Hukum & Kriminal

Pesan Era Adhinata : Jangan Pernah Sakiti Masyarakat

AKBP I Gusti Era Adhinata bersama istri Ny Metta Era Adhinata melambai tangan sebagai tanda perpisahan

MIMIKA, BM

Sebagai pejabat lama yang akan meninggalkan Mako Polres Mimika untuk menjalankan tugas yang baru sebagai Wadir Reskrimsus Polda Papua, AKBP I Gusti Era Adhinata berpesan kepada seluruh anggota Polres Mimika yang bertugas di Timika untuk jangan pernah menyakiti masyarakat.

"Saya minta jangan pernah sakiti masyarakat dan saya titipkan masyarakat Timika agar tetap bisa dilayani dengan baik tanpa mengenal suku agama. Siapapun yang butuhkan bantuan segeralah respon,"pintanya saat memberikan arahan dalam apel bersama dengan Kapolres Mimika yang baru,AKBP I Gede Putra dihalaman Mako Polres Mimika 32,Jumat (20/5).

Selain itu dirinya juga berpesan agar selalu mengingat kalimat yang selalu disampaikannya setiap apel pagi, yaitu selalu berhati-hati dalam bertingkah laku, pasalnya kesalahan sedikit apapun akan cepat tersebar.

"Sebagai senior dari Kapolres I Gede Putra, saya titip anggota Polres Mimika dan saya rasa beliau mampu dan tahu bagaimana pola tipikal masyarakat Timika," pesan Era.

Wadir Reskrimsus Polda Papua ini mengaku sangat berat meninggalkan anggota Polres Mimika yang mana sudah 2 tahun lebih bersama melaksanakan tugas di Timika.

"Namanya pimpinan tinggalkan anak buah itu berat. Saya terus terang berat tinggalkan kalian, tapi itulah kehidupan dan tentunya di tempat tugas yang baru saya selalu akan berkomunikasi terus dengan kalian. Sebagai mantan Kapolres saya juga minta maaf jika selama bertugas ada kata-kata yang tidak berkenan di hati," ungkapnya.

Pada apel bersama ini, ia juga memberikan apresiasi kepada seluruh personil Polres Mimika yang sudah menunjukan loyalitas dalam bertugas selama kepemimpinannya di Mimika.

"Ini terbukti dengan bagaiamana perubahan dalam melayani masyarakat. Saya minta ini bukan hanya dipertahankan tetapi ditingkatkan, tentunya harus ada kerjasama dengan masyarakat,"ujar Era.

Sementara itu selaku Kapolres Mimika yang baru, AKBP I Gede Putra berharap dukungan kerjasama dari seluruh anggota Polres dalam melaksanakan tugas kedepannya.

"Saya mohon dukungan kerjasamanya dan saya yakin kita semua bisa, yang penting kita kompak," harapnya.

Dalam kesempatan tersebut, mantan Kapolsek Mimika Baru ini memberikan apresiasi kepada AKBP I Gusti Era Adhinata yang sudah banyak menanamkan pondasi selama 2 bertugas.

"Saya sendiri mendengar langsung bagaimana kiprahnya beliau selama bertugas, sudah banyak hal baik yang diberikannya. Oleh karena itu kedepannya kita pertahankan, bila perlu kita tingkatkan. Karena bersama kita bisa, bersama kita maju,"ungkap Putra panggilan akrabnya.

Usai melaksanakan apel bersama, dilanjutkan dengan tradisi Pedang Pora pelepasan Kapolres lama AKBP I Gusti Era Adhinata bersama istri, Ny Metta Era Adhinata.

Terlihat selama mengikuti tradisi Pedang Pora pelepasan pejabat lama dan pemberian hormat dari seluruh anggota Polres Mimika, AKBP I Gusti Era Adhinata bersama istri, Ny Metta Era Adhinata tak kuasa menahan sedih.

Dengan berlinangkan air mata keduanya terdengar mengucapkan kata perpisahan "Selamat jalan semuanya".

Karena sudah menanamkan dan memberikan hal yang baik buat anggotanya, AKBP I Gusti Era Adhinata digendong sejumlah anggota Polres Mimika untuk diantarkan ke mobil yang sudah disiapkan. (Ignas)

Pertama Kali Ke Kampung Amamapare, Danlanal Tinjau Fasilitas Masyarakat

Didampingi perangkat desa, Danlanal beserta rombongan meninju langsung fasilitas pendidikan, kesehatan serta rumah-rumah warga di Kampung Amamapare

MIMIKA, BM

Komandan Pangkalan TNI Angkatan Laut Timika yang baru, Letkol Laut (P) Apriles, M.Han., M.Tr.,Opsla bersama rombongan melaksanakan kunjungan kerja untuk pertama kalinya ke Kampung Amamapare, Distrik Mimika Timur Jauh, Kamis (19/5).

