Hukum & Kriminal

Teroris Masuk Merauke, Mimika Harus Waspada

Wakil Bupati Mimika, Johannes Rettob

MIMIKA, BM

Wakil Bupati Mimika, Johanes Rettob meminta masyarakat agar segera melaporkan ke polisi bila melihat ada aktifitas yang mencurigakan terkait dengan teroris.

Hal tersebut dikatakannya ketika disinggung mengenai penangkapan 10 orang terduga teroris di Merauke pada Jumat pekan lalu.

"Untuk masyarakat apabila ada kecurigaan di sekitar kita, harus segera menginformasikan kepada pihak keamanan," tutur Wabup John saat diwawancarai di Hotel Horison Diana, Jumat (4/6).

Dikatakan, pihak keamanan di Mimika juga sudah melakukan pendeteksian teroris di Mimika. Ia berharap ini juga menjadi perhatian semua pihak.

Apapun yang berkaitan dengan aksi terorisme termasuk kekacauan dan keributan, tidak pernah disetujui oleh siapapun di Kabupaten Mimika.

John berharap, di Kabupaten Mimika tidak boleh ada gerakan atau perkumpulan apapun yang berkaitan dengan teroris.

"Teroris berlatar belakang apa saja tidak mewakili agama, karena semua agama mengajarkan kebaikan," tegasnya.

Ditegaskan, bahwa Kabupaten Mimika adalah daerah dengan tingkat toleransi, solidaritas yang sangat tinggi dan diakui secara nasional sehingga rasa ini harus selalu dijaga dan dipupuk.

"Mimika harus kita buat menjadi daerah yang toleransi dan solidaritas terbaik bukan hanya di Papua tapi di Indonesia. Terkait terorisme, kita pun sudah pernah melakukan deklarasi menolak keberadaanya di negeri ini," ujarnya. (Shanty)

Baru Enam Bulan Beli, Motor Milik Limirol Hilang Di Kebun


Limirol (pakai helm) saat mendatangi Polsek melaporkan kasusnya

MIMIKA, BM

Apes betul nasib seorang warga SP13 bernama Limirol. Pasalnya sepeda motor miliknya yang baru enam bulan ia gunakan digasak maling saat parkir di kebun.

"Motor baru enam bulan saja keluar dari dealer dan saya beli dengan cash bukan kredit,"ungkap Limirol saat ditemui di Kantor Polsek Mimika Baru, Jumat (4/6).

Dikisahkan, motor tersebut hilang dekat jalan masuk ke kebunnya. Ia memarkir motor di situ karena sebelumnya aman dan menurutnya tidak mungkin dicuri orang.

"Hilangnya itu siang bolong pada hari Selasa (1/6) lalu ketika saya keluar dari kebun. Tiba di lokasi yang saya parkirkan motor, ternyata motor itu sudah tidak ada lagi,"ungkap Limirol.

Dirinya mengakui baru melaporkan ke Polsek pada Jumat karena ia sudah mencarinya kemana-mana namun tidak membuahkan hasil.

"Karena kejadian di SP13 maka saya disarankan untuk lapor di Polsek Kuala Kencana,"ujar Limirol. (Ignas)

Ditugaskan Di Timika, Seorang Anggota Brimob Asal Sumbar Berencana Kabur


Brigadir Andri Yusman saat diamankan ke Polsek Bandara

MIMIKA, BM

Seorang anggota Brimob asal Sumatera Barat (Sumbar) yang saat ini tengah bertugas di Mimika diamankan di Bandara Mozes Kilangin Jumat (4/6) sekitar pukul 11.30 wit.

Anggota Brimob peleton III kompi II asal Sumbar ini bernama Andri Yusman berpangkat Brigadir. Ia ditangkap karena hendak melarikan diri ketika melakukan check in pesawat Sriwijaya tujuan Makassar dan Jakarta.

Berdasarkan release yang diberikan kepada wartawan, sejak Selasa (2/6) ia telah kabur dari base camp mile 39.

Sebelumnya, Kapolsek Bandara Mimika mendapat informasi dari pegawai maskapai Sriwijaya bahwa ada anggota yang tengah dicari akan melakukan check in dengan pesawat Sriwijaya tujuan Makassar dan Jakarta.

Setelah mendapat informasi tersebut, kapolsek bersama anggota Polsek Kawasan Bandara menuju ruang check in selanjutnya membawa anggota tersebut untuk di amankan di Polsek Kawasan Bandara.

Setelah dilaporkan, anggota tersebut selanjutnya dijemput oleh Kasatgas Amole guna dilakukan investigasi.

Belum dapat dipastikan apa penyebab Brigadir Andri ingin melarikan diri karena saat ini tengah menunggu hasil pemeriksaan internal Satgas Amole. (Ignas)

Top