Hukum & Kriminal

Bocah yang Lupa Rumah, Sudah Ditemukan Orangtuanya

Bocah perempuan yang sempat dibawakan ke Polsek Miru

MIMIKA, BM

Seorang bocah perempuan berusia kurang lebih 4 tahun ditemukan warga karena lupa jalan pulang setelah asyik bermain di daerah Gorong-gorong, Senin (17/5) sore.

Seorang warga sekitar yang mengetahui kondisi anak ini langsung membawanya ke Polsek Mimika Baru guna diberikan perlindungan.

"Anak ini kita temukan tidak jauh dari Gereja Ebenhazer di Gorong-gorong. Bahkan sebagian warga juga sempat lihat anak ini sejak tadi (kemairn) siang," ungkap perempuan yang melaporkan anak ini kepada anggota piket Polsek Mimika Baru.

Karena belum mengetahui siapa orangtua anak ini, Polsek Miru pada senin kemarin menyebarkan informasi hilangnya anak ini ke sejumlah mobil patroli polisi maupun petugas jaga di Sentra Pelayanan Polres Mimika.

Pada saat dimintai keterangan oleh anggota piket Polsek Mimika Baru, bocah tersebut enggan menyebutkan namanya dan hanya menunjukan wajahnya yang lugu tanpa rasa takut.

Bocah perempuan yang tidak mau menyebutkan namanya tersebut memiliki ciri rambut gelombang dengan kulit coklat.

Sat diantarkan ke Polsek Mimika Baru, bocah tersebut menggunakan baju abu abu cerah dengan motif bunga-bunga.

Gadis belia ini juga terlihat membawah sebuah tabungan berwarna merah dan dua buah gelas plastik polkadot merah putih.

"Puji Tuhan, kemarin malam orangtuanya sudah datang dan mengambilnya. Mereka tinggal di koperapoka," ungkap salah satu petugas piket jaga Polsek Miru, usai dikonfirmasi BeritaMimika, Selasa (18/5) siang. (Ignas

Kedapatan Edarkan Dextro, Seorang Ibu Bersama Rekannya Diamankan Polisi

Hasil sitaan produk ilegal beberapa waktu lalu di Timika

MIMIKA, BM

Seorang ibu berinisial BC bersama rekan prianya ZR akhirnya berurusan dengan hukum setelah kedapatan mengedarkan obat terlarang jenis dextro.

Keduanya diamankan pada saat operasi yang digelar Loka POM Mimika dibackup Satreskrim Polres Mimika pada 20 April lalu di Jalan Budi Utomo.

"Kami hanya membackup saja karena diminta. Dan dalam operasi tersebut barang bukti obat terlarang jenis dextro ini ditemukan dalam jok motor," kata Kasat Reskrim Polres Mimika, AKP Hermanto Selasa (11/5).

Disampaikan bahwa peran dari ZR adalah menerima barang dari luar Timika dan kemudian dijual kembali ke BC, selanjutnya BC menjualnya secara encer ke orang lain.

"Sejak lama di Indonesia dextro ini sudah tidak boleh diedarkan atau dijual. Perbuatan keduanya ini melanggar UU kesehatan nomor 39 terkait peredaran obat tanpa izin sebagaimana dimaksud dalam pasal 197 dan 106 ayat 1,"ungkap kasat reskrim.

Agar diketahui, dari tangan ZR yang menerima barang jenis dextro tersebut jumlahnya 4000 butir. Kni masa tahanan keduanya diperpanjang untuk diproses. (Ignas)

Tidak Tahu Penyebabnya, Gadis 18 Tahun Kabur Dari Rumah

Ibu Efa (kanan-bertopi) saat melaporkan anaknya kabur dari rumah di Polsek Mimika Baru

MIMIKA,BM

Sebelumnya tidak ada persoalan yang berarti namun tidak tahu kenapa, seorang gadis berusia 18 tahun bernama Gricela Anjela nekat kabur dari rumah tanpa sepengetahuan orangtuanya.

Hal ini disampaikan ibu kandungnya bernama Efa Margaretha Rumthe saat membuat laporan polisi di Polsek Mimika Baru, Selasa (11/5) siang.

Kata ibu kandungnya, bahwa anaknya keluar atau kabur dari rumah di Jalan Mawar SP1 pada Senin (10/5) sekitar pukul 14.00 wit.

"Dia pergi saja kami dalam rumah tidak tahu sama sekali mau kemana karena saat itu saya sedang tidur. Dan yang tahu dia tidak ada di rumah itu adik laki-lakinya, dia yang cek ke kamar dan langsung membangunkan saya," ungkap Efa.

Efa Margaretha Rumthe terpaksa melapor ke polisi karena sudah melakukan pencarian sejak Senin (kemarin-red) hingga hari ini namun tidak menemukan anaknya.

"Kami sudah cari dari kemarin sampai hari ini kerumah temannya bahkan ke keluarga juga tidak ketemu. Anak saya inikan orangnya pendiam dan jarang keluar rumah. Dia kalau di rumah selain bantu saya, aktifitas lainnya itu main game dan FB," ungkapnya.

Pada saat melakukan pencarian, dirinya sempat mendapat keterangan dari salah satu warga bahwa anaknya terlihat berdiri di pertigaan jalan dengan membawa sebuah tas kecil.

"Katanya cuman lihat sedang berdiri seperti menunggu orang jemput. Anak saya ini sudah tidak sekolah lagi, dia hanya sampai di SMP saja,"ujar Efa.(Ignas)

Top