Hukum & Kriminal

Pangdam XVII/Cenderawasih Datangi Timika, Kunjungi Satuan dan Para Prajuritnya

Pangdam XVII/Cenderawasih, Mayjen TNI Teguh Muji Angkasa dan Ny Erni Teguh Muji Angkasa saat tiba di Kodim 1710/Mimika

MIMIKA, BM

Sebagai pimpinan di semua kesatuan yang ada dijajaran Kodam XVII Cenderawasih Papua, Pangdam XVII/Cenderawasih Mayjen TNI Teguh Muji Angkasa melakukan kunjungan kerja untuk melihat kondisi prajurit di lapangan.

"Tujuan saya datang kesini (Timika-red) untuk melihat langsung kondisi prajurit yang bertugas di lapangan, khususnya di wilayah Kabupaten Mimika," ungkap Mayjen TNI Teguh Muji Angkasa kepada wartawan disela-sela kunjungan di Kodim 1710/Mimika, Selasa (29/3).

Menurut Pangdam XVII Cenderawasih, dengan melihat langsung kondisi prajurit di setiap kesatuan, kedepannya ia dapat mengambil langkah-langkah kebijakan yang tepat.

"Tadi saya juga sudah ke Denkav 3 Timika, kemarin juga saya sudah kunjungi dua batalion yakni batalion 315 dan batalion 210 yang bertugas sebagai satgas pengamanan objekvital nasional di PTFI," ujar Pangdam.

Kunjungan Pangdam XVII/Cenderawasih Mayjen TNI Teguh Muji Angkasa didampingi Ketua Persit KCK PD XVII/Cenderawasih, Ny Erni Teguh Muji Angkasa dan Komandan Korem (Danrem) 173/PVB Brigjen TNI Taufan Gestoro beserta rombongannya. (Ignas)

Hasil Sweeping Roda Dua, Bawah Berkah untuk Ibu Ini

IRT ini terlihat gembira saat menerima kembali motornya yang hilang dari pihak kepolisian

MIMIKA, BM

Hasil sweeping terhadap roda dua yang terus dilakukan oleh kepolisian Mimika akhir-akhir ini membawa dampak yang positif.

Hal ini dikarenakan kendaraan yang diamankan dari hasil sweeping itu ada yang merupakan motor hasil curian.

Seperti ditangani jajaran unit Lalu Lintas Polsek Mimika Baru, mereka berhasil mengamankan dan mengembalikan satu unit motor hasil curian kepada pemiliknya, Senin (28/3) di Kantor Polsek Mimika Baru.

"Kita lakukan sweeping di Jalan C. Heatubun pada tanggal 19 Maret lalu dan temukan satu motor yang pemiliknya adalah ibu Tini. Jadi pengendara yang bawah motor itu sejak kita amankan hingga saat ini dia tidak datang," kata Wakapolsek Mimika Baru, AKP Rannu.

Menurut Rannu, motor yang mereka amankan melalui sweeping tersebut rata-rata pemiliknya ketika berkendaraan tidak membawah surat-surat. Selain itu tidak memakai helm dan motor tidak dilengkapi kaca spion.

"Kendaraan yang kita amankan saat sweeping itu memang sudah ada beberapa masyarakat yang datang cek, apakah motornya mereka yang hilang itu ada atau tidak. Termasuk ibu Tini ini yang akhirnya dapatkan motornya ini," ungkapnya.

Motor jenis beat yang merupakan milik Ibu Tini sudah diserahkan kepadanya. Wakapolsek meminta agar ia segera melakukan balik nama kepemilikan. Pasalnya motor tersebut masih memakai nama pemilk awal.

"Harus balik nama supaya dalam pengurusan itu mudah dan tidak ada kendala," ujarnya.

Sementara itu, ibu Tini yang merupakan warga Jalan Irigasi gang Flora mengaku sangat bahagia dan berterimakasih kepada pihak kepolisian karena mana berkat sweeping motornya bisa ditemukan kembali.

"Saya senang motor saya bisa ditemukan, karena motor ini hilang sejak tanggal 17 Maret lalu. Tapi masih ada satu motor lagi jenis beat warna pink yang hilang di bulan Januari 2022. Jadi sebenarnya kami kehilangan dua motor. Bersyukur satu sudah ditemukan," ungkapnya.

Kata Tini, ia mendapatkan motornya kembali berkat saran dari tetangganya untuk selalu datang cek kendaraan roda dua yang diamankan saat sweeping.

"Saya sudah ke Lantas, Polres tapi tidak ada dan akhirnya saya ke Polsek ternyata motor saya ini ada," ujarnya dengan senyum. (Ignas)

Dua Prajurit Yang Gugur di Kenyam Diterbangkan Dari Timika ke Kendari dan Kupang

Jenazah dua prajurit saat dimasukan kedalam mobil ambulance seusai upacara pelepasan

MIMIKA,BM

Jenazah dua prajurit Marinir Satgas Mupe yang menjadi korban penembakan Kelompok Kriminal bersenjata (KKB) di Distrik Kenyam, Kabupaten Nduga, diterbangkan ke kampung halaman Senin (28/3) pagi menggunakan pesawat komersil.

Dua jenazah prajurit yang gugur adalah Lettu Mar (anumerta) Muhammad Ikbal,S.TR (Han) dan Praka Mar (anumerta) Wilson Anderson Here.

Sebelum diterbangkan ke kampung halaman,  kedua jenazah diberikan penghormatan melalui uacara pelepasan. Sebelumnya, kedua korban disemayamkan di Lanal Timika.

Keduanya merupakan korban penembakan Kelompok Kriminal bersenjata (KKB) di Distrik Kenyam, Kabupaten Nduga itu terjadi pada Sabtu (27/3) sekitar pukul 18.00 wit.

Lettu Mar (anumerta) Muhammad Ikbal,S.TR (Han) diterbangkan ke Kendari, Sulawesi Tenggara sementara Praka Mar (anumerta) Wilson Anderson Here diterbangkan ke Kupang, NTT. (Ignas)

Top