Pesan Gebyar Pajak 2025 : Bayar Pajak Bukan Hanya Kewajiban Namun Juga Investasi Sosial

Foro bersama para pemenang Fun Run dengan Bupati Mimika dan Kepala Bapenda serta tamu undangan lainnya
MIMIKA, BM
Badan Pendapatan Daerah Kabupaten Mimika menggelar Gebyar Sadar Pajak Daerah 2025 di halaman kantor pada Sabtu (08/11/2025).
Acara ini berlangsung meriah dan dihadiri oleh banyak masyarakat karena gebyar pajak ini dimulai dengan acara Fun Run yang diikuti ratusan warga.
Gebyar pajak ini juga ramai didatangi karena Bapenda menyediakan beragam hadiah bagi para pemenang undian yang merupakan warga Mimika taat pajak.
Acara Ini bahkan dihadiri langsung oleh kedua pimpinan daerah yakni Bupati Johannes Rettob dan Wakil Bupati Emanuel Kemong yang sedari awal terus didampingi Kepala Bapenda Mimika Dwi Cholifah dan sejumlah pimpinan OPD serta perwakilan muspida.
Saat menyampaikan sambitani, Bupati Mimika Johannes Rettob memberikan apresiasi kepada warga Mimika yang taat pajak karena kontribusi mereka sangat berarti dalam membangun Mimika.
Bupati JR mengatakan, setiap satu rupiah yang dibayar wajib pajak akan kembali dalam bentuk pembangunan.
"Membayar pajak juga merupakan bagian dari investasi sosial yang akan memberikan dampak bagi banyak orang hingga ke kampung-kampung. Harapan kami, kepatuhan membayar pajak harus terus dijaga dan ditingkatkan karena itu merupakan kewajiban kita,” ungkapnya.
Menurutnya, pelayan yang diberikan Bapenda Mimika terhadap masyarakat menjadi bukti bahwa pemerintah ada di tengah masyarakat.
Sejauh ini Bapenda Mimika telah melakukan banyak inovasi untuk memudahkan pelayanan dengan hadirnya berbagai layanan digital.
Bupati JR berharap Bapenda Mimika semakin aktif dan kreatif baik dalam melakukan sosialisasi pajak dan retribusi daerah maupun dalam bentuk layanan fasilitas yang telah disediakan.
“Berikan pelayanan yang baik kepada masyarakat dengan senyum dan keramahan. Jangan marah-marah dan bikin muka cemberut. Ingat, tugas utama kita adalah melayani masyarakat sehingga apapun keinginan mereka, kita harus bantu dan layani dengan hati,” terangnya.
Sementara itu, Kepala Bapenda, Dwi Cholifah mengatakan dalam mengoptimalkan pengelolaan pajak, ada empat komponen utama yang menjadi pemicu yakni regulasi, sumber daya pengelola, kesiapanan infrastruktur, dan koordinasi antara pemerintah dan wajib pajak.
“Kesadaran membayar pajak akan berbanding lurus dengan meningkatnya PAD kita. Makanya kita harus perlu regulasi yang kuat, SDM yang berkompeten, infrastruktur pendukung, serta koordinasi dan sinkronisasi baik internal maupun eksternal antara pemerintah dan wajib pajak,” jelasnya.
Dwi juga mengatakan Gebyar Pajak yang dilakukan ini tujuan utamanya adalah memberikan edukasi kepada masyarakat .
Di momen ini, ia juga mengucapkan terimakasih dan apresiasi kepada wajib pajak yang selama ini taat dan setia membayar pajak mereka. (Ronald Renwarin)





