Hukum & Kriminal

Tidak Ada Kasus Menonjol Selama PON, Polisi Mulai Siapkan Pengamanan Pesparawi

Kapolsek Mimika Baru, AKP Oscar Fajar Rahadian

MIMIKA, BM

Kapolsek Mimika Baru, AKP Oscar Fajar Rahadian mengatakan selama perhelatan PON di langsungkan di Mimika, tidak ditemukan adanya kasus yang menonjol, terutama di wilayah hukum Polsek Mimika Baru.

"Situasi diwilayah hukum Polsek Miru sendiri kurang lebih dua minggu pelaksanaan PON berjalan baik dan normal. Kantibmas normal dan tidak ada kasus yang menonjol, sehingga secara garis besar PON di Timika berjalan dengan lancar," katanya saat ditemui Kamis (14/10).

Sementara untuk laporan dan aduan di Polsek Miru, mantan Kapolsek Biak Kota ini mengatakan itu merupakan hal relatif namun cenderung merupakan masalah antar pribadi.

"Misalnya seperti penganiayaan dan keributan antar keluarga. Ada juga kasus percobaan pencurian yang pelakunya kita sempat amankan dan sempat terbitkan laporan polisi, namun dari pihak pelapor sendiri sepakat untuk berdamai," kata Oscar.

Ia mengatakan, setelah pengamanan rangkaian giat PON di Mimika yang diakhiri dengan Gebyar PON, konsentrasi polisi selanjutnya adalah kesiapan pengamanan Pesparawi XIII di Mimika.

"Untuk persiapan Pesparawi sendiri kami dari Polsek mendukung penuh dan berdasarkan petunjuk dari Polres Mimika kita masih akan adakan rapat terkait pemantapan Pesparawi setelah PON. Yang jelas kami sampai hari ini (Kamis) masih fokus untuk pengamanan gebyar PON XX,"ungkap Oscar. (Ignas)

Jabat Kapolsek Miru Yang Baru, AKP Oscar Berencana Perkenalkan Diri Dengan Masyarakat

Kapolsek Mimika Baru, AKP Oscar Fajar Rahadian

MIMIKA, BM

Kepolisian Sektor Mimika Baru kini memiliki komandan baru, namanya AKP Oscar Fajar Rahadian.

Di awal tugasnya sebagai Kapolsek Mimika Baru, AKP Oscar berencana untuk memulainya dengan melakukan silahturahmi dengan masyarakat.

"Ini sebagai bentuk perkenalan saya. Nanti akan dijadwalkan untuk perkenalkan diri dengan masyarakat," ungkapnya Kamis (14/10).

Sejauh ini, AKP Oscar telah mengunjungi Pos Peka, mendatangi Polsek Kwamki, Mimika Tumur dan Kuala Kencana serta satuan TNI lainnya.

Katanya, sejak diberikan kepercayaan menjabat sebagai Kapolsek Mimika Baru saat ini, kota Timika sendiri termasuk daerah yang kondusif, namun masih ada beberapa permasalahan yang terjadi dikarenakan miras.

"Saya sudah ingatkan dan tekankan kepada anggota apabila melihat atau mendengar adanya sekelompok masyarakat yang berkumpul serta melakukan miras di jalan-jalan utama maka harus dibubarkan dan disuruh pulang ke rumah masing-masinh. Ini demi kenyamanan kita semua," ungkap Oscar.

Dengan membubarkan sekelompok masyarakat yang sedang mengkonsumsi miras di jalanan secara sembarangan, menurutnya merupakan tindakan preventif kepolisian.

"Kami tidak akan ragu bubarkan jika menemukan ada sekelompok warga melakukan hal itu,"ujar Oscar.

Untuk diketahui, Kapolsek Mimika Baru, AKP Oscar Fajar Rahadian ini menggantikan pejabat sebelumnya AKP Dionisius Vox Dei Paron Helan yang kini menjabat sebagai Kabag Ops Polres Mimika. Pergantian Kapolsek Miru ini dilakukan sertijab sejak tanggal 29 September lalu.

AKP Oscar Fajar Rahadian sebelumnya menjabat sebagai Kapolsek Biak Kota. Dirinya juga pernah menjabat Kasat reskrim Polres Biak Numfor serta Kasat Reskrim Polres Jayapura. (Ignas)

Ko Takut Apa?! 600 Personel Brimob Nusantara Jaga PON XX di Timika

Terlihat sejumlah personil Brimob Nusantara saat tiba di Venue Terbang Layang untuk melakukan pengamanan

MIMIKA, BM

600 personel Brimob Nusantara, membackup Polres Mimika dalam mempertebal pengawasan dan pengamanan selama perhelatan PON XX dilangsungkan di Cluster Mimika.

Komandan Batalyon (Danyon) B Pelopor Satbrimobda Papua, Kompol Romadhona saat ditemui di Kantor Pelayanan Polres Mimika mengatakan tidak perlu ada kekhawatiran tentang situasional di Mimika.

Kata Romadhona, dari 600 personil Brimob yang ada di Timika, 300 anggota merupakan personel Brimob dari Riau, Sumatera Selatan (Sumsel) dan Sulawesi Utara (Sulut).

"Hari ini (Senin) tiba lagi sebanyak 300 personel yang terdiri dari Brimob Kalimantan Tengah (Kalteng) sebanyak 200 personel dan Brimob Sulawesi Tenggara (Sultra) sebanyak 100 personel," katanya.

Semua anggota yang tergabung dalam Brimob Nusantara dibagi untuk pengamanan di semua cabor maupun di tiap-tiap venue yang ada di Kabupaten Mimika.

"Tugas mereka lebih fokus untuk pengamanan PON hingga usai. Namun kalau ada perintah lanjut dari pimpinan, tinggal disesuaikan saja," ujar Romadhona. (Ignas)

Top