Hukum & Kriminal

Kasihan, Kejar Pelaku Curas, Seorang Pelajar Patah Tulang Pinggul Kiri

Motor yang dipakai pelaku saat melakukan aksinya sudah diamankan di Polres Mimika

MIMIKA, BM

Kasihan, seorang pelajar bernama Adi Suryani mengalami patah tulang pinggul sebelah kiri setelah terjatuh, ketika mengejar pelaku yang merampas HP miliknya di Jalan Pendidikan pada Sabtu (19/6) malam.

"Jadi korban ini jatuh bersamaan dengan pelaku saat kejar pelaku di Jalan Samratulangi," ungkap Kasat Reskrim Polres Mimika, Senin (21/6).

Diterangkan Hermanto, kejadian bermula ketika korban tengah melakukan perjalanan ke rumah keluarganya. Namun sesampainya di Jalan Pendidikan, pelaku langsung merampas HP dan menendang motor korban hingga terjatuh.

"Saat terjatuh dan melihat HPnya diambil pelaku, korban bangun dan berusaha mengejar pelaku sampai di Jalan Samratulangi. Sampai disana korban bersama pelaku jatuh bersamaan. Karena takut, pelaku lari hanya membawa HP korban dan sepeda motornya ditinggal," terangnya.

Terkait dengan kasus ini, kata Kasat Reskrim masih dalam lidik. Sementara sepeda motor yang sudah diamankan akan diselidiki kepemilikannya.

"Kita belum ketahui motor yang dipakai pelaku ini apakah motor miliknya atau sewaan," kata Hermanto. (Ignas)

Sadis!! Markus Dianiaya dan Dicabut Jari Kukunya oleh 4 OTK

Kasat Reskrim Polres Mimika, AKP Hermanto

MIMIKA, BM

Markus Ananias dicabut jari kuku tengahnya dan dianiaya oleh empat pelaku yang kemudian melarikan diri usai melakukan aksi sadis tersebut.

Kasat Reskrim Polres Mimika, AKP Hermanto saat ditemui Senin (21/6) mengatakan kejadian terjadi di Jalan Ahmad Yani, Kamis (17/6) namun baru dilaporkan pada Sabtu (19/6).

"Pelaku dalam lidik tapi kita sudah kantongi identitas mereka," katanya.

Kepada BM, Hermanto menerangkan bahwa kejadian bermula ketiia korban melintasi Jalan Ahmad Yani.

Tiba-tiba keempat pelaku menghampiri korban dan langsung memukul korban di kepala dan pundak sebelah kiri yang langsung membuatnya terjatuh dari motor.

"Korban saat itu pakai motornya. Merasa tidak puas pukul korban, mereka menginjak tangan korban pakai ban motor dan mencabut jari kuku telunjuk korban," terangnya.

Menurut Kasat Reskrim, korban hingga saat ini tidak mengetahui pasti apa penyebabnya sehingga ia dikeroyok.

"Korban kenal para pelaku sesudah dia dipukul. Kami lagi dalami kasus ini," ungkap Hermanto. (Ignas)

Kabur ke Tual, Pelaku Penipuan Berkedok Kitchen Set Akhirnya Ditangkap

Pelaku AS saat dimintai keterangan oleh pihak kepolisian

MIMIKA, BM

Seorang pelaku berinisial AS akhirnya ditangkap Satuan Unit Reskrim Polres Mimika di Tual setelah melakukan koordinasi dengan pihak Kepolisian setempat.

AS ini ditangkap berdasarkan laporan korban seorang ibu rumah tangga bernama Siti Aminah, yang mana AS diketahui telah melakukan penipuan terhadap korban dengan modus ingin menawarkan pengerjaan Kitchen Set untuk furnitur ruangan secara khusus.

"Kejadian itu tanggal 17 Mei dan baru dilaporkan Kamis (17/6). Pelaku baru tiba tadi malam setelah kita tangkap di Tual," kata Kasat Reskrim Polres Mimika, AKP Hermanto saat ditemui diruang kerjanya, Senin (21/7).

Diterangkan Kasat Reskrim bahwa pelaku melakukan modus dengan mendatangi rumah yang dikerjakan hampir 70 persen dan menawarkan pengerjaan Kitchen Set.

Setelah mendatangi korban, pelaku dan korban kemudian menyepakati pekerjaan pembatas ruangan dan lemari kamar dengan biaya Rp50 juta.

"Korban melapor karena mengalami kerugian senilai Rp8,9 juta, dimana sudah serahkan uang ke pelaku senilai Rp3,9 juta dengan alasan untuk beli kompor dan penghisap asap. Selanjutnya pelaku meminta uang lagi senilai Rp5 juta untuk pengerjaan plafon, tapi itu tidak dikerjakan," terang Hermanto.

Menurut mantan Kapolsek Tembagapura ini, modus yang dilakukan pelaku sejauh ini telah memakan banyak korban.

"Korbannya banyak, katanya ada anggota dewan juga yang jadi korban namun yang lapor baru ibu ini saja," ungkap Hermanto. (Ignas)

Top