Rembet Dari Persoalan Semalam, Tiga Tempat Usaha Dan Satu Rumah Dirusaki

Kondisi terkini di TKP, Sabtu (20/11) pukul 17.11 Wit
MIMIKA, BM
Rembet dari persoalan antara dua kelompok yang saling serang di Jayanti, Jalan Yos Sudarso, Jumat (19/11) malam, kembali menyisahkan persoalan baru.
Sabtu (20/11) sekitar pukul 14.30 wit dilokasi kejadian yang sama kembali terjadi penyerangan oleh salah satu kelompok, sehingga menyebabkan tiga tempat usaha dirusaki.
Berdasarkan data lapangan yang dihimpun wartawan BeritaMimika, tiga tempat usaha dirusaki itu berupa kios, warung makan dan bengkel serta satu unit rumah tinggal.
Awal mula sampai terjadinya pengerusakan terhadap tiga tempat usaha tersebut, berawal ketika salah satu kelompok dibawa pimpinan FR hendak mencari kelompoknya E.
Diduga karena tidak menemukan atau mendapati kelompoknya E, kelompok pimpinan FR melampiaskan kemarahan mereka dengan melakukan pengerusakan terhadap tiga tempat usaha tersebut.
Akibat dari kejadian tersebut, Kepolisian Mimika dibackup Brimob BKO mendatangi lokasi kejadian untuk melakukan pengamanan dan penertiban arus lalu lintas. Karena pada saat kejadian, arus lalu lintas sempat macet.
"Saya tidak terima dan saya akan buat laporan polisi atas pengerusakan tempat usaha saya ini. Saya ini tidak tahu apa-apa persoalan mereka tapi kenapa usaha saya jadi korban. Coba lihat kaca, kulkas, etalase rokok pecah, ditambah lagi pintu kios rusak dan kaca rumah pecah. Saya minta mereka ditangkap," ungkap Suardi secara spontan di lokasi kejadian.
Salah satu warga di sekitar yang tidak ingin namanya disebutkan juga mengakui bahwa saat pengrusakan dilakukan, ia melihatnya dari seberang jalan.
"Saya lihat mereka kasih rusak pintu bengkel dan masuk kasih rusak kaca etalase, karena saat itu saya lagi berdiri di seberang jalan. Tapi saya tidak tahu berapa jumlah mereka," ungkapnya.
Menanggapi adanya kejadiannya tersebut, Kabap Ops Polres Mimika, AKP Dionisius Fox Dei Paron Helan menegaskan akan menangkap jika ada yang membawa sajam dan membuat kekacauan lagi.
"Siapa saja yang bawah senjata tajam, bikin kacau akan kami angkat. Kalau ada kerusakan, buat laporan polisi sesuai prosedur. Jangan main hakim sendiri. Jangan buat masalah tambah runyam. Kita sama-sama jaga situasi damai apalagi sebentar lagi mau Natal," tegasnya.
Sementara itu dari pengakuan E menyebutkan bahwa persoalan yang terjadi semalam dengan kelompok tersebut sudah diselesaikan di Polres dan sudah dianggap damai.
"Tadi malam itu sudah selesai dan sudah ada kesepakatan, tapi hari ini mereka lakukan penyerangan dengan merusaki tempat usaha orang lain yang tidak tahu masalah. Kami juga tidak tahu alasannya. Kasihan yang punya usaha ini, dan saya minta polisi segera tangkap mereka," ungkapnya.
Menindaklanjuti persoalan ini, pihak kepolisian mengamankan sejumlah orang. Mereka dibawa ke kantor polisi guna dimintai keterangan. Selain itu, pihak keamanan juga mengamankan sejumlah alat tajam. (Ignas)