Danlanal Timika mengatakan, kunker yang dilaksanakan merupakan suatu kegiatan wujud dari kepedulian terhadap sesama serta menjalin kekerabatan dengan masyarakat di wilayah binaan Potmar.

"Ini sejalan dengan perintah harian Kepala Staf Angkatan Laut Laksamana TNI Yudo Margono, SE. MM yakni menjalin solidaritas dengan segenap komponen pertahanan dan keamanan menuju sinergitas dalam kesemestaan," ungkap Letkol Laut (P) Apriles.

Kata Danlanal, tujuan kunker ini merupakan kepedulian kepada masyarakat selama melaksanakan tugas. Pasalnya keberadaan TNI Angkatan Laut sejatinya berasal dari masyarakat dan harus ada ditengah-tengah masyarakat.

"Kunker di kampung ini sebagai data awal, karena usai kunker kita berencana menggelar baksos dalam waktu dekat,"katanya.

Dalam kesempatan tersebut, Danlanal mengajak putra-putri di Kampung Amamapare usia 18 hingga 21 yang sudah menyelesaikan sekolah tingkat atas untuk bergabung dengan TNI AL melalui jalur pendaftaran Perwira, Bintara dan Tamtama.

"Jadi sebelum mengikuti tes, para putra-putri akan dibina terlebih dahulu. Sementara untuk anak-anak berusia 4-5 tahun bisa disekolahkan di TK Hangtuah Lanal Timika," ajak Danlanal.

Dalam kunjungan kerja ini, selain meninjau fasilitas masyarakat seperti fasilitas pendidikan, kesehatan, serta rumah-rumah warga, Danlanal bersama rombongan juga memberikan bantuan sembako.

Danlanal Timika, Letkol Laut (P) Apriles, M.Han., M.Tr.,Opsla pada kunjungan ini didampingi Dandenpomal Lanal Timika, Kapten Laut (PM) Ronny Judistira, Dan Unit Intel/PgS. Paspotmar Lettu Laut (T) Hadiansyah, Danton Satgas Lanal Timika, Letda Laut (PM) Bistok Marbun, Dankal Youtefa Letda Laut (P) Ishermanto.

Turut hadir pula Pembina Saka Bahari, Letda Laut (KH) Jeanne J.W Marro, Bhabinpotmar Lanal Timika beserta siswa Siswi Saka Bahari Lanal Timika. (Ignas)

Pengemudi Diduga Mabuk, Mobil Honda Freed Terjun Bebas Dalam Parit

Posisi Mobil Sebelum Dievakuasi

MIMIKA, BM

Sebuah mobil Honda Freed berwarna abu-abu dengan nomor polisi DD 1567 AN terjun bebas dalam parit di Jalan Hasanudin, Kamis (19/5).

Berdasarkan informasi yang diperoleh wartawan BeritaMimika, kejadian ini diperkirakan terjadi sekitar pukul 02.00 wit

Kejadian bermula saat pengemudi mobil bersama dua penumpangnya melaju dari arah Irigasi menuju lampu merah Hasanudin.

Sesampai di lokasi kejadian, diduga karena sudah dipengaruhi miras dan hilang kendali, mobil tersebut akhirnya masuk ke parit.

Warga disekitar lokasi tidak mengetahui secara pasti kronologis kejadian, namun beredar informasi dalam mobil tersebut ada tiga orang diantaranya satu pengemudi dan dua penumpang.

"Kalau yang saya dapat informasi dari orang-orang, mereka tiga orang ini setelah kejadian itu langsung dievakuasi keluarga untuk dibawa pulang. Katanya hanya alami luka ringan saja," ungkap Aris.

Untuk diketahui mobil yang masuk kedalam parit dengan posisi ke empat ban mobil menghadap ke langit sudah dievakuasi anggota Lantas menuju Kantor Lantas Polres Mimika.

Sampai berita ini diterbitkan belum ada keterangan resmi dari Satlantas Polres Mimika terkait penyebab laka tunggal tersebut. (Ignas)

Top