Hukum & Kriminal

Terbawa Arus Akibat Binen Terbalik, Seorang Pendulang Ditemukan Tidak Bernyawa di Mile 34

Korban saat dievakuasi ke rumah duka di Nawaripi Dalam

MIMIKA, BM

Seorang pria (24) yang berprofesi sebagai pendulang di are mile 37 ditemukan sudah tidak bernyawa di area mile 34 barat akibat terbawa arus pada Minggu (15/8) sekotar pukul 11.55 Wit.

Kapolsek Kuala Kencana, Iptu Y. Sera Ayatanoi menerangkan bahwa kejadian itu bermula ketika korban bersama salah satu keluarganya sekitar pukul 07.00 Wit mau ke kota dengan menyeberangi kali kabur menggunakan binen sambil membawa gerobak dorong.

"Pada saat sudah menyeberang sekitar 5 meter, binen menabrak batu sehingga terbalik. Karena korban tidak bisa berenang dia terbawa arus sungai di kali kabur. Sedangkan salah satu keluarganya bernama Anus selamat karena bisa berenang, Anus selamat tapi dia alami luka lecet pada kaki dan luka di kepala akibat terbentur batu," terangnya.

Dikatakan, korban kemudian ditemukan di mile 34 barat, gerobak ditemukan di mile 36 sementara binen yang terbalik ditemukan di mile 35.

"Korban sudah dibawa ke rumah duka di Nawaripi Dalam menggunakan mobil ambulance milik Kerukunan Pemuda Kei (KPK). Rencananya akan dimakamkan besok (Senin)," ujarnya.

Disampaikan juga bahwa informasi kejadian ini pertama kali diperoleh dari security SRM PTFI.

"Setelah menerima informasi ini, KA SPK 3 Aipda Yosep bersama 3 personil piket jaga dan pihak SRM PTFI menuju TKP dengan menggunakan mobil Patroli SRM PTFI untuk mengevakuasi korban," ujarnya. (Ignas)

Gara-Gara Dana BLT, Sekelompok Pemuda Palang Jalan

Pemalangan sempat mengakibatkan kemacetan panjang di ruas jalan ini

MIMIKA, BM

Dipicu karena tidak mendapatkan dana Bantuan Langsung Tunai (BLT), sekelompok pemuda melakukan pemalangan jalan di Kampung Kaugapu, RT 2, Kamis (12/8).

BLT yang merupakan dana yang bersumber dari Dana Desa (DD) ini diketahui sudah disalurkan sejak Rabu (11/8) kemarin.

Kepala Kampung Kaugapu saat dikonformasi BM melalui telepon membenarkan adnya pemalangan tersebut.

"Pemalangan ini terjadi karena kekeliruan, dimana ada warga yang dapat dan ada warga yang tidak dapat sehingga mereka meluapkan amarahnya," ungkapnya.

Menurutnya pembagian BLT ini sudah diterima oleh semua warganya, dimana untuk Kampung Kaugapu ada sekitar 167 KK yang menerima manfaat tersebut. Dan setiap KK berhak mendapat uang senilai Rp 600 untuk dua tahap.

"Anak-anak muda yang melakukan pemalangan ini maunya mereka juga harus dapat, padahal pembagian BLT ini berdasarkan jumlah KK dari Kemensos kepada warga yang berhak menerima,” ucapnya.

Akibat pemalangan jalan tersebut sempat membuat arus lalu lintas macet, namun berkat himbauan warga setempat akhirnya palang dibuka dan arus lalu lintas berjalan normal. (Ignas)

Sejak 2 Bulan Lalu, 123 Calon Bintara Kodim 1710 Mimika Digenjot Fisiknya di Mile 32

Sejumlah calon bintara saat melakukan latihan kebugaran tubuh didampingi anggota Kodim1710 Mimika

MIMIKA, BM

Kodim 1710/Mimika melakukan pembinaan fisik tehadap 123 para calon bintara yang dipusatkan di Makodim 1710/Mimika Jl. Agimuga Mile 32, Selasa (10/8).

Serda Yulius, selaku pelatih dan pembina fisik mengatakan pelatihan telah dilakukan sejak 2 bulan lalu.

"Mereka ada 123 orang Casis Bintara PK TNI-AD Tahun 2021 yang telah melaksanakan validasi mendapat latihan pembinaan fisik setiap hari. Kami sudah lakukan ini sejak 2 bulan lalu," ungkapnya kepada BM.

Sementara itu, Dandim 1710/Mimika Letkol Inf Yoga Cahya Prasetya mengatakan latihan pembinaan fisik para Casis Secaba PK TNI-AD Tahun 2021 ini merupakan bagian dari persiapan mengikuti tahapan seleksi berikutnya. 

Dandim Yoga mengungkakan pelatihan dasar yang diberikan meliputi latihan joging, full up, sit up, push up, lunges dan shuttle run.  

"Latihan pembinaan fisik yang dilaksanakan sebagai upaya memberikan bekal jelang pelaksanaan tes seleksi Secaba PK TNI-AD Tahun 2021, sehingga diharapkan para casis tersebut siap bersaing dengan peserta lainnya,”ungkap Dandim.

Menurutnya pelatihan dan pembinaan fisik sangat penting dilakukan karena kesegaran jasmani merupakan salah satu penentu kelulusan calon prajurit TNI- AD pada saat mengikuti seleksi. (Ronald)

Top