarnya.

Menurutnya The Karaka's highland juga sudah melakukan pengumpulan namun karena situasi dan kondisi yang terjadi di area Tsinga dan Arowanop, sehingga belum bisa dikirim.

Sementara, untuk hari ini sebanyak 1,2 ton (300 coli) barang berupa sembako dan pakaian layak pakai baru bisa dikirim ke Tsinga dan Arowanop melalui program Christmas Flight.

"Kami ucapkan terimakasih kepada PTFI melalui panitia Christmas Flight yang bersedia membantu kami mengirimkan barang-barang ini untuk basudara kita di Tsinga Arowanop," ungkapnya.

Biets berharap, di momen hari raya Natal ini apa yang diberikan dapat membawa kebahagiaan bagi mereka yang terkena dampak bencana alam.

"Mewakili teman-teman komunitas Karaka's dan semua elemen yang membantu, kami harap bantuan ini dapat menjadi berkat bagi masyarakat untuk rayakan hari Natal dan Tahun Baru. Jangan dilihat besar kecilnya namun bisa melihat ketulusan hati kami untuk memberikan ini,"ungkapnya. (Shanty)

Wilayah ini 9 Jam Kena Pemadaman, Ini Alasan PLN Timika

Info pemadaman bergilir yang dikeluarkan PLN UP3 Timika

MIMIKA, BM

Sejak pukul 09.00 Wit, Selasa (8/12), wilayah seputaran Jalan Yos Sudarso, Nawaripi hingga Poumako terkena giliran pemadaman listrik.

Info ini sebenarnya sudah diumumkan oleh PLN UP3 Timika namun sayangnya tidak menyebar sehingga sebagian warga Mimika menanyakan konsistensi PLN terkait penerangan listrik.

BeritaMimika kemudian menghubungi Kepala PLN UP3 Timika, Martinus Marianto guna memastikan informasi ini.

Kepada BM, ia kemudian memberikan nomor kontak Kepala Bagian Jaringan guna diberikan penjelasan terkait pemadaman bergilir.

"Lagi sedang pergantian kabel dan pembenahan sistem jaringan. Nanti saya kirimkan nomor penanggungjawab dan dia yang akan sampaikan klarifikasi terkait keadaan ini," ungkapnya.

Selanjutnya BeritaMimika menghubungi Kepala Bagian Jaringan PLN UP3 Timika, Junaidi. Iapun menjelaskan mengapa pemadaman bergilir masih dilakukan hingga saat ini.

Mewakili PLN, Junaidi juga meminta maaf jika informasi pemadaman listrik yang dilakukan tidak tersebar merata sehingga banyak warga tidak mengetahuinya.

"Kami lagi lakukan aprating atau penguatan sistem untuk persiapan PON 2021, saat ini sudah 60 persen dari seluruh jaringan di Mimika dan akan terus berjalan sampai selesai," ujarnya.

Adapun pemeliharaan jaringan yang dilakukan diantaranya berupa pergantian kabel kecil ukuran 150 menjadi 240 milimeter guna menaikan tegangan listrik. Aprating dilakukan secara menyeluruh mulai dari SP5 hingga PLTMG.

"Kami akan lakukan sampai penguatan capai 100 persen. Sekarang baru 60 persen karena banyak yang harus kita ubah," ungkapnya.

"Sekarang lagi penormalan jadi paling lambat jam 6 sore baru nyala. Tapi kalau tidak ada kendala, jam 5 sore sudah nyala. Seharusnya kita mulai dari jam 8 pagi tapi kita juga harus sesuaikan dengan kebutuhan di rumah seperti masak dan lain-lain," terangnya.

Setelah dihubungi BeritaMimika, sekitar 10 menit berselang, tepatnya pukul 17.15, wilayah yang hari ini terkena pemadaman bergilir termasuk Nawaripi listriknya sudah dinyalakan. (Ronald)

BERITA EKONOMI & PEMBANGUNAN

Jamin Keandalan Listrik Nataru, PLN UP3 Timika Siagakan Personel 24

Ekonomi dan Pembangunan 2025-12-23 12:06:31

Jelang Nataru Disnakkeswan Sidak Pedagang Daging di Pasar Sentral

Ekonomi dan Pembangunan 2025-12-19 13:15:56

Dukung Swasembada Pangan, Polres Mimika Panen 2 Ton Jagung

Ekonomi dan Pembangunan 2025-12-19 05:09:09

80 Peserta UMKM Diberi Pelatihan Sistem E-Katalog

Ekonomi dan Pembangunan 2025-12-12 04:04:51

BPS Mimika Catat Inflasi Mimika 1,77 Persen Pada November 2025

Ekonomi dan Pembangunan 2025-12-02 13:03:39

Top