Hukum & Kriminal

Ditikam Pakai Obeng, David Lapor Polisi

Seorang anggota Polsek Mimika Baru memeriksa luka yang dialami korban

MIMIKA, BM

David, seorang warga yang berdomisili di gorong-gorong tepatnya gang Biak, menjadi korban penikaman oleh pelaku yang merupakan iparnya sendiri pada Senin (1/11) sore di Jalan Muara.

Menurut penuturan David, kejadian bermula ketika dirinya mendatangi lokasi kejadian untuk menanyakan kepada iparnya (pelaku) mengenai motor miliknya yang sudah dalam keadaan rusak.

"Mungkin dia tidak terima saat saya tanya kenapa motor saya rusak. Dia (pelaku) tikam pakai obeng plat di lengan kiri saya," tuturnya.

Menurut David, sebelum kejadian pelaku sudah dalam keadaan mabuk karena mengkonsumsi miras.

"Memang dia mabuk dan saya tidak tahu dia minumnya dimana. Jadi saat dia tikam, saya langsung lari ke pos Brimob yang di Gorong-gorong untuk meminta bantuan," ungkapnya.

Anggota piket jaga Polsek Mimika Baru yang mendapat laporan adanya kasus tersebut langsung merespon dengan mendatangi lokasi kejadian guna mengamankan pelaku.

Pelaku yang terlebih dahulu sudah melihat kedatangan anggota piket jaga Polsek Mimika Baru langsung melarikan diri.

Anggota Polsek Mimika Baru kemudian mengejar namun tidak berhasil mendapatkan pelaku. Anggota Polsek pun akhirnya mengarahkan korban untuk segera mengambil dan membawa pulang motor miliknya. Korban juga diarahkan untuk berobat dan membuat laporan polisi. (Ignas)

Terekam CCTV, Enam Anak Curi Sendal Milik Santri


Anggota Polsek Mimika Baru saat tiba dilokasi kejadian dan bertemu dengan pengurus masjid

MIMIKA, BM

Enam anak laki-laki tertangkap kamera CCTV mencuri sendal milik anak-anak santri Masjid Ibnul Qayyim di Jalan Leo Mamiri, Kamis (28/10) sekitar pukul 10.15 wit.

Berdasarkan hasil rekaman CCTV, ke enam anak laki-laki ini diketahui mendatangi lokasi kejadian kemudian membuka pintu pagar teras masjid dan langsung mengambil sendal milik anak-anak santri yang disimpan dalam rak sendal.  Sendal yang diketahui hilang itu berjumlah tiga pasang.

Menurut pengakuan Abdulrahman selaku pengurus masjid, ke enam anak laki-laki tersebut adalah anak-anak kompleks yang keseharian sering bermain dekat area masjid.

"Kami terpaksa laporkan ini ke polisi karena perbuatan anak-anak ini bukan baru pertama kali, bahkan ada sepeda anak saya dan sepedanya tetangga juga dicuri oleh mereka," ungkapnya.

Kapolsek Mimika Baru melalui KASPK II Aipda Fuad bersama dua anggotanya yang menerima laporan adanya kejadian tersebut langsung mendatangi lokasi kejadian tersebut.

Anggota Polsek Mimika Baru bersama pengurus masjid juga mendatangi dua orangtua dari enam anak tersebut untuk bertemu dan memberitahukan perbuatan anak mereka.

Setelah mendengar penjelasan dari pengurus masjid dan anggota Polsek Mimika Baru atas perbuatan anak mereka, kedua orangtua tersebut langsung meminta maaf dan akan berusaha mencari anak mereka untuk mengembalikan sendal yang sudah diambil.

Mereka juga berjanji akan mendidik anak-anak dan mengawasi mereka untuk tidak melakukan lagi hal tersebut. (Ignas)

Kebakaran di SP4, Ada Pom Bensin Mini Depan Rumah

Petugas Pemadam Kebakaran dibantu warga berupaya memadamkan api yang terus menjalar

MIMIKA, BM

Dalam beberapa bulan terakhir, 3-4 kali kebakaran telah terjadi di Timika. Terbaru hari ini, Minggu (17/10), kebakaran terjadi di SP4 dekat jalur tiga sekitar pukul 12.30 Wit. Kebakaran yang belum diketahui pasti sumbernya ini, terjadi sekaligus di dua ruko/rumah yang berimpitan.

Satu ruko menjual sembako dan kebutuhan dapur sementara ruko lainnya hanya menjual sembako namu juga menjual bahan bakar kendaraan berupa POM bensin mini. Hanya saja belum diketahui apakah ini menjadi asal muasal kebakaran.

“Pemilik ruko yang satunya sedang ke gereja. Mereka biasa pulang sore jadi kemungkinan mereka belum tahu kejadian ini,” ungkap salah satu warga, tetanga pemilik ruko yang terbakar.

“Kalau yang satunya, dia juga punya usaha pecah belah dan peralatan rumah tangga di depan pasar sana jadi mungkin mereka ada,” ujar tetangga lainnya.

Kebakaran ini jika tidak segera didatangi oleh petugas Damkar Mimika maka dapat dipastikan beberapa rumah di sebelahnya juga akan terbakar.

Walau demikian, beberapa menit setelah kebakaran terjadi, petugas damkar dengan fasilitas tiga kendaraan langsung ke TKP usai menerima informasi warga. Mereka langsung memadamkan api dibantu warga yang sedari awal turut berusaha memadamkan api.

“Kami datangkan tiga kendaraan berupa 2 unit mobil 8 ribu dan 1 mobil 3 ribu. Kalau tidak ada perubahan, kami akan tambahkan,” ujar salah satu petugas pemadam kebakaran kepada wartawan BeritaMimika di TKP.

Hingga berita ini dipublish, petugas pemadam kebakaran dibantu warga masih melakukan pemadaman, sementara warga lainnya ikut membantu mengosongkan beberapa rumah sekitar yang berpotensi ikut terbakar. (Ronald)

 

Top