Hukum & Kriminal

Terekam CCTV, Enam Anak Curi Sendal Milik Santri


Anggota Polsek Mimika Baru saat tiba dilokasi kejadian dan bertemu dengan pengurus masjid

MIMIKA, BM

Enam anak laki-laki tertangkap kamera CCTV mencuri sendal milik anak-anak santri Masjid Ibnul Qayyim di Jalan Leo Mamiri, Kamis (28/10) sekitar pukul 10.15 wit.

Berdasarkan hasil rekaman CCTV, ke enam anak laki-laki ini diketahui mendatangi lokasi kejadian kemudian membuka pintu pagar teras masjid dan langsung mengambil sendal milik anak-anak santri yang disimpan dalam rak sendal.  Sendal yang diketahui hilang itu berjumlah tiga pasang.

Menurut pengakuan Abdulrahman selaku pengurus masjid, ke enam anak laki-laki tersebut adalah anak-anak kompleks yang keseharian sering bermain dekat area masjid.

"Kami terpaksa laporkan ini ke polisi karena perbuatan anak-anak ini bukan baru pertama kali, bahkan ada sepeda anak saya dan sepedanya tetangga juga dicuri oleh mereka," ungkapnya.

Kapolsek Mimika Baru melalui KASPK II Aipda Fuad bersama dua anggotanya yang menerima laporan adanya kejadian tersebut langsung mendatangi lokasi kejadian tersebut.

Anggota Polsek Mimika Baru bersama pengurus masjid juga mendatangi dua orangtua dari enam anak tersebut untuk bertemu dan memberitahukan perbuatan anak mereka.

Setelah mendengar penjelasan dari pengurus masjid dan anggota Polsek Mimika Baru atas perbuatan anak mereka, kedua orangtua tersebut langsung meminta maaf dan akan berusaha mencari anak mereka untuk mengembalikan sendal yang sudah diambil.

Mereka juga berjanji akan mendidik anak-anak dan mengawasi mereka untuk tidak melakukan lagi hal tersebut. (Ignas)

Kebakaran di SP4, Ada Pom Bensin Mini Depan Rumah

Petugas Pemadam Kebakaran dibantu warga berupaya memadamkan api yang terus menjalar

MIMIKA, BM

Dalam beberapa bulan terakhir, 3-4 kali kebakaran telah terjadi di Timika. Terbaru hari ini, Minggu (17/10), kebakaran terjadi di SP4 dekat jalur tiga sekitar pukul 12.30 Wit. Kebakaran yang belum diketahui pasti sumbernya ini, terjadi sekaligus di dua ruko/rumah yang berimpitan.

Satu ruko menjual sembako dan kebutuhan dapur sementara ruko lainnya hanya menjual sembako namu juga menjual bahan bakar kendaraan berupa POM bensin mini. Hanya saja belum diketahui apakah ini menjadi asal muasal kebakaran.

“Pemilik ruko yang satunya sedang ke gereja. Mereka biasa pulang sore jadi kemungkinan mereka belum tahu kejadian ini,” ungkap salah satu warga, tetanga pemilik ruko yang terbakar.

“Kalau yang satunya, dia juga punya usaha pecah belah dan peralatan rumah tangga di depan pasar sana jadi mungkin mereka ada,” ujar tetangga lainnya.

Kebakaran ini jika tidak segera didatangi oleh petugas Damkar Mimika maka dapat dipastikan beberapa rumah di sebelahnya juga akan terbakar.

Walau demikian, beberapa menit setelah kebakaran terjadi, petugas damkar dengan fasilitas tiga kendaraan langsung ke TKP usai menerima informasi warga. Mereka langsung memadamkan api dibantu warga yang sedari awal turut berusaha memadamkan api.

“Kami datangkan tiga kendaraan berupa 2 unit mobil 8 ribu dan 1 mobil 3 ribu. Kalau tidak ada perubahan, kami akan tambahkan,” ujar salah satu petugas pemadam kebakaran kepada wartawan BeritaMimika di TKP.

Hingga berita ini dipublish, petugas pemadam kebakaran dibantu warga masih melakukan pemadaman, sementara warga lainnya ikut membantu mengosongkan beberapa rumah sekitar yang berpotensi ikut terbakar. (Ronald)

 

300 Personil Gabungan Amankan Gebyar PON XX di Timika Indah

Aparat keamanan saat melakukan penjagaan di Lapangan Timika Indah

MIMIKA, BM

Sebanyak 300 personil gabungan TNI-Polri dilibatkan untuk melakukan pengamanan Gebyar PON XX Papua di lapangan Timika Indah, Jumat (15/10).

"Inikan hari terakhir, jadi tentunya harapan kita pelaksanaan gebyar PON ini berjalan tertib, lancar dan aman," kata Kapolres Mimika, AKBP I Gusti Gde Era Adhinata saat ditemui wartawan.

Dirnya juga menyampaikan bahwa selama pelaksanaan PON XX di Timika dari awal hingga akhir berjalan tertib,aman dan lancar.

"Semuanya ini berkat dukungan dan kerjasama kita semua dalam mendukung PON XX,"ungkap Kapolres.

Berdasarkan pantauan wartawan BM, dalam pengamanan Gebyar PON melibatkan personil gabungan TNI-Polri, termasuk Satpol PP. Pengamanan yang dilakukan oleh personil gabungan TNI-Polri dan Satpol PP ini ditempatkan di pintu masuk dan pintu keluar serta untuk pengaturan lalu lintas.

Sementara untuk masyarakat yang hendak menyaksikan Gebyar PON dan ingin masuk ke area yang sudah dikelilingi pagar, wajib melakukan swab terlebih dahulu.

Untuk diketahui, Gebyar PON XX yang merupakan pegelaran penutupan PON XX akan menampilkan musisi lokal dan musisi nasional, dua diantaranya adalah D'Masiv dan Mitha Talahatu. (Ignas)

Top