Hukum & Kriminal

Kepala BNPT Kunjungi Mimika. Ada Agenda Apa?


Komjen Pol Boy Rafli Amar saat tiba di RPH

MIMIKA, BM

Kepala Badan Nasional Penanggulangan Terorisme (BNPT), Komjen Pol Boy Rafli Amar melakukan kunjungan kerja ke Timika.

Rombongan tiba di Bandara Mozes Kilangin pada Rabu (9/6) pukul 08.40 WIT dan langsung ke Rimba Papua Hotel.

Komjen Pol Boy Rafli Amar dan rombongan diterima Asisten I Bidang Pemerintahan Setda Mimika, Yulianus Sasarari, Presiden Direktur PT Freeport Indonesia Tony Wenas, Kapolres Mimika, AKBP I Gusti Gde Era Adhinata, Dandim 1710 Letkol Inf Yoga Cahya Prasetya, Vice Presiden PTFI Bidang Hubungan Pemerintahan, Jonny Lingga

Jonny Lingga, Vice Presiden PTFI Bidang Hubungan Pemerintahan kepada wartawan BM,  menjelaskan, kunjungan Kepala BNPT ke Mimika untuk melaksanakan kegiatan dialog nasional bagi kesejahteraan Papua bersama Pemerintah Daerah (Pemda) Mimika dan Forkopimda pada Jumat nanti.

Namun sebelum agenda tersebut dilaksanakan, rombongan terlebih dahulu akan melakukan kunjungan ke Tembagapura selama 2 hari.

"Naik ke Tembagapura hanya berkunjung ke Grasberg dan mengadakan ramah tamah saja di Tembagapura,"tutur Vice Presiden PTFI Bidang Hubungan Pemerintahan, Jonny Lingga saat diwawancarai di Rimba Papua Hotel, Rabu (9/6).

Selain itu, nantinya juga akan bertemu dengan aparat keamanan TNI-Polri di Tembagapura yang selama ini terlibat mengamankan area pertambangan.

"Kita fasilitasi saja untuk melihat situasi di atas dan memantau keamanan di area tersebut. Setelah itu, pada Jumat (11/6) langsung kembali ke Timika dan melakukan dialog bersama Forkopimda dan masyarakat di Hotel Horison Ultima,"ungkapnya. (Shanty)

Hanya Kenakan Celana Dalam, Seorang Pria Bersembunyi Di Salah Satu Petakan Warga

Polisi saat mengamankan warga tersebut di TKP

MIMIKA, BM

Seorang pria yang sudah dipengaruhi minuman keras dilaporkan warga karena hanya memakai celana dalam dan masuk bersembunyi di salah satu petakan warga di jalan C.Heatubun, tepatnya di kompleks Yahamak, Sabtu (5/6) sekitar pukul 23.00 wit.

Berdasarkan data lapangan, awalnya pria ini diketahui mengkonsumsi miras bersama teman-temanya, namun diduga terjadi salah paham diantara mereka hingga berakibat perkelahian.

Warga yang mengetahui lelaki ini bersembunyi di belakang petakan yang tertutup daun seng kemudian melaporkan kepada anggota Polsek Mimika Baru yang kemudian direspoon sehingga ia akhirnya di bawah ke Polsek Mimika Baru.

"Dia bukan warga disini, makanya kami takut dan laporkan ke polisi. Tidak tahu dia lari dari mana dan masuk dengan cara panjat pagar tapi hanya pakai celana dalam," ungkap warga bernama Agung.

Kapolsek Mimika Baru, AKP Dionisius Vox Dei Paron Helan saat ditemui membenarkan pria tersebut sudah diamankan dalam sel tahanan.

"Kita sudah amankan sementara disini 2x24 jam sambil menunggu apakah ada yang datang melaporkan. Saat ini juga dia belum stabil saat dimintai keterangan karena masih dalam keadaan mabuk," ungkapnya. (Ignas)

Hunting Seputaran Kota, Polisi Jaring Sejumlah Motor Pakai Knalpot Racing 

Kasatlantas Devrizal saat menyerahkan anak 12 tahun kepada kedua otangtuanya

MIMIKA, BM

Satlantas Polres Mimika pada Sabtu (5/6) malam melaksanakan hunting di seputaran kota Timika sebagai kegiatan rutin meminimalisir pelanggaran di jalan.

Hasil kegiatan ini adalah terjaring puluhan motor menggunakan knalpot racing, pengendara tidak membawa kelengkapan surat kendaraan dan yang tidak menggunakan helm.

Mereka semua pada akhirnya digiribg ke Sentra Pelayanan Polres Mimika, termasuk seorang anak perempuan yang masih berusia 12 tahun namun mengendarai sepeda motor milik orangtuanya.

Kepada BM, Kasat Lantas Polres Mimika, Iptu Defrizal mengatakan kegiatan hunting dilakukan di tiga titik, yakni Jalan Yos Sudarso, Budi Utomo dan Hasanudin.

"Pelaksanaan kegiatan ini agar pengendara lebih tertib dalam berlalu lintas. Di sini kita berikan edukasi terutama himbauan agar warga sadar dan taat dalam berkendaraan," terangnya.

Untuk anak dibawah umur yang motornya turut diamankan, menurut Defrizal mereka memanggil orangtua anak itu sehingga diberikan himbauan agar tidak memberikan ijin lagi kepada anak mereka menggunakan motor.

"Tadi orangtuanya sudah datang dan kita sudah berikan himbauan agar tidak memberikan sepeda motor lagi kepada anak mereka," ujarnya.

Kasatlantas Devrizal mengatakan giat ini akan dilakukan secara rutin mengingat Mimika akan menjadi tuan rumah PON XX dan Pesparawi 2021.

"Kita sebagai tuan rumah harus berikan contoh karena pada saat itu banyak orang yang akan ke Timika. Kegiatan ini akan dilaksanakan secara rutin," ungkapnya.

Sementara itu kepada BeritaMimika, ibu dari anak yang motornya kena tilang tidak menyangka anaknya ditahan polisi. Pasalnya ia tidak mengetahui anaknya tengah membawah motor untuk bepergian.

"Saya tadi lagi di acara dan tidak tahu anak saya bawah motor untuk jalan-jalan. Memang dia sering pakai motor tanpa sepengetahuan kami orangtua," ungkap ibu dari anak tersebut yang enggan menyebutkan namanya.

Iapun bersyukur karena anaknya hanya diberikan peringatan dan sebagai orangtua, ia berjanji akan lebih menjaga anaknya agar tidak megulangi lagi kesalahan yang sama.

"Saya juga berterimakasih karena ini juga sebagai peringatan kepada kami orangtua dan dengan seperti ini sudah menjadi pelajaran agar anak saya tidak ulangi lagi hal yang sering dia lakukan," tandasnya. (Ignas)

Top